Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTakizawa Bakin
Artikel Wikipedia

Takizawa Bakin

Takizawa Bakin, juga dikenal sebagai Kyokutei Bakin, adalah seorang novelis Jepang pada zaman Edo. Lahir dengan nama Takizawa Okikuni, ia menulis dengan nama pena Kyokutei Bakin. Kemudian dalam hidupnya ia menggunakan nama pena Toku. Ilmu pengetahuan modern umumnya menyebutnya sebagai Kyokutei Bakin, atau hanya Bakin. Ia dianggap sebagai salah satu, jika bukan satu-satunya, penulis utama sastra Jepang awal abad ke-19. Ia adalah putra ketiga yang masih hidup dari keluarga Samurai berpangkat rendah. Setelah banyak kematian dalam keluarganya, ia melepaskan status samurainya, menikahi janda seorang pedagang, dan menjadi penduduk kota Edo. Ia mampu menghidupi keluarganya dengan tulisan-tulisannya yang produktif tentang gesaku, terutama roman sejarah didaktik, meskipun ia selalu ingin mengembalikan keluarganya ke kelas sosial samurai. Beberapa karya terbaiknya adalah Nansō satomi hakkenden yang terdiri dari 106 buku dan Chinsetsu yumiharizuki. Bakin menerbitkan lebih dari 200 karya dalam hidupnya, termasuk kritik sastra, buku harian, dan novel sejarah.

Wikipedia article
Diperbarui 10 Desember 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Takizawa Bakin

Takizawa Bakin (滝沢 馬琴code: ja is deprecated ), juga dikenal sebagai Kyokutei Bakin (曲亭 馬琴code: ja is deprecated , 4 Juli 1767 – 1 Desember 1848), adalah seorang novelis Jepang pada zaman Edo. Lahir dengan nama Takizawa Okikuni (滝沢興邦code: ja is deprecated ), ia menulis dengan nama pena Kyokutei Bakin (曲亭馬琴code: ja is deprecated ). Kemudian dalam hidupnya ia menggunakan nama pena Toku (解code: ja is deprecated ). Ilmu pengetahuan modern umumnya menyebutnya sebagai Kyokutei Bakin, atau hanya Bakin. Ia dianggap sebagai salah satu, jika bukan satu-satunya, penulis utama sastra Jepang awal abad ke-19.[1] Ia adalah putra ketiga yang masih hidup dari keluarga Samurai berpangkat rendah. Setelah banyak kematian dalam keluarganya, ia melepaskan status samurainya, menikahi janda seorang pedagang, dan menjadi penduduk kota Edo. Ia mampu menghidupi keluarganya dengan tulisan-tulisannya yang produktif tentang gesaku,[2] terutama roman sejarah didaktik, meskipun ia selalu ingin mengembalikan keluarganya ke kelas sosial samurai.[3] Beberapa karya terbaiknya adalah Nansō satomi hakkenden (The Chronicles of the Eight Dog Heroes of the Satomi Clan of Nansō) yang terdiri dari 106 buku[4] dan Chinsetsu yumiharizuki [ja] (Strange Tales of the Crescent Moon). Bakin menerbitkan lebih dari 200 karya dalam hidupnya, termasuk kritik sastra, buku harian, dan novel sejarah.

Referensi

  1. ↑ Zolbrod, Leon (1966). "Yomihon: The Appearance of the Historical Novel in Late Eighteenth Century and Early Nineteenth Century Japan". The Journal of Asian Studies. 25 (3): 485–498. doi:10.2307/2052003. ISSN 0021-9118. JSTOR 2052003. S2CID 162540508.
  2. ↑ Ueda, Atsuko (2005). "The Production of Literature and the Effaced Realm of the Political". The Journal of Japanese Studies (dalam bahasa Inggris). 31 (1): 61–88. doi:10.1353/jjs.2005.0029. ISSN 1549-4721. S2CID 144640212.
  3. ↑ Zolbrod, Leon M. (1967). Takizawa Bakin. New York: Twayne Publishers, Inc. LCCN 67-12269. OCLC 625222.
  4. ↑ 滝沢馬琴墓(深光寺) Bunkyō, Tokyo

Pranala luar

Media terkait Kyokutei Bakin di Wikimedia Commons

  • Takizawa Bakin di Encyclopædia Britannica
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Spanyol
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Israel
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
Orang
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026