Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tetrapoda

Tetrapoda adalah kelompok hewan vertebrata yang sejatinya memiliki empat kaki. Tetrapoda mencakup seluruh hewan amfibi dan amniota beserta dengan turunan evolusinya, baik yang masih lestari maupun yang sudah punah, seperti burung, mamalia, dan reptil. Beberapa hewan tetrapoda seperti ular, kadal tanpa kaki, dan sesilia telah mutasi pada gen Hox sehingga kakinya tereduksi dan menjadi hewan tetrapoda tanpa kaki.

superkelas dari vertebrata berkaki empat pertama dan keturunannya
Diperbarui 25 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tetrapoda
Artikel ini bukan mengenai Quadrupedal.
Superkelas vertebrata berkaki empat pertama dan keturunannyaTemplat:SHORTDESC:Superkelas vertebrata berkaki empat pertama dan keturunannya

Tetrapoda
Rentang waktu:
Devon Akhir - Sekarang [1]
PreЄ
Є
O
S
D
C
P
T
J
K
Pg
N
Berbagai hewan tetrapoda, dari kiri ke kanan: Mercurana myristicapaulstris, Dermophis mexicanus, Tachyglossus aculeatus, Equus quangga, Pseudotrapelus sinaitus, dan Sterna maxima.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Teleostomi
Superkelas: Tetrapoda
Jaekel, 1909[2]
Subkelompok
  • Batrachomorpha
    • pelbagai klad punah
    • Amphibia
  • Reptiliomorpha
    • pelbagai klad punah
    • Amniota (Kelompok mahkota)
      • Synapsida
      • Sauropsida
Artikel takson sembarang

Tetrapoda (Yunani τετραποδη tetrapoda, Latin quadrupedal, "berkaki-empat") adalah kelompok hewan vertebrata yang sejatinya memiliki empat kaki. Tetrapoda mencakup seluruh hewan amfibi dan amniota beserta dengan turunan evolusinya, baik yang masih lestari maupun yang sudah punah, seperti burung, mamalia, dan reptil. Beberapa hewan tetrapoda seperti ular, kadal tanpa kaki, dan sesilia telah mutasi pada gen Hox sehingga kakinya tereduksi dan menjadi hewan tetrapoda tanpa kaki.[3]

Tetrapoda awal berasal dari Sarcopterygii atau ikan bersirip tabung, yang kemudian berevolusi menjadi hewan semiakuatik yang dikenal sebagai tetrapodomorpha, sekitar 390 juta tahun lalu di periode Devon.[4] Vertebrata berkaki yang berevolusi setelahnya diketahui muncul pada pertengahan periode Devon dan fosilnya banyak diidentifikasi berasal dari periode Devon akhir, yang diketahui hidup di lingkungan akuatik. Sementara itu, nenek moyang bersama tetrapoda yang mampu melakukan lokomosi darat diperkirakan muncul pada periode Mississippian (awal periode karbon, sekitar 350 juta tahun lalu).[5]

Klasifikasi

Superkelas tetrapoda terbagi menjadi 4 kelas, yaitu:[6]

Amfibi

Amfibi berasal dari bahasa Yunani yaitu Amphi yang berarti dua dan Bios yang berarti hidup. Oleh karena itu, amfibi diartikan sebagai hewan yang mempunyai dua bentuk kehidupan yaitu di darat dan di air. Amfibi adalah vertebrata yang memiliki dua fase kehidupan pada dua lingkungan yang berbeda. Ketika menetas hidup di air dan bernafas dengan insang, kemudian saat dewasa hidup di darat dan bernafas dengan paru-paru. Seiring dengan pertumbuhan paru-paru dan kakinya berkembang, amfibi pun dapat berjalan di darat. Amfibi merupakan hewan dengan kelembaban kulit yang tinggi, tidak tertutupi oleh rambut dan mampu hidup di air maupun di darat.[6]

Aves

Burung adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Fosil tertua burung ditemukan di Jerman dan dikenal sebagai Archaeopteryx. Jenis-jenis burung begitu bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil mungil hingga burung unta, yang lebih tinggi dari orang. Diperkirakan terdapat sekitar 8.800 –10.200 spesies burung di seluruh dunia; sekitar 1.500 jenis di antaranya ditemukan di Indonesia. Berbagai jenis burung ini secara ilmiah digolongkan ke dalam kelas Aves.[6]

Mamalia

Mamalia merupakan hewan vertebrata yang muncul pada zaman mesosoikum dan saat ini mendiami seluruh relung muka bumi mulai dari daratan, lautan, sepanjang pantai, danau, sungai, bawah tanah, pohon dan bahkan di udara yang tersebar mulai dari daerah kutub sampai daerah tropis. Mamalia secara garis besar adalah sekelompok organisme yang bertulang belakang, berdarah panas dan menyusui atau memiliki kelenjar mammae. Mamalia memiliki karakter struktural yang membedakan dari kehidupan vertebrata lain.[6]

Reptil

Nama reptilia diambil dari model cara hewan berjalan (latin: reptum yang artinya melata atau merayap) dan studi tentang reptilia disebut Herpetology. Kelas reptilia merupakan suatu kelompok yang beraneka ragam dengan banyak garis keturunan yang sudah punah. Terdapat sekitar 7000 spesies, sebagian besar kadal, ular, penyu atau kura-kura, dan buaya. Ini adalah pengelompokan tradisional dan didasarkan pada kemiripan semua tetrapoda tersebut.[6]

Referensi

Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Tetrapoda" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(July 2009)
  1. ↑ Alexander, Pyron R. (July 2011). "Divergence Time Estimation Using Fossils as Tematic Biology". Systematic Biology. 60 (4): 466–481. doi:10.1093/sysbio/syr047. PMID 21540408. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-01-31. Diakses tanggal 2019-09-08.
  2. ↑ Sues, Hans-Dieter (2019). "Authorship and date of publication of the name Tetrapoda". Journal of Vertebrate Paleontology. 39: e1564758. doi:10.1080/02724634.2019.1564758. S2CID 91387343.
  3. ↑ Di-Poï, Nicolas; Montoya-Burgos, Juan I.; Miller, Hilary (2010). "Changes in Hox genes' structure and function during the evolution of the squamate body plan". Nature. 464 (7285): 99–103. Bibcode:2010Natur.464...99D. doi:10.1038/nature08789. PMID 20203609.
  4. ↑ Narkiewicz, Katarzyna; Narkiewicz, Marek (2015). "The age of the oldest tetrapod tracks from Zachełmie, Poland". Lethaia. 48 (1): 10–12. Bibcode:2015Letha..48...10N. doi:10.1111/let.12083. ISSN 0024-1164.
  5. ↑ Hedges, S. B.; Marin, J.; Suleski, M.; Paymer, M.; Kumar, S. (2015). "Tree of Life reveals clock-like speciation and diversification". Molecular Biology Evolution. 32: 834–845.
  6. 1 2 3 4 5 Maya, Sri; Nur, Rizki Amalia (2021-07-13). ZOOLOGI VERTEBRATA. CV WIDINA MEDIA UTAMA. ISBN 978-623-6092-85-9.

Pranala luar

Pranala luar pada artikel ini mungkin tidak sesuai dengan kebijakan atau pedoman Wikipedia. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan membuang pranala luar yang berlebihan dan tidak sesuai, atau mengubahnya menjadi kutipan referensi atau catatan kaki. (July 2009) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
  • Cladistic analysis of osteolepiform Sarcopterygians Diarsipkan 2008-02-15 di Wayback Machine.
  • Tree of Life: Terrestrial Vertebrates Diarsipkan 2011-03-01 di Wayback Machine.
  • a "Tetrapod"? What is a tetrapod? Diarsipkan 2008-02-13 di Wayback Machine.
  • UCMP Taxonomy page
  • Tetrapod cladograms Diarsipkan 2008-02-13 di Wayback Machine. — similar to genealogical family trees
  • How did fish grow legs?
  • New fossils fill gap between water and land animals Diarsipkan 2020-06-20 di Wayback Machine.
  • Human Ears Evolved from Ancient Fish Gills
  • Scientific American: Getting a Leg Up on Land

Devonian tetrapods

  • Sinostegia discovery reported in National Geographic
  • Devonian Times
  • Devonian Times — Tetrapod Trackways
  • Scientists find 245 million-year-old burrows of land vertebrates in Antarctica

Carboniferous tetrapods

  • Detailed account of early tetrapod evolution Diarsipkan 2011-03-16 di Wayback Machine. — This website, geared to the layman, also describes Jennifer Clack's role in untangling the early evolution of tetrapods.
  • Abstract of Jennifer A. Clack, "An early tetrapod from 'Romer's Gap'" in Nature, July 2002
  • Abstract of Jennifer Clack's identification of a primitive baphetid tetrapod
  • "The evolution of tetrapods and the closing of Romer's Gap." Diarsipkan 2011-03-16 di Wayback Machine.
  • "Did Our Ancestors Breathe through Their Ears?"
  • l
  • b
  • s
Kelas yang masih hidup dalam filum Chordata
Kerajaan Animalia · Subkerajaan Eumetazoa · (tidak termasuk) Bilateria · Superfilum Deuterostomia
Cephalochordata
  • Leptocardii (lanselet)
O
l
f
a
c
t
o
r
e
s
Urochordata (tunikata)
  • Ascidiacea (sea squirts)
  • Appendicularia (larvaceans)
  • Thaliacea (pyrosomes, salps, doliolids)
Craniata
(Vertebrata + Myxini)
Agnatha (ikan tak berahang)
Cyclostomata
  • Myxini (remang)
  • Hyperoartia (lamprey)
Gnathostomata
(vertebrata berahang)
  • Chondrichthyes (ikan bertulang rawan: hiu, pari, kimera)
Osteichthyes
(ikan bertulang keras)
  • Actinopterygii (ikan bersirip duri)
Sarcopterygii
(ikan bersirip daging)
  • Actinistia (coelacanths)¹
R
h
i
p
i
d
i
s
t
i
a
  • Dipnoi (lungfish)¹
T
e
t
r
a
p
o
d
a
  • Amphibia (amfibia)
A
m
n
i
o
t
a
Synapsida
  • Mammalia (mamalia)
Sauropsida
(withal Diapsida)
Lepidosauria
  • Rhynchocephalia (tuatara)²
  • Squamata (reptil bersisik)²
Archelosauria
  • Testudines (kura-kura)²,³
Archosauria
  • Crocodilia (krokodilia)²
  • Aves (burung)
  • ¹upakelas Sarcopterygii
  • ²ordo dari kelas Reptilia (reptil)
  • ³secara tradisional ditempatkan di Anapsida
  • kelompok parafiletik dicetak miring
Pengidentifikasi takson
Tetrapoda
  • Wikidata: Q19159
  • Wikispecies: Tetrapoda
  • ADW: Tetrapoda
  • BioLib: 16226
  • EoL: 46557930
  • ITIS: 914181
  • NBN: NHMSYS0021053521
  • NCBI: 32523
  • Paleobiology Database: 137279
  • WoRMS: 1831
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Klasifikasi
  2. Amfibi
  3. Aves
  4. Mamalia
  5. Reptil
  6. Referensi
  7. Pranala luar
  8. Devonian tetrapods
  9. Carboniferous tetrapods

Artikel Terkait

Amfibi

Vertebrata yang hidup di air dan di daratan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026