Tadjuddin Noer adalah birokrat dan politikus berkebangsaan Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Majene dari 1996 hingga 2001.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tadjuddin Noer | |
|---|---|
| Bupati Majene ke-10 | |
| Masa jabatan 1996–2001 | |
| Gubernur | Zainal Basri Palaguna |
Pendahulu Mustar Lazim Pengganti Muhammad Darwis | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 28 Agustus 1947 Jeneponto, Sulawesi, Indonesia |
| Partai politik | Berkarya (2018–) |
| Suami/istri | Nurliah Muis |
| Anak | 3 |
| Almamater | Universitas Hasanuddin (Drs.) Universitas Muslim Indonesia (M.M.) |
| Pekerjaan | birokrat, politikus |
Tadjuddin Noer adalah birokrat dan politikus berkebangsaan Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Majene dari 1996 hingga 2001.[1]
Tadjuddin Noer memulai pendidikan dasarnya di daerah kelahirannya, yakni di SD Negeri 87 Pamissorang. Kemudian ia berpindah ke Kota Makassar melanjutkan pendidikan menengahnya di SMP Negeri 1 Makassar dan SMA Negeri 3 Makassar.
Setamat pendidikan menengah atas, ia berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, dan mendapat gelar Doktorandus (Drs.). Sewaktu kuliah, ia sempat menjadi Ketua Senat Fakultas Ekonomi Unhas.
Ia juga mengenyam pendidikan magister di Universitas Muslim Indonesia di bidang ekonomi, dan mendapat gelar Master Manajemen (M.M.).[2]
Karier Tadjuddin Noer dimulai sebagai birokrat di pemerintah provinsi Sulawesi Selatan. Di pemerintah provinsi, ia pernah menjadi Kepala Bagian Distribusi dan Kepala Bagian Pengadaan pada Biro Perlengkapan.
Selanjutnya, ia dimutasi ke Kabupaten Majene sebagai Sekretaris Daerah, kemudian dipindahkan ke Kabupaten Wajo dengan posisi yang sama, yakni Sekretaris Daerah. Tahun 1996, ia terpilih oleh DPRD Kabupaten Majene sebagai Bupati Majene hingga tahun 2001.
Setelah jabatan sebagai bupati, ia kembali ke pemerintah provinsi, menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi, Kepala Badan Kepagawaian Provinsi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, terakhir menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Wilayah I Parepare.[2]
Usai pensiun dari birokrat, Tadjuddin Noer ikut dalam kontestasi Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014, menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah perwakilan Sulawesi Selatan. Namun, ia memperoleh suara 27.157 sehingga tidak terpilih.[3]
Pada tahun 2018, ia bergabung ke Partai Berkarya, dan mencalonkan diri sebagai Calon Anggota legislatif tahun 2019, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.[4][5] Namun, ia tidak berhasil memperoleh suara yang cukup untuk terpilih.[6]
| Pemilu | Lembaga legislatif | Dapil | Partai | Perolehan suara | Hasil | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2014 | Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) | Sulawesi Selatan | Independen | 27.157[3] | ||
| 2019 | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) | Sulawesi Selatan I | Berkarya | 5.417[6] | ||
| Pilkada | Kandidat | Nomor Urut |
Calon Kepala Daerah |
Calon Wakil Kepala Daerah |
Perolehan suara | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Suara | Persen | Hasil | |||||
| 1996 | Bupati Majene | — | Tadjuddin Noer | — | |||