Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Terwelu alaska

Lepus othus atau yang juga disebut terwelu tundra dan terwelu alaska merupakan spesies mamalia dari famili Leporidae. Hewan ini tidak membuat liang dan hidup di kawasan tundra terbuka di Alaska bagian barat serta Semenanjung Alaska, Amerika Serikat. Mereka umumnya bersifat soliter sepanjang tahun, kecuali saat musim kawin, ketika seekor betina dapat melahirkan satu hingga delapan anak. Pemangsanya meliputi burung pemangsa seperti burung hantu salju, kucing kutub, mustelidae, serigala, serta manusia yang biasanya memburunya sebagai sumber makanan.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Terwelu alaska

Terwelu alaska
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Lagomorpha
Famili: Leporidae
Genus: Lepus
Spesies:
L. othus
Nama binomial
Lepus othus
Merriam, 1900

Lepus othus atau yang juga disebut terwelu tundra dan terwelu alaska[2] merupakan spesies mamalia dari famili Leporidae. Hewan ini tidak membuat liang dan hidup di kawasan tundra terbuka di Alaska bagian barat serta Semenanjung Alaska, Amerika Serikat. Mereka umumnya bersifat soliter sepanjang tahun, kecuali saat musim kawin, ketika seekor betina dapat melahirkan satu hingga delapan anak. Pemangsanya meliputi burung pemangsa seperti burung hantu salju, kucing kutub, mustelidae, serigala, serta manusia yang biasanya memburunya sebagai sumber makanan.

Deskripsi

Terwelu tundra (Lepus othos) termasuk salah satu spesies terwelu terbesar dan merupakan salah satu dari dua terwelu asli Alaska, selain terwelu sepatu salju (Lepus americanus). Terwelu Alaska dewasa, baik jantan maupun betina, biasanya memiliki panjang tubuh 50–70 cm, dengan ekor tambahan hingga 8 cm. Kaki belakang mereka sepanjang sekitar 20 cm, yang membantu pergerakan di salju, dan juga digunakan untuk melawan predator, terutama burung pemangsa. Beratnya berkisar antara 2,9–7,2 kg, dengan rata-rata 4,8 kg, menjadikannya salah satu lagomorf terbesar, sebanding dengan terwelu coklat Eurasia (L. europaeus), terwelu arktik (L. arcticus), dan terwelu gurun Asia (L. tibetanus).[3][4] Telinga terwelu alaska relatif pendek dibanding kelinci lain, sebagai adaptasi untuk mempertahankan panas di cuaca dingin, karena telinga berperan penting dalam termoregulasi. Mantel bulu mereka berubah mengikuti musim: coklat dengan perut putih di musim panas dan putih dengan ujung telinga hitam di musim dingin. Terwelu alaska juga diketahui membawa bakteri Francisella tularensis, penyebab tularemia, penyakit menular yang dapat menjangkiti hewan peliharaan dan manusia, dengan gejala berupa luka, pembengkakan kelenjar getah bening, serta demam atau gejala mirip flu.[4][5]

Habitat

Mereka tidak membuat liang, melainkan beristirahat di tempat terbuka. Terwelu ini paling sering ditemukan di tundra dataran tinggi atau kawasan berbatu dan bersemak yang membantu mereka berkamuflase serta melindungi diri dari predator. Wilayah persebarannya mencakup Alaska bagian barat dan barat daya, termasuk Semenanjung Alaska. Sebagai herbivora, mereka mengonsumsi berbagai daun dan buah, dengan waktu mencari makan terutama pada fajar dan senja. Pada musim panas mereka memakan tanaman hijau, sementara di musim dingin mereka beralih ke kulit kayu dan ranting. Pemangsa mereka meliputi rubah, beruang kutub, serigala, musang, dan burung pemangsa. Selain itu, manusia juga menangkap mereka secara oportunistik untuk dijadikan sumber makanan atau diambil bulunya, yang sering dimanfaatkan sebagai pelapis sepatu dan pakaian di Alaska.[6][1][7]

Referensi

  1. 1 2 Smith, A.T.; Johnston, C.H. (2019). "Lepus othus". 2019 e.T11795A45178124. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-1.RLTS.T11795A45178124.en. ;
  2. ↑ Andaruisworo, Sapta (April 2015). AGRIBISNIS ANEKA TERNAK (PDF). Surabaya: Jenggala Pustaka Utama. hlm. 23. ISBN 978-979-3613-67-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Earnest, Jeanette R. (1989). "Hares" (PDF). Alaska Department of Fish & Game. Diakses tanggal 2025-11-26.
  4. 1 2 DeBruine, Lisa. "Lepus othus Alaskan hare". Animal Diversity Web. Diakses tanggal 2025-11-26.
  5. ↑ Earnest, Jeanette R. (1989). "Hares" (PDF). Alaska Department of Fish & Game. Diakses tanggal 2025-11-26.
  6. ↑ "Alaska Hare Species Profile, Alaska Department of Fish and Game". www.adfg.alaska.gov. Diakses tanggal 2025-11-26.
  7. ↑ "Small Game Hunting in Alaska Research and Reports". www.adfg.alaska.gov. Diakses tanggal 2025-11-26.
Pengidentifikasi takson
Lepus othus
  • Wikidata: Q856653
  • Wikispecies: Lepus othus
  • CoL: 6PPQ7
  • EoL: 971012
  • EUNIS: 1433
  • GBIF: 2436701
  • iNaturalist: 43127
  • IRMNG: 10596672
  • ITIS: 552513
  • IUCN: 11795
  • MDD: 1001100
  • MSW: 13500201
  • NatureServe: 2.105721
  • NCBI: 62620
  • Observation.org: 84392
  • Open Tree of Life: 167569
  • Paleobiology Database: 47651
  • Taxonomicon: 112632
  • Xeno-canto: Lepus-othus

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi
  2. Habitat
  3. Referensi

Artikel Terkait

Terwelu

genus mamalia

Hidangan Amerika Serikat

tradisi kuliner Amerika Serikat

Pika

mereka untuk dimakan selama musim dingin yang panjang. Pika juga dijuluki terwelu-siul karena panggilan alarmnya yang bernada tinggi saat menyelam ke liangnya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026