Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tari Balumpa

Tari Balumpa adalah tari tradisional Indonesia yang berasal dari Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Tarian tersebut khususnya berasal dari daerah Binongko dan Buton. Tari Balumpa termasuk jenis tari pergaulan yang ditampilkan oleh penari wanita untuk menyambut tamu terhormat. Tarian ini juga sering ditarikan pada acara - acara tertentu seperti pertunjukan seni, dan karnaval budaya. Gerakan tari ini lembut dan anggun, mencerminkan keramahan serta kebersamaan dalam budaya masyarakat setempat. Biasanya, Tari Balumpa ditampilkan dalam acara penyambutan tamu atau perayaan adat. Para penari mengenakan pakaian tradisional berwarna cerah yang memperindah setiap gerakan mereka.

Wikipedia article
Diperbarui 3 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tari Balumpa adalah tari tradisional Indonesia yang berasal dari Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Tarian tersebut khususnya berasal dari daerah Binongko dan Buton. Tari Balumpa termasuk jenis tari pergaulan yang ditampilkan oleh penari wanita untuk menyambut tamu terhormat.[1] Tarian ini juga sering ditarikan pada acara - acara tertentu seperti pertunjukan seni, dan karnaval budaya.[2] Gerakan tari ini lembut dan anggun, mencerminkan keramahan serta kebersamaan dalam budaya masyarakat setempat. Biasanya, Tari Balumpa ditampilkan dalam acara penyambutan tamu atau perayaan adat. Para penari mengenakan pakaian tradisional berwarna cerah yang memperindah setiap gerakan mereka.[3]

Musik pengiring Tari Balumpa menggunakan alat musik tradisional seperti gambus dan gendang. Irama yang dimainkan menciptakan suasana ceria, sejalan dengan gerakan lincah para penari. Tarian ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya Sulawesi Tenggara.[3]

Asal nama Tari Balumpa

Nama Balumpa berasal dari bahasa daerah Binongko yang berarti berjingkrak. Dinamakan demikian karena hampir diseluruh gerakan pada tarian ini sedikit berjingkrak. Hal ini sesuai dengan makna tari balumpa yang mencerminkan kegembiraan masyarakat nelayan Binongko dan Buton dalam menghadapi ombak demi menafkahi keluarga dan menggambarkan rasa gembira dan kelemah lembutan serta keramah tamahan masyarakat Wakatobi dalam menyambut tamu.[2]

Gerakan Tari Balumpa

Gerakan tari balumpa menekankan pada hentakan kaki dan pinggul disertai dengan ayunan tangan. Penari menampilkan tarian tersebut dengan ekspresi senang sambil tersenyum. Terdapat empat ragam gerakan tari Balumpa, yakni:

  • Potabhea, Para penari membentuk pola baris dan mengawali tarian dengan penghormatan. Gerakan potabhea merupakan gerakan penghormatan yang dilakukan dengan mengangkat tangan kanan sejajar dada, sedangkan tangan kiri di ayun ke belakang. Gerakan diikuti dengan kepada sedikit membungkuk.
  • Poliughi, Gerakan poliughi dibentuk oleh hentakan kaki dan pinggul, kemudian diikuti dengan kibasan selendang secara berpasangan. Satu penari lain disimbolkan sebagai kepala. Gerakan tangan diayunkan menggunakan selendang dengan mengikuti iringan musik. Pandangan penari diarahkan mengikuti gerakan properti.
  • Poli-loli, Gerakan poli-poli berupa penari sejajar kebelakang. Mereka kemudian melakukan gerakan dengan posisi tangan kanan di ayun ke atas dan tangan kiri di ayun ke bawah berlawanan sambil memegang selendang.
  • Kaukuruno siku, Gerakan kaukuruno siku seperti poliughi, gerakan diikuti dengan mengangkat kedua siku sejajar dada dan badan kemudian badan dimiringkan ke kiri. Pandangan fokus pada siku bagian kiri, kemudian berputar secara perlahan kembali ke titik awal.

Tari Balumpa ditarikan sekitar 6 - 8 penari. Tari balumpa biasanya ditarikan oleh penari wanita, tetapi dalam perkembangnya juga bisa ditarikan penari laki-laki sebagai variasi.[1]

Busana Tari Balumpa

Busana yang dikenakan para penari balumpa adalah pakaian adat, berupa baju kombo yang bawahannya menggunakan sarung tenun khas Wakatobi. Sarung tersebut bisa dibentuk menyerupai rok yang dipakaikan pengikat di bagian pinggang. Untuk menambah kecantikan penari ditambahkan penutup dahi, kalung, anting-anting, dan gelang khas Sulawesi Tenggara.[1] Adapun properti tari balumpa berupa selendang. Untuk musik pengiringnya yakni alat musik tradisional sederhana berupa gambus, gendang, dan botol kaca kosong yang dipukul menggunakan sendok. Alat musik ini berfungsi sebagai pemanis untuk menambah keindahan musik tarian ini. Selain alat musik, tari balumpa juga diiringi oleh lagu berupa syair atau pantun dalam bahasa Binongko. Lagu tersebut berisikan puji-pujian dan gambaran kehidupan masyarakat.[4]

Perkembangan Tari Balumpa

Tari Balumpa berasal dari daerah Sulawesi Tenggara dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat lokal. Tarian ini awalnya merupakan bagian dari upacara adat yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atau permohonan kepada leluhur maupun roh penjaga alam. Dalam prosesnya, Tari Balumpa menjadi simbol identitas budaya yang kuat bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Seiring waktu, Tari Balumpa juga berkembang sebagai hiburan dalam berbagai acara adat dan perayaan. Keunikan tarian ini terletak pada kostum dan gerakan yang khas, yang melambangkan kehidupan serta alam sekitar. Penampilan Tari Balumpa menjadi momen penting dalam mempererat hubungan sosial serta menjaga kelestarian nilai budaya. Tari Balumpa juga dihadirkan dalam festival budaya di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini mendukung pelestarian dan pengenalan budaya Sulawesi Tenggara kepada khalayak luas. Dengan demikian, Tari Balumpa menjadi salah satu ikon budaya yang membanggakan dari daerah tersebut.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 Media, Kompas Cyber (2023-09-14). "Tari Balumpa dari Sulawesi Tenggara: Gerakan, Busana, dan Jumlah Penari Halaman all - Kompas.com". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-11-07.
  2. 1 2 Yuliana linda (12-08-2024). "Tarian Balumpa dari Wakatobi". rri.co.id. Diakses tanggal 07-11-2025.
  3. 1 2 "Tari Balumpa, Tarian Tradisional Sulawesi Tenggara". www.indonesia.travel (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-07.
  4. ↑ ZonaSultra, Redaksi (2023-11-21). "Mengenal Tari Balumpa, Warisan Budaya Takbenda Indonesia". Diakses tanggal 2025-11-07.
  5. ↑ Ramadana (2025-09-30). "Tari Balumpa Sulawesi Tenggara: Warisan Budaya Dinamis". ALL ABOUT SULAWESI TENGGARA (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-07.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal nama Tari Balumpa
  2. Gerakan Tari Balumpa
  3. Busana Tari Balumpa
  4. Perkembangan Tari Balumpa
  5. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026