The Burning Season adalah film dokumenter tentang pembakaran hutan hujan di Indonesia yang tayang perdana di Festival Film Tribeca pada tahun 2008. Tokoh utama yang ditampilkan dalam film ini adalah: Dorjee Sun dari Australia; Achmadi, seorang petani kelapa sawit skala kecil dari Provinsi Jambi di Indonesia; dan Lone Drøscher Nielsen, seorang konservasionis asal Denmark yang tinggal di Kalimantan, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| The Burning Season | |
|---|---|
| Sutradara | Cathy Henkel |
| Produser | Jeff Canin, Cathy Henkel dan Trish Lake |
| Ditulis oleh | Cathy Henkel |
| Pemeran | Lone Drøscher Nielsen, Dorjee Sun, Achmadi |
| Narator | Hugh Jackman |
| Penata musik | Nicolette Boaz |
| Sinematografer | Leonard Retel Helmrich, Ismail Fahmi Lubis |
| Penyunting | Jane St Vincent Welch |
| Distributor | National Geographic International |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 90 menit |
| Negara | Australia |
| Bahasa | Inggris |
| Anggaran | AU $755,529 |
The Burning Season adalah film dokumenter tentang pembakaran hutan hujan di Indonesia yang tayang perdana di Festival Film Tribeca pada tahun 2008. Tokoh utama yang ditampilkan dalam film ini adalah: Dorjee Sun dari Australia; Achmadi, seorang petani kelapa sawit skala kecil dari Provinsi Jambi di Indonesia; dan Lone Drøscher Nielsen, seorang konservasionis asal Denmark yang tinggal di Kalimantan, Indonesia.[butuh rujukan]
Setiap tahun, terjadi musim pembakaran di Indonesia. Area hutan hujan seluas Denmark ditebang dan dibakar oleh petani dan perusahaan untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit. Selain menghancurkan habitat orang utan yang terancam punah, bukti ilmiah baru menunjukkan bahwa deforestasi menyumbang 20% dari emisi karbon global, yang secara signifikan berkontribusi terhadap perubahan iklim.[butuh rujukan]
Seorang pengusaha lingkungan asal Australia berusia 30 tahun, Dorjee Sun, berupaya mencari solusi. Dengan menggunakan keahlian yang diperoleh selama booming dot-com, Dorjee membentuk perusahaan perdagangan karbon kecil dan menggandeng tiga gubernur perintis di Indonesia untuk bermitra dalam usahanya. Idenya adalah menjual kredit karbon yang diwakili oleh area hutan yang luas di Aceh dan Papua kepada para penghasil karbon besar di negara-negara Barat. Meskipun ada skeptisisme seputar perdagangan karbon, pencarian Dorjee untuk 'kesepakatan besar' membawanya dari Sydney ke New York, Washington DC, San Jose, San Francisco, dan London.[butuh rujukan]
Sementara itu, musim pembakaran lain sedang berlangsung. Achmadi, seorang petani skala kecil di Indonesia, membakar sebidang hutan yang baru saja ia peroleh untuk membersihkannya demi perkebunan kelapa sawit. Namun, ia juga harus menghadapi dampak dari pembakarannya terhadap iklim global. Dan di Borneo, Lone Drøscher-Nielsen, yang lahir di Denmark, menyelamatkan dan merawat orang utan yang terluka atau menjadi yatim piatu akibat kebakaran. Saat ia bersiap untuk melepas orangutan yang telah direhabilitasi kembali ke alam liar, Konferensi Perubahan Iklim PBB di Bali dimulai. Semuanya bergantung pada apakah semua negara di dunia dapat menyepakati kata-kata protokol perubahan iklim yang baru dan apakah perlindungan hutan akan dimasukkan. Saat drama momen bersejarah ini terungkap, Dorjee tanpa henti mengejar kesepakatannya. Apakah dia seorang perintis atau pencari keuntungan? Nilai apa yang ditawarkan konsepnya untuk hutan-hutan yang tersisa di dunia dan untuk tantangan perubahan iklim?[1]
Film ini diperbarui pada tahun 2009 dengan akhir cerita baru yang mencakup dampak krisis keuangan 2008 dan pertemuan dengan Gubernur California Arnold Schwarzenegger. Film ini dirilis secara teatrikal di Australia dan rilis digital di AS melalui FilmBuff. DVD-nya tetap banyak digunakan di sektor pendidikan.[butuh rujukan]
Produksi ini menarik dukungan filantropi melalui Documentary Australia Foundation, termasuk dari sebuah yayasan keluarga di Melbourne yang tidak disebutkan namanya. Mitra siaran adalah ABC, BBC, dan CBC dengan National Geographic sebagai distributor. Dukungan keuangan juga diberikan oleh Film Finance Corporation Australia, NSW Film and TV Office, dan Australian Film Commission. Total anggaran produksi sebesar $755.529 berhasil dikumpulkan.[2]
Meskipun Roger Graef tercatat sebagai Produser Eksekutif film di situs web produksi,[3] kredit setelah film pada rilis DVD Australia mencantumkannya lebih spesifik sebagai Produser Eksekutif versi BBC dari film tersebut.[butuh rujukan]