Tanjunglaya adalah sebuah desa di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Tanjunglaya merupakan desa strategis yang berada di wilayah Kabupaten Bandung, khususnya di kecamatan Cikancung. Hal ini disebabkan oleh kemudahan akses dengan menggunakan berbagai transportasi umum, seperti kereta api maupun mode transportasi bus. Masyarakat Tanjunglaya merupakan masyarakat yang religius, dibuktikan dengan adanya 4 pesantren besar yang berpengaruh di wilayah Kecamatan Cikancung maupun Kabupaten Bandung. Tanjunglaya juga merupakan barometer bagi kemajuan desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Cikancung. Regenerasi kepemimpinan Desa Tanjunglaya tidak bisa dilepaskan dari daerah yang disebut Kampung Kawungluwuk, yang melahirkan para tokoh sehingga ini cukup disegani dan dihormati di seluruh wilayah Desa Tanjunglaya, bahkan hingga wilayah Kecamatan Cikancung dan Cicalengka.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. |
Tanjunglaya | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Barat | ||||
| Kabupaten | Bandung | ||||
| Kecamatan | Cikancung | ||||
| Kode pos | 40396[1] | ||||
| Kode Kemendagri | 32.04.27.2008 | ||||
| Luas | -400 Ha | ||||
| Jumlah penduduk | -2000 Jiwa | ||||
| Kepadatan | -100/km2 | ||||
| |||||
Tanjunglaya adalah sebuah desa di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Tanjunglaya merupakan desa strategis yang berada di wilayah Kabupaten Bandung, khususnya di kecamatan Cikancung. Hal ini disebabkan oleh kemudahan akses dengan menggunakan berbagai transportasi umum, seperti kereta api maupun mode transportasi bus. Masyarakat Tanjunglaya merupakan masyarakat yang religius, dibuktikan dengan adanya 4 pesantren besar yang berpengaruh di wilayah Kecamatan Cikancung maupun Kabupaten Bandung. Tanjunglaya juga merupakan barometer bagi kemajuan desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Cikancung. Regenerasi kepemimpinan Desa Tanjunglaya tidak bisa dilepaskan dari daerah yang disebut Kampung Kawungluwuk, yang melahirkan para tokoh (kepala desa dari tahun ke tahun) sehingga ini cukup disegani dan dihormati di seluruh wilayah Desa Tanjunglaya, bahkan hingga wilayah Kecamatan Cikancung dan Cicalengka.