Tatkala Mimpi Berakhir adalah film Indonesia tahun 1987 yang disutradarai oleh Wim Umboh. Film ini diperankan oleh Meriam Bellina, Ray Sahetapy dan Herman Felani. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Tatkala Mimpi Berakhir karya novelis Indonesia, Mira W..
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Tatkala Mimpi Berakhir | |
|---|---|
| Sutradara | Wim Umboh |
| Produser | Ferry Angriawan |
| Skenario | Satmowi Atmowiloto |
Berdasarkan | Tatkala Mimpi Berakhir oleh Mira W. |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Dodo Zakaria |
| Sinematografer | Akin |
| Penyunting | Wim Umboh |
Perusahaan produksi | PT. Virgo Putra Film |
Tanggal rilis | 1987 |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Bahasa Indonesia |
Tatkala Mimpi Berakhir adalah film Indonesia tahun 1987 yang disutradarai oleh Wim Umboh. Film ini diperankan oleh Meriam Bellina, Ray Sahetapy dan Herman Felani. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Tatkala Mimpi Berakhir karya novelis Indonesia, Mira W..
Nisia (Meriam Bellina) secara tak sengaja terlempar ke dalam dunia film, ia menjadi artis terkenal dan kemudian bertemu dengan sutradara idealis, Prianto (Ray Sahetepy). Mula-mula tak ada kecocokan di antara mereka berdua, terutama menyangkut cara kerja dalam dunia film. Akhirnya Nisia membintangi film di bawah arahan Prianto, film itu sukses tetapi Prianto meninggal akibat kesehatannya memburuk.[1], diakses pada 14 Februari 2010