Theodor Heuss adalah seorang negarawan berkebangsaan Jerman yang beraliran liberal. Ia lahir pada tanggal 31 Januari 1884 di Wurttemberg dan meninggal pada 12 Desember 1963 di Stuttgart. Pada 12 September 1949, Heuss terpilih sebagai Presiden Republik Federasi Jerman yang pertama. Dia menjabat sejak tahun 1949 sampai 1959. Namanya terkenal sebagai historikus karena bukunya Friedrich Naumann (1937), yang mana ia menguraikan sejarah liberalisme di Jerman. Heuss merupakan salah satu orang yang ikut membantu merancang konstitusi baru untuk Jerman Barat pascaperang. Ia merupakan anggota dari Partai Demokrat Jerman, DDP) selama periode Weimar.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Theodor Heuss adalah seorang negarawan berkebangsaan Jerman yang beraliran liberal.[1] Ia lahir pada tanggal 31 Januari 1884 di Wurttemberg dan meninggal pada 12 Desember 1963 di Stuttgart.[1][2] Pada 12 September 1949, Heuss terpilih sebagai Presiden Republik Federasi Jerman yang pertama.[1][2] Dia menjabat sejak tahun 1949 sampai 1959.[2] Namanya terkenal sebagai historikus karena bukunya Friedrich Naumann (1937), yang mana ia menguraikan sejarah liberalisme di Jerman.[1] Heuss merupakan salah satu orang yang ikut membantu merancang konstitusi baru untuk Jerman Barat pascaperang.[2] Ia merupakan anggota dari Partai Demokrat Jerman, DDP) selama periode Weimar.[2]
Setelah menerima gelar ilmu politik dari University of Munich (1905), Heuss sempat menjadi penyunting dalam beberapa koran dan mengajar di Hochschule für Politik yang terletak di Berlin.[2] Saat tahun 1924 sampai 1928 dan 1930 sampai 1933, dia bertugas di Reichstag.[2] Buku-buku karyanya pernah dibakar setelah Adolf Hitler naik untuk berkuasa.[2]