Thomas Andrew Knight, FRS, dari Elton Hall di paroki Elton, Herefordshire dan kemudian dari Kastel Downton, adalah seorang hortikulturalis dan botanis asal Britania Raya. Ia menjabat sebagai Presiden ke-2 Royal Horticultural Society (1811–1838).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Thomas Andrew Knight FRS | |
|---|---|
Thomas Andrew Knight, lukisan oleh Solomon Cole (1806–1893), koleksi Royal Botanic Gardens, Kew | |
| Lahir | 12 Agustus 1759 Wormsley Grange, Herefordshire, Inggris |
| Meninggal | 11 Mei 1838(1838-05-11) (umur 78) London, Inggris |
| Makam | Gereja St Mary, Wormsley |
| Kewarganegaraan | Britania Raya |
| Dikenal atas | Pemuliaan dan seleksi tanaman |
| Anak | Frances Acton Elizabeth Knight Charlotte Knight |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | Botanis |
| Singkatan penulis (botani) | T.Knight |

Thomas Andrew Knight (12 Agustus 1759 – 11 Mei 1838), FRS, dari Elton Hall di paroki Elton, Herefordshire (4 mil di sebelah barat daya Ludlow) dan kemudian dari Kastel Downton (3 mil di sebelah barat laut Elton), adalah seorang hortikulturalis dan botanis asal Britania Raya. Ia menjabat sebagai Presiden ke-2 Royal Horticultural Society (1811–1838).

Ia lahir di Wormesley Grange, lima mil di sebelah barat laut Hereford di Herefordshire. Ia merupakan putra kedua dari Pendeta Thomas Knight (1697–1764) dari Wormsley Grange, Rektor Bewdley, Worcestershire, dan Ursula (née Nash), putri dari Frederick Nash dari Dinham, Shropshire.[2]
Ia adalah ahli waris dari kakak laki-lakinya yang tidak menikah, seorang penikmat seni Payne Knight (1750–1824), Anggota Parlemen (MP), yang sebelumnya merupakan ahli waris dari ayah mereka serta paman mereka, Richard II Knight (1693–1765) dari Kastel Croft dan Downton. Payne Knight pulalah yang membangun kembali Downton Hall menjadi Kastel Downton dengan gaya Kebangkitan Gotik yang masih ada hingga sekarang.[2] Richard II Knight, sebagai putra sulung dari lima bersaudara, adalah ahli waris dari ayahnya, Richard I Knight (1659–1745), dari Downton, seorang pengusaha besi kaya dari Bringewood Ironworks,[3][4] di perkebunan Downton, yang meletakkan dasar bagi kekayaan besar keluarga tersebut.[5]

Ia menempuh pendidikan di Balliol College, Oxford. Setelah lulus, ia mulai mempelajari hortikultura. Pada tahun 1795, ia menerbitkan hasil penelitiannya mengenai perbanyakan pohon buah-buahan dan penyakit-penyakit yang umum menyerang tanaman tersebut.[6] Ia menggunakan lahan seluas 10.000 ekar (4.000 ha) yang diwarisinya dan membangun sebuah rumah kaca lengkung untuk pemuliaan tanaman, termasuk stroberi, kubis, dan kacang polong.
Pada tahun 1797, ia menerbitkan Treatise on the Culture of the Apple and Pear, and on the Manufacture of Cider and Perry, sebuah karya yang dicetak ulang dalam beberapa edisi.[7] Eksperimen pemuliaannya, yang dilakukan di antara varietas tanaman yang teridentifikasi, menghasilkan kultivar apel baru. Ia akan menyeleksi di antara ratusan semai untuk memilih beberapa yang memiliki karakteristik unggul. Sebagai contoh, apel cider Siberian Harvey adalah salah satu dari sekitar 4 semai yang ia pertahankan dari 300 persilangan. Karyanya mengenai berat jenis dan kandungan gula dalam sari apel sangat penting bagi perkembangan industri cider di Britania Raya. Ia juga merancang peralatan hortikultura dan pertanian baru, seperti alat penabur benih lobak, pengasah pisau cukur, dan lubang nanas (pineapple pit).[8][9]
Ia merupakan salah satu peneliti hortikultura terkemuka di Britania Raya pada abad ke-18 dan ke-19, namun surat-surat pribadinya menghilang setelah kematiannya.
Knight melakukan berbagai eksperimen fisiologis baru pada tanaman. Ia menyelidiki efek gravitasi pada semai dan bagaimana pembusukan pada pohon buah ditularkan melalui penyambungan (okulasi). Dalam banyak aspek, karyanya merujuk kembali pada karya Pendeta Stephen Hales. Tujuannya selalu bersifat praktis, yakni meningkatkan kualitas tanaman pangan melalui pemuliaan untuk mendapatkan sifat-sifat yang lebih baik. Pada pertengahan abad ke-19, stroberi Downton merupakan varietas stroberi yang populer di Britania, hingga akhirnya dikalahkan oleh hibrida stroberi modern pada pergantian abad.
Meskipun tidak banyak diketahui, ia pernah mempelajari variasi pada kacang polong dan melakukan pengamatan yang serupa dengan Mendel, namun ia gagal membuat lompatan imajinatif mengenai hubungan di antara perubahan-perubahan tersebut.[10] Knight secara sengaja menutup diri dari pengaruh ilmiah luar, namun ia tetap menjalin korespondensi dengan peneliti lain di seluruh dunia serta menemui beberapa dari mereka selama kunjungan tahunannya ke London. Ia menolak membaca karya ilmiah orang lain sampai Sir Joseph Banks, yang sering berkorespondensi dengannya, meyakinkannya untuk melakukan hal tersebut. Knight juga berkorespondensi dengan Sir Humphry Davy.[8]
Bagaimanapun, penelitiannya dibaca dan diapresiasi oleh rekan-rekan sejawatnya. Charles Darwin mengakui eksperimen pemuliaan Knight dalam bukunya The Origin of Species. Ia terpilih sebagai Fellow of the Royal Society pada tahun 1805 dan dianugerahi Medali Copley pada tahun 1806.[9] Ia juga mendapatkan keanggotaan kehormatan dan penghargaan dari berbagai perkumpulan pertanian dan hortikultura di Eropa, Rusia, Amerika Serikat, dan Australia. Distribusi biji apel dan batang atas (scion) milik Knight ke Amerika Serikat membantu mengembangkan industri apel di negara tersebut.[8]
Dari tahun 1811 hingga 1838, Knight menjabat sebagai presiden London Horticultural Society (didirikan tahun 1804). Banks, yang saat itu menjabat presiden Royal Society, mengakui kontribusi Knight terhadap sains dan memintanya bergabung dengan Horticultural Society. Setelah kematian presiden pertama, George Legge, Earl Dartmouth ke-3, Banks mengusulkan Knight sebagai presiden. Pada tahun 1864, perkumpulan tersebut menerima paten kerajaan dari Albert, Pangeran Pendamping, yang mengizinkan perkumpulan tersebut dikenal sebagai Royal Horticultural Society. Banks meminta Knight untuk menulis "prospektus" bagi perkumpulan tersebut (yang sekarang dikenal sebagai pernyataan misi), yang menguraikan fungsi dan tujuannya.
Anggota-anggota muda dalam perkumpulan tersebut terinspirasi oleh teladannya, seperti Thomas Laxton. Laxton mengadopsi metode pengamatan yang cermat dan tujuan praktis Knight yang menghasilkan varietas unggul apel, kacang polong, dan kacang polong manis, serta bisnis benih yang berkembang pesat.
Ia menikah dengan Frances Felton, putri dari Humphry Felton dari Woodhall di Shropshire, dan mereka memiliki anak-anak sebagai berikut:[12]
Ia meninggal pada tahun 1838 dan dimakamkan di halaman gereja Gereja St Mary, Wormsley,[13] di mana makam peti miliknya yang masih ada terdaftar sebagai struktur terdaftar Kelas II.[14]
Knight adalah penulis lebih dari 100 publikasi yang diterbitkan oleh Horticultural Society atau Royal Society. Ia juga menulis beberapa buku.[8] Publikasi tersebut meliputi: