Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tafsir al-Mizan

Al-Mizan fi tafsiri'l-Qur'an, atau lebih dikenal dengan Tafsir al-Mizan, adalah kitab tafsir al-Qur'an berjilid terkenal yang ditulis oleh cendekiawan Syiah, Muhammad Husain Thabathaba'i. Kitab ini pertama kali dipublikasikan dengan bahasa Arab dalam 20 jilid. Edisi pertama kitab ini dicetak di Iran dan kemudian dicetak kembali di Beirut. Hingga saat ini lebih dari tiga edisi telah dicetak di Iran dan Beirut dalam jumlah besar.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tafsir al-Mizan
Muhammad Husain Thabathaba`i.

Al-Mizan fi tafsiri'l-Qur'an, atau lebih dikenal dengan Tafsir al-Mizan (bahasa Arab: تفسير الميزانcode: ar is deprecated ), adalah kitab tafsir al-Qur'an berjilid terkenal yang ditulis oleh cendekiawan Syiah, Muhammad Husain Thabathaba'i. Kitab ini pertama kali dipublikasikan dengan bahasa Arab dalam 20 jilid. Edisi pertama kitab ini dicetak di Iran dan kemudian dicetak kembali di Beirut. Hingga saat ini lebih dari tiga edisi telah dicetak di Iran dan Beirut dalam jumlah besar.[1]

Sumber

  1. ↑ "An Introduction to the al-Mizan". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-01-01. Diakses tanggal 2008-07-10.

Pranala luar

  • The English al-Mizan website
  • Comparing some Sunni tafsir with that of al-Mizan Diarsipkan 2010-08-13 di Wayback Machine.
  • An Introduction to the al-Mizan Diarsipkan 2008-01-01 di Wayback Machine.
  • Articles based on al-Mizan Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • İslâm Ansiklopedisi


Ikon rintisan

Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sumber
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Husein Ja'far Al Hadar

pendakwah dan penulis asal Indonesia (lahir 1988)

Al Makin

berbicara tentang keragaman, politik, budaya, filsafat, tafsir, dan sejarah. Pidato pengukuhan Al Makin dimuat berbagai media pada persoalan kritik bombastis

Muhammad Husain Thabathaba'i

Syiah modern. Dia mungkin paling dikenal karena Tafsir al-Mizan-nya, sebuah karya tafsir (penafsiran Quran) dua puluh tujuh jilid, yang dia hasilkan antara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026