Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Temu rapet

Temu rapet atau kunci pepet adalah sejenis rempah-rempah rimpang yang masih berkerabat dekat dengan kencur. Berbeda dengan kencur, yang banyak dipakai sebagai bumbu masak, temu rapet lebih khusus dipakai untuk khasiat pengobatannya. Selain itu, karena daunnya yang indah, temu rapet ditanam pula di pekarangan sebagai tanaman hias.

Jenis tanaman rempah-rempah dan obat-obatan
Diperbarui 26 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Temu rapet

Temu rapet
Temu rapet, Kaempferia rotunda dari Darmaga, Bogor
bunga dan daun dari rumpun berbeda
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Zingiberales
Famili: Zingiberaceae
Genus: Kaempferia
Spesies:
K. rotunda
Nama binomial
Kaempferia rotunda
Linn. 1753
Sinonim

Kaempferia longa Jacq. (1798).

Temu rapet atau kunci pepet (Kaempferia rotunda L.) adalah sejenis rempah-rempah rimpang yang masih berkerabat dekat dengan kencur. Berbeda dengan kencur, yang banyak dipakai sebagai bumbu masak, temu rapet lebih khusus dipakai untuk khasiat pengobatannya. Selain itu, karena daunnya yang indah, temu rapet ditanam pula di pekarangan sebagai tanaman hias.

Tanaman ini dikenal pula sebagai temu putri atau temu lilin (Btw.); ardong, kunir putih, kunci pĕpĕt (Jw.); dan koncè pet (Md.).[1] Dalam bahasa Inggris Kaempferia rotunda dikenal sebagai Round-rooted Galangal.[2]

Pengenalan

Close up bunga

Terna yang tak seberapa tinggi, tegak, berdaun 2–5 helai. Daun-daun bertangkai, dengan pelepah 7–24 cm; helaian daun lanset menjorong, 7–36 cm × 4–11 cm; sisi atas gundul, sering dengan pola-pola kembang yang simetris, hijau dan keputihan; sisi bawah sedikit berambut, keunguan.[2][3]

Perbungaan muncul dari kuncup yang lain pada rimpang, berisi 4–6 kuntum bunga. Kelopak bunga putih atau kehijauan, 3–7 cm panjangnya; mahkota serupa tabung di pangkalnya, dengan taju bentuk garis, putih, melengkung ke luar, lk. 5 cm. Labellum atau bibir (yakni staminodia yang membesar, melebar, dan berwarna-warni) berbentuk jantung terbalik, berbagi hingga setengah jalan atau lebih, 4–7 cm × 2–4 cm, ungu-lila dengan rusuk kekuningan.[2][3] Rimpangnya pendek dan bercabang-cabang, juga berbau harum. Akarnya berbau harum, dan bentuknya seperti kacang tanah atau bisa juga seperti telur merpati.[4] Dari rimpang, keluar akar-akar kasar yang ujungnya terdapat anakan rimpang yang berair dan tampak tumbuh menggerombol menutup rimpang induk. Rimpangnya berasa pahit. Jika telah keluar bunga, tandanya rimpang telah siap dipanen. Umbi mudanya dapat dimakan sebagai lalap.[5]

Penyebaran dan habitat

Kaempferia rotunda diduga berasal dari wilayah Indocina,[2] namun didapati menyebar secara alami di Asia mulai dari India di barat, Sri Lanka, Burma, Cina (Guangdong, Guangxi, Hainan, Yunnan), Taiwan, ke selatan melalui Indocina hingga Thailand, Malaysia, dan Indonesia.[3][6] Menurut Valeton (1931), ia berpendapat bahwa temu rapet belum lama dibudidayakan dari abad ke-20. Ia berpendapat demikian karena tumbuhan ini tidak tercantum dalam buku Rumphius. Padahal, jika pada waktu itu tumbuhan ini sudah dikenal di Jawa, pastilah tumbuhan ini sudah ada di buku Rumphius.[4]

Tumbuhan ini ditemukan tumbuh di hutan-hutan jati, hutan pegunungan bawah, hutan bambu, dan juga padang-padang rumput, hingga ketinggian 1.300 mdpl.[2] Tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan potongan rimpang.[4] Ada dua fase pertumbuhan temu rapet. Yang pertama, fase vegetatif. Yaitu, tumbuh dengan daun dan batang semu. Yang kedua, fase generatif. Pada masa ini, yang kelihatan hanyalah bunga-bunganya saja. Di Indonesia, temu rapet tumbuh liar di timur Pulau Jawa. Tanaman ini dapat ditemui hingga pada ketinggian 750 mdpl. Tumbuhan ini banyak ditemui di Pulau Jawa dan Sumatra.[5]

Kegunaan

Secara tradisional, rimpang kunci pepet ini digunakan sebagai obat sakit perut dan disentri. Umbi-umbinya yang kecil dan berair mempunyai khasiat mendinginkan. Karenanya, temu rapet juga dimanfaatkan sebagai bahan bedak, campuran jamu ibu melahirkan dan penambah nafsu makan.[1] Selain itu Kaempferia rotunda digunakan dalam pembuatan harum-haruman, anti serangga, serta dijadikan bahan makanan sebagai sayuran atau lalapan.[2] Selain dipergunakan untuk obat-obatan, tumbuhan ini juga dapat digunakan untuk kosmetik. Rimpang dan umbinya yang didestilasi dapat menghasilkan minyak atsiri yang mengandung sineol, zat yang berbau kamper. Karena daunnya indah, tumbuhan ini dapat digunakan untuk tanaman hias dalam pot.[4]

Catatan taksonomis

Temu rapet sering disebut-sebut dengan nama ilmiah Curcuma alba, nama ilmiah yang salah yang artinya kunyit putih.[5]

Lihat pula

  • Kaempferia angustifolia
  • Kaempferia galanga
  • Curcuma zedoaria

Catatan kaki

  1. 1 2 Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia, jil. 1:593-594 Terj. Yayasan Sarana Wana Jaya, Jakarta
  2. 1 2 3 4 5 6 Ibrahim, H. 1999. Kaempferia rotunda L. Diarsipkan 2016-03-05 di Wayback Machine. [Internet] Record from Proseabase. de Padua, L.S., N. Bunyapraphatsara, and R.H.M.J. Lemmens (Editors). Diakses pada 06-Jan-2011
  3. 1 2 3 Kaempferia rotunda Linnaeus; Flora Of China Vol. 24 Page 369
  4. 1 2 3 4 Sastrapradja, Setijati; Soetjipto, Niniek Woelijarni; Danimihardja, Sarkat; Soejono, Rukmini (1981). Proyek Penelitian Potensi Sumber Daya Ekonomi:Ubi-Ubian. 7. Jakarta: LIPI bekerja sama dengan Balai Pustaka. OCLC 66246398
  5. 1 2 3 Dalimartha, Setiawan. (2003) Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. 3. hal. 58-61. Jakarta:Puspa Swara. ISBN 979-3235-73-X.
  6. ↑ USDA Plants Profile: Kaempferia rotunda L. Diarsipkan 2004-11-05 di Wayback Machine.

Pranala luar

  • Entri di Katzer Diarsipkan 2011-05-14 di Wayback Machine.
  • Entri Tanaman Obat Indonesia di IptekNet Diarsipkan 2011-08-18 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Rempah-rempah
Bumbu dapur
  • Adas
  • Adas manis
  • Adas sowa (dill)
  • Andaliman
  • Asam cikala
  • Asam gelugur
  • Asam jawa
  • Asam kandis
  • Bangle
  • Bawang bombay
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Bunga lawang/kembang pekak
  • Cengkih
  • Daun bawang
  • Jahe
  • Jeruk nipis
  • Jeruk purut
  • Jintan
  • Jintan hitam
  • Jintan putih
  • Kapulaga
  • Kapulaga seberang
  • Kecombrang/honje/bunga kantan
    • Honje hutan
  • Kemangi
  • Kemiri
  • Kencur
  • Ketumbar
  • Klabet
  • Kulit kayu manis
  • Kuma-kuma
  • Kunyit
  • Lada
  • Laurel (salam sebrang)
  • Lempuyang
  • Lengkuas
  • Mustar
  • Pala dan fuli
  • Pandan wangi
  • Ruku-ruku
  • Salam
  • Salam koja
  • Selasih
  • Serai
  • Suji
  • Temu giring
  • Temu hitam
  • Temu kunci
  • Temu lawak
  • Temu mangga
  • Temu putih
  • Temu putri
  • Temu rapet
  • Temu tis
  • Vanili
  • Wijen
Wangi-wangian
  • Akar wangi
  • Cendana
  • Damar
  • Gaharu
  • Kapur barus
  • Kayu putih (gelam)
  • Kayu mesoyi (masoi)
  • Kemenyan
  • Kemenyan arab
  • Kemenyan jawa
  • Kopal
  • Kenanga
  • Mawar
Penyamak kulit dan pewarna
  • Gambir
  • Kesumba
  • Secang (sepang)
  • Soga
  • Suji
  • Tarum (indigo)
Pengidentifikasi takson
Kaempferia rotunda
  • Wikidata: Q1635447
  • Wikispecies: Kaempferia rotunda
  • BOLD: 439781
  • CoL: 3QY48
  • EoL: 1117404
  • FNA: 200028420
  • FoC: 200028420
  • GBIF: 5301445
  • GRIN: 20920
  • iNaturalist: 347660
  • IPNI: 797203-1
  • IRMNG: 10653872
  • ITIS: 42399
  • NCBI: 97754
  • Open Tree of Life: 576133
  • Plant List: kew-250834
  • PLANTS: KARO2
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:797203-1
  • Tropicos: 34500125
  • WFO: wfo-0000452039

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengenalan
  2. Penyebaran dan habitat
  3. Kegunaan
  4. Catatan taksonomis
  5. Lihat pula
  6. Catatan kaki
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Rempah-rempah

bagian tanaman yang digunakan sebagai bumbu masak, pewarna atau pengawet makanan

Tumbuhan obat

tumbuhan yang digunakan sebagai obat-obatan

Lengkuas

jenis tanaman

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026