Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tepuk tepung tawar

Tepuk tepung tawar adalah salah satu bagian prosesi yang sakral dalam upacara adat budaya Melayu. Tepuk tepung tawar biasanya dilakukan pada acara pelantikan pejabat atau tokoh adat dan daerah, sunatan, khususnya acara pernikahan. Nama tepung tawar ini sendiri diambil dari salah satu bahan yang ikut dalam ramuan tepung tawar itu, yaitu berupa tepung beras yang dicahar dengan air. Tepung tawar dilakukan sebagai perlambang mencurahkan rasa kegembiraan dan sebagai rasa syukur atas keberhasilan, hajat, acara, atau niat yang akan dilaksanakan baik terhadap benda yang bergerak (manusia) maupun benda mati yang tidak bergerak.

upacara adat Melayu di Indonesia
Diperbarui 31 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tepuk tepung tawar
Peralatan Tepung Tawar

Tepuk tepung tawar adalah salah satu bagian prosesi yang sakral dalam upacara adat budaya Melayu. Tepuk tepung tawar biasanya dilakukan pada acara pelantikan pejabat atau tokoh adat dan daerah, sunatan, khususnya acara pernikahan. Nama tepung tawar ini sendiri diambil dari salah satu bahan yang ikut dalam ramuan tepung tawar itu, yaitu berupa tepung beras yang dicahar dengan air.[1] Tepung tawar dilakukan sebagai perlambang mencurahkan rasa kegembiraan dan sebagai rasa syukur atas keberhasilan, hajat, acara, atau niat yang akan dilaksanakan baik terhadap benda yang bergerak (manusia) maupun benda mati yang tidak bergerak.[2]

Prosesi

Prosesi tepuk tepung tawar dilakukan dengan menepuk-nepukkan bedak pada punggung telapak tangan dan telapak tangan dan merenjis-renjiskan (memercikkan) air mawar pada orang yang akan ditepuk-tepungtawari, dan dilengkapi dengan menabur-naburkan bunga rampai, beras putih, dan beras kuning ke seluruh badan orang yang bersangkutan atau yang ditepungtawari, kemudian diakhiri dengan doa oleh alim ulama.[3]

Pernikahan

Pada upacara adat pernikahan budaya Melayu tepuk tepung tawar adalah suatu rutinitas, merupakan upacara adat dan rasa terima kasih bersyukur kepada Yang Maha Esa. Juga bermakna memohon doa restu dari hadirin dan menghadirkan kegembiraan atau kesenangan untuk kedua mempelai,[2] di samping itu juga bermakna sebagai simbol penolakan terhadap segala bala dan gangguan yang mungkin diterimanya kelak. Upacara ini dilakukan oleh keluarga terdekat, pemimpin atau tokoh masyarakat, dan ulama. Yang melakukan tepuk tepung tawar terakhir juga bertindak sebagai pembaca doa.[1]

Referensi

  1. 1 2 Andika, RJ (Februari 2018). "Upacara Tepuk Tepung Tawar dalam Prosesi Perkawinan Adat Melayu (Studi Pandangan Tokoh Adat di Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Provinsi Riau" (PDF). Skripsi. Diakses tanggal 6 Maret 2019.
  2. 1 2 Amri, H (2016). "Eksistensi Tepuk Tepung Tawar dalam Upacara Pernikahan Masyarakat Melayu di Desa Resun Pesisir Kabupaten Lingga". Naskah Publikasi. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-03-07. Diakses tanggal 6 Maret 2019.
  3. ↑ Putra, S (Oktober 2014). "Makna Upacara Tepuk Tepung Tawar pada Pernikahan Adat Melayu Riau di Desa Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau" (PDF). JOM Fisip. 1 (2). Diakses tanggal 6 Maret 2019.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Prosesi
  2. Pernikahan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Orang Melayu di Malaysia

kelompok etnis Melayu yang bermukim di Malaysia

Suku Kutai

kelompok etnik pribumi yang berasal dari daerah-daerah Kutai di Kalimantan Timur

Budaya Indonesia

gambaran besar budaya indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026