Taizo Mikazuki adalah seorang politikus asal Jepang yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Prefektur Shiga. Terpilih pertama kali pada tahun 2014, ia menggantikan gubernur wanita pertama Shiga, Yukiko Kada. Sebelum menjabat sebagai gubernur, Mikazuki memiliki karier yang signifikan di tingkat nasional sebagai anggota Majelis Rendah Jepang selama empat periode dan pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Senior Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata (MLIT). Ia dikenal luas karena kebijakan "Pariwisata Danau" dan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitar Danau Biwa, yang merupakan danau air tawar terbesar di Jepang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Taizo Mikazuki | |
|---|---|
三日月 大造 | |
Potret resmi, 2016 | |
| Gubernur Prefektur Shiga Ke-18 | |
| Mulai menjabat 20 Juli 2014 | |
| Anggota Majelis Rendah Jepang | |
| Masa jabatan 10 November 2003 – 8 Mei 2014 | |
| Daerah pemilihan | Distrik ke-3 Shiga |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Mei 1971 Otsu, Prefektur Shiga, Jepang |
| Partai politik | Independen |
| Almamater | Universitas Hitotsubashi (B.A.) |
| Pekerjaan | Politikus |
| Situs web | www |
Taizo Mikazuki (三日月 大造code: ja is deprecated , Mikazuki Taizō, lahir 24) adalah seorang politikus asal Jepang yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Prefektur Shiga. Terpilih pertama kali pada tahun 2014, ia menggantikan gubernur wanita pertama Shiga, Yukiko Kada. Sebelum menjabat sebagai gubernur, Mikazuki memiliki karier yang signifikan di tingkat nasional sebagai anggota Majelis Rendah Jepang selama empat periode dan pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Senior Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata (MLIT). Ia dikenal luas karena kebijakan "Pariwisata Danau" (Lake Biwa Tourism) dan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitar Danau Biwa, yang merupakan danau air tawar terbesar di Jepang.[1]
Mikazuki lahir di Otsu, ibu kota Prefektur Shiga. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Hitotsubashi di Tokyo, salah satu universitas paling bergengsi untuk ilmu sosial di Jepang, dan lulus pada tahun 1994.
Segera setelah lulus, ia bergabung dengan perusahaan kereta api JR West (West Japan Railway Company). Pengalamannya bekerja di industri transportasi rel ini sangat memengaruhi visi politiknya, terutama dalam hal perencanaan wilayah dan infrastruktur publik. Ia juga sempat menempuh pendidikan di Institut Pemerintah dan Manajemen Matsushita (Matsushita Seikei Juku), yang membekalinya dengan keahlian kepemimpinan politik.[2]
Mikazuki memulai karier politiknya pada tahun 2003 ketika ia terpilih menjadi anggota Majelis Rendah Jepang dari Partai Demokrat Jepang (DPJ). Selama di parlemen, ia dikenal sebagai pakar kebijakan transportasi. Jabatan penting yang pernah dipegangnya meliputi:
Ia mengundurkan diri dari parlemen pada Mei 2014 untuk mencalonkan diri sebagai gubernur, membawa estafet kepemimpinan lingkungan dari Yukiko Kada.[3]

Sebagai gubernur, Mikazuki mengusung konsep kepemimpinan yang ia sebut "Kesehatan dan Kelestarian". Fokus utamanya meliputi:
Mikazuki dikenal sebagai sosok yang sangat energik dan komunikatif. Nama keluarganya, "Mikazuki", secara harfiah berarti "Bulan Sabit", sebuah fakta yang sering ia gunakan dalam kampanye politiknya untuk mencerminkan harapan dan pertumbuhan. Ia sangat gemar berolahraga, terutama bersepeda, dan sering terlihat berpartisipasi dalam acara bersepeda bersama warga di sekitar Danau Biwa. Ia juga dikenal sebagai pendukung setia seni dan budaya tradisional Shiga.[5]