Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTeguh Slamet Rahardjo
Artikel Wikipedia

Teguh Slamet Rahardjo

Kho Tjien Tiong, atau dikenal dengan Teguh Slamet Rahardjo adalah seorang seniman Indonesia.

komedian asal Indonesia
Diperbarui 25 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini bukan mengenai Slamet Rahardjo.

Teguh
LahirKho Tjien Tiong
(1926-08-08)8 Agustus 1926
Klaten, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal22 September 1996(1996-09-22) (umur 70)
Solo, Jawa Tengah, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Nama lainTeguh Slamet Rahardjo
PekerjaanSeniman
Dikenal atasPendiri dan pemimpin Srimulat
Suami/istri
    R.A. Srimulat
    ​
    ​
    (m. 1950; meninggal 1968)​
      Djudjuk Djuariah
      ​
      (m. 1970)​
      Anak4

      Kho Tjien Tiong, atau dikenal dengan Teguh Slamet Rahardjo (8 Agustus 1926 – 22 September 1996) adalah seorang seniman Indonesia.

      Biografi

      Kehidupan awal

      Teguh lahir dari keluarga miskin di Bareng, Klaten, Jawa Tengah, dari pasangan Ginem Go Djon Nio dan Kho Bok Kwie. Teguh menyelesaikan pendidikan dasarnya di Tiong Hoa Hwee Koan (THHK) Purwoningratan, Solo.

      Karier

      Pada tahun 1942, Teguh mulai membantu ayahnya bekerja di percetakan. Ia bersahabat akrab dengan seorang pembuat gitar bernama Wiro Kingkong. Bersama temannya, Tan Tiang Ping, ia kemudian membentuk grup keroncong Asli di Kampung Perawit. Lalu bergabunglah Lie Tjong Yan, Liem Swie Hok, Liew Houw Wan, The Kit Liong, Kho Djien Tik dan Yo Thio Im. Di sini, Teguh mulai belajar bermain gitar dan biola. Bersama Supardi, ia menjadi anggota grup musik di Gedung Kakio Sokai, Purwoningratan. Di sinilah ia berpentas musik untuk umum untuk pertama kalinya.

      Pada tahun 1943, ia terlibat dalam pesta para pembesar tentara Jepang di Gedung Gajah, Solo. Teguh lalu menerima tawaran dari Thio Tek Djien-Miss Ribut untuk bergabung dalam rombongan sandiwara Miss Ribut’s Orion yang setiap malam menggelar pertunjukan di Gedung Shonan, Pasar Pon, Solo. Dua bulan kemudian, grup ini bubar. Pada tahun 1946, ia menerima tawaran R. Supomo untuk bergabung dengan Orkes Keroncong Bunga Mawar. Di grup ini ia bersama Gesang, Hendroyadi, Hardiman dan Ndoro Griwo. Orkes ini sering pentas ke berbagai kota di Jawa Tengah dan lagu-lagunya disiarkan RRI Solo.

      Dalam pementasan Orkes Keroncong Bunga Mawar di Purwodadi, Teguh berjumpa dengan Raden Ayu Srimulat. Inilah titik awal kebersamaan mereka di rombongan Orkes Bintang Timur pimpinan Djamaluddin Malik serta dalam Orkes Keroncong Bintang Tionghwa yang dipimpin oleh Kho Tjay Yan. Tahun 1949, R.A. Srimulat mendirikan Orkes Keroncong Avond dengan Teguh sebagai pendukung utama. Setahun kemudian, tanggal 8 Agustus 1950, mereka menikah dan mendirikan Gema Malam Srimulat. Teguh sendiri menjadi pimpinan Srimulat sejak 1957 hingga 1985. Teguh menikah lagi dengan Jujuk Juariah, primadona kelompok Srimulat, pada tahun 1970, 2 tahun setelah RA Srimulat meninggal. Teguh meninggal dunia pada tanggal 22 September 1996.

      Selama memimpin Srimulat, Teguh menggunakan corak kepemimpinan kharismatik. Pengaruhnya bersifat personal dan mendapat pengakuan luas dari pengikutnya. Hal ini terjadi karena sifat Srimulat yang masih kekeluargaan dan bersifat komunal. Pendidikan anggota yang umumnya rendah juga membuat kepemimpinan bersifat paternalistik. Seluruh mekanisme ide lawakan, manajemen keuangan, penyusunan cerita, sampai keputusan untuk mengembangkan usaha diserahkan pada Teguh.

      Pola kepemimpinan seperti inilah yang kemudian menghasilkan berbagai persoalan di internal Srimulat. Ini dikarenakan kepemimpinan paternalisitik tidak bisa dijadikan landasan untuk memecahkan masalah secara rasional-modern, tidak adanya pembagian kekuasaan, otoritas terpusat pada satu orang, tidak adanya merit system/sistem reward yang jelas, dan persoalan suksesi dan munculnya hegemoni di pelawak senior.

      Faktor-faktor inilah yang menjadi sebab utama runtuhnya Srimulat pada tahun 1989. Selama Teguh berkuasa sebagai pemimpin Srimulat, seluruh persoalan di atas diselesaikan di tangannya, terutama soal regenerasi dan kaderisasi, tetapi setelah Srimulat bubar dan tidak adanya sistem pendukung, maka runtuhlah bangunan Srimulat sebagai sebuah organisasi/lembaga. Meski dari segi nilai, Srimulat telah melampau hakikatnya sendiri.

      Dalam budaya populer

      • Dalam film Srimulat: Hil yang Mustahal - Babak Pertama (2022), Teguh Slamet Rahardjo diperankan oleh Rukman Rosadi.

      Pranala luar

      • (Indonesia) Seniman Teater Teguh Srimulat Diarsipkan 2010-08-29 di Wayback Machine.
      • (Indonesia) Jurnal @ Multiply Diarsipkan 2008-12-11 di Wayback Machine.
      • l
      • b
      • s
      Srimulat
      Pendiri: Teguh Slamet Rahardjo - 1950
      Anggota
      • Abimanyu Srimulat
      • Asmuni
      • Bambang Gentolet
      • Bandenpo
      • Basuki
      • Bendot
      • Betet
      • Blontang
      • Darsono
      • Didik Mangkuprojo
      • Djudjuk Djuariah
      • Djuki
      • Doyok
      • Eko Londo
      • Eko Srimulat
      • Eko DJ
      • George Sapulete
      • Gepeng
      • Gogon
      • Isye
      • Jhony Gudel
      • Jojon
      • Kadir
      • Karjo AC-DC
      • Kisbandiyah
      • Leysus
      • Mamiek Prakoso
      • Miarsih
      • Misye Arsita
      • Nunuk Murdono
      • Nunung
      • Nurbuat
      • Paimo
      • Paul
      • Pete
      • Polo
      • Prapto Pempek
      • Ranudikromo
      • Rina Srimulat
      • Rohana
      • Sarpin
      • Samekta Hadi
      • Sigit
      • Subur
      • Sukar 141
      • Sumiati
      • Suparni
      • Suroto Suroboyo
      • Susi Sunaryo
      • Sofiah
      • Tarzan
      • Teguh Srimulat
      • Tessy
      • Timbul Suhardi
      • Tohir Drakula
      • Topan
      • Triman
      • Tukul
      • Vera
      • Yongki Drakula
      Lokasi
      • Surabaya
      • Semarang
      • Surakarta
      • Yogyakarta
      • Bandung
      • Serang
      • Bandar Lampung
      • Palembang
      • Jambi
      • Padang
      • Medan
      • Jakarta
      Acara televisi
      • Srimulat (TVRI, 1986-1987)
      • Srimulat (Indosiar, 1995-2003)
      • Srimulat Plus (SCTV, 1992 & Indosiar, 2006)
      • Srimulat Cari Bakat (antv, 2008-2011)
      • Srimulat Night Live (NET., 2014)
      • Saatnya Srimulat (Trans TV, 2015)
      • Waktunya Srimulat Bercyanda (Allplay, 2024)
      Film terkait
      • Finding Srimulat (2013)
      • Srimulat: Hil yang Mustahal - Babak Pertama (2022)
      • Srimulat: Hidup Memang Komedi (2023)

      Bagikan artikel ini

      Share:

      Daftar Isi

      1. Biografi
      2. Kehidupan awal
      3. Karier
      4. Dalam budaya populer
      5. Pranala luar

      Artikel Terkait

      Koiyocabe

      Konten kreator, YouTuber, Komedian asal Indonesia (lahir 1988)

      Sudirman Haji Uma

      politikus, komedian, penyanyi Indonesia

      Gofar Hilman

      penyiar radio asal Indonesia

      Jakarta Aktual
      Jakarta Aktual© 2026