Teologi womanis adalah pendekatan metodologis terhadap teologi yang memusatkan pengalaman dan perspektif perempuan kulit hitam, khususnya perempuan Afrika-Amerika. Generasi pertama teolog dan ahli etika feminis mulai menulis pada pertengahan hingga akhir 1980-an, dan bidang ini telah berkembang pesat sejak saat itu. Istilah ini berakar pada tulisan Alice Walker tentang womanisme. "Teologi womanis" pertama kali digunakan dalam sebuah artikel pada tahun 1987 oleh Delores S. Williams.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Teologi womanis adalah pendekatan metodologis terhadap teologi yang memusatkan pengalaman dan perspektif perempuan kulit hitam, khususnya perempuan Afrika-Amerika. Generasi pertama teolog dan ahli etika feminis mulai menulis pada pertengahan hingga akhir 1980-an, dan bidang ini telah berkembang pesat sejak saat itu. Istilah ini berakar pada tulisan Alice Walker tentang womanisme. "Teologi womanis" pertama kali digunakan dalam sebuah artikel pada tahun 1987 oleh Delores S. Williams.[1]