The Front Line adalah sebuah film perang Korea Selatan 2011 yang disutradarai oleh Jang Hoon, yang berlatar belakang saat Perang Korea 1953. Film tersebut merupakan film ketiga karya sutradara Jang Hoon, setelah menyelesaikan Secret Reunion dan Rough Cut. Film tersebut terpilih sebagai perwakilan Korea Selatan pada Penghargaan Akademi ke-84 untuk Film Berbahasa Asing Terbaik, tetapi tidak masuk babak akhir. Film tersebut juga memenangkan empat Grand Bell Awards, termasuk Film Terbaik.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| The Front Line | |
|---|---|
Poster Korea Selatan | |
| Nama lain | |
| Hangul | 고지전code: ko is deprecated |
| Hanja | 高地戰code: ko is deprecated |
| Alih Aksara yang Disempurnakan | Gojijeon |
| McCune–Reischauer | Kojijŏn |
| Sutradara | Jang Hoon |
| Produser | Lee Woo-jeong Kim Hyeon-cheol |
| Ditulis oleh | Park Sang-yeon |
| Pemeran | Shin Ha-kyun Go Soo |
| Penata musik | Jang Young-gyu Dalparan |
| Sinematografer | Kim Woo-hyung |
| Penyunting | Kim Sang-bum Kim Jae-bum |
Perusahaan produksi | TPS Company |
| Distributor | Showbox |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 133 menit |
| Negara | Korea Selatan |
| Bahasa | Korea |
Pendapatan kotor | US$20,629,645 [1] |
The Front Line (Hangul: 고지전code: ko is deprecated ; RR: Gojijeon; MR: Kojijŏn; yang juga dikenal sebagai Battle of Highlands) adalah sebuah film perang Korea Selatan 2011 yang disutradarai oleh Jang Hoon, yang berlatar belakang saat Perang Korea 1953.[2][3][4][5][6] Film tersebut merupakan film ketiga karya sutradara Jang Hoon, setelah menyelesaikan Secret Reunion dan Rough Cut.[7][8] Film tersebut terpilih sebagai perwakilan Korea Selatan pada Penghargaan Akademi ke-84 untuk Film Berbahasa Asing Terbaik,[9][10] tetapi tidak masuk babak akhir.[11] Film tersebut juga memenangkan empat Grand Bell Awards, termasuk Film Terbaik.[12]
| Didahului oleh: Poetry |
Grand Bell Awards untuk Film Terbaik 2011 |
Diteruskan oleh: Masquerade |