Tejen merupakan salah satu kota terbesar yang ada di Turkmenistan. Sebuah kota oasis yang berada di Gurun Karakum, di Provinsi Ahal, Turkmenistan. Lebih tepatnya berlokasi di sepanjang jalan raya M37, di wilayah antara Dushak dan Mary, 223 kilometer melalui jalan tenggara Ashgabat yang berada di sebelah timur oasis besar Merv. Merv merupakan salah satu dari empat kota besar dari Khurasan yang memiliki situs kuno dan peninggalan bersejarah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tejen | |
|---|---|
| Koordinat: 37°23′N 60°30′E / 37.383°N 60.500°E / 37.383; 60.500 | |
| Country | |
| Province | Ahal Province |
| Ketinggian | 161 m (528 ft) |
| Populasi | |
| • Total | 52.000 |
Tejen (ejaan lama: Tedzhen, Tejend, Tejent) merupakan salah satu kota terbesar yang ada di Turkmenistan. Sebuah kota oasis yang berada di Gurun Karakum, di Provinsi Ahal, Turkmenistan. Lebih tepatnya berlokasi di sepanjang jalan raya M37, di wilayah antara Dushak dan Mary, 223 kilometer (139 mil) melalui jalan tenggara Ashgabat yang berada di sebelah timur oasis besar Merv.[1] Merv merupakan salah satu dari empat kota besar dari Khurasan yang memiliki situs kuno dan peninggalan bersejarah.[2]
Kota Tejen memiliki Masjid Charman Ahun dan Hotel Tejen.[3]
Terdapat Harimau Kaspia di wilayah ini.
Buah Melon merupakan salah satu andalan dari Tejen, selain itu Tejen juga mempunyai pabrik pupuk dan tekstil yang terkenal. Tejen juga dikenal dengan narkotika, yang dikenal secara lokal dengan sebutan teh tejen.
Kota Tejen memiliki jumlah populasi penduduk sekitar 52.000 jiwa.[1]
Selama penaklukan Rusia atas Turkestan pada tahun 1883, wilayah tersebut ditempati oleh Jenderal Komarov. Pada tahun 1916, ketika orang-orang Turki berpartisipasi dalam pemberontakan melawan Rusia, Kota Tejen menjadi pusat kegiatan.[1][4]