Takizawa Bakin, juga dikenal sebagai Kyokutei Bakin, adalah seorang novelis Jepang pada zaman Edo. Lahir dengan nama Takizawa Okikuni, ia menulis dengan nama pena Kyokutei Bakin. Kemudian dalam hidupnya ia menggunakan nama pena Toku. Ilmu pengetahuan modern umumnya menyebutnya sebagai Kyokutei Bakin, atau hanya Bakin. Ia dianggap sebagai salah satu, jika bukan satu-satunya, penulis utama sastra Jepang awal abad ke-19. Ia adalah putra ketiga yang masih hidup dari keluarga Samurai berpangkat rendah. Setelah banyak kematian dalam keluarganya, ia melepaskan status samurainya, menikahi janda seorang pedagang, dan menjadi penduduk kota Edo. Ia mampu menghidupi keluarganya dengan tulisan-tulisannya yang produktif tentang gesaku, terutama roman sejarah didaktik, meskipun ia selalu ingin mengembalikan keluarganya ke kelas sosial samurai. Beberapa karya terbaiknya adalah Nansō satomi hakkenden yang terdiri dari 106 buku dan Chinsetsu yumiharizuki. Bakin menerbitkan lebih dari 200 karya dalam hidupnya, termasuk kritik sastra, buku harian, dan novel sejarah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Takizawa Bakin (滝沢 馬琴code: ja is deprecated ), juga dikenal sebagai Kyokutei Bakin (曲亭 馬琴code: ja is deprecated , 4 Juli 1767 – 1 Desember 1848), adalah seorang novelis Jepang pada zaman Edo. Lahir dengan nama Takizawa Okikuni (滝沢興邦code: ja is deprecated ), ia menulis dengan nama pena Kyokutei Bakin (曲亭馬琴code: ja is deprecated ). Kemudian dalam hidupnya ia menggunakan nama pena Toku (解code: ja is deprecated ). Ilmu pengetahuan modern umumnya menyebutnya sebagai Kyokutei Bakin, atau hanya Bakin. Ia dianggap sebagai salah satu, jika bukan satu-satunya, penulis utama sastra Jepang awal abad ke-19.[1] Ia adalah putra ketiga yang masih hidup dari keluarga Samurai berpangkat rendah. Setelah banyak kematian dalam keluarganya, ia melepaskan status samurainya, menikahi janda seorang pedagang, dan menjadi penduduk kota Edo. Ia mampu menghidupi keluarganya dengan tulisan-tulisannya yang produktif tentang gesaku,[2] terutama roman sejarah didaktik, meskipun ia selalu ingin mengembalikan keluarganya ke kelas sosial samurai.[3] Beberapa karya terbaiknya adalah Nansō satomi hakkenden (The Chronicles of the Eight Dog Heroes of the Satomi Clan of Nansō) yang terdiri dari 106 buku[4] dan Chinsetsu yumiharizuki (Strange Tales of the Crescent Moon). Bakin menerbitkan lebih dari 200 karya dalam hidupnya, termasuk kritik sastra, buku harian, dan novel sejarah.

Media terkait Kyokutei Bakin di Wikimedia Commons