Syrian adalah grup musik rock independen asal Indonesia yang dibentuk pada akhir 2018 di Salatiga.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Syrian | |
|---|---|
| Asal | Salatiga, Indonesia |
| Genre | Rock alternatif, hard rock, progresif rock |
| Tahun aktif | 2018–sekarang |
| Situs web | https://instagram.com/syrianrock |
Syrian adalah grup musik rock independen asal Indonesia yang dibentuk pada akhir 2018 di Salatiga.[1]
Syrian dibentuk pada tahun 2018 oleh Greg Sidharta, Doni Negara, Andhika Latief, dan Satria Ghifari di Salatiga. Pada tahap awal, band ini mengembangkan materi musik secara independen melalui proses latihan dan produksi mandiri.
Pada periode berikutnya, Josan Ramadhan bergabung sebagai gitaris tambahan.
Pada tahun 2025, posisi drum yang sebelumnya diisi oleh Satria Ghifari digantikan oleh Nanda Tuan.
Syrian juga terlibat dalam sejumlah kegiatan kolaborasi dengan seniman visual, termasuk dokumentasi visual dan video pertunjukan langsung.
Rilisan pertama Syrian dimulai pada tahun 2020 dengan demo EP berisi dua lagu, yaitu "Annabele" dan "9th". Pada tahun yang sama, mereka merilis "Blinded Eyes".
Pada tahun 2022, Syrian merilis Red Crimson, yang terdiri dari dua lagu. Pada tahun 2023, mereka merilis lagu berjudul "Perjalanan".
Pada tahun 2026, Syrian merilis album Rise of Majestic.
Musik Syrian dipengaruhi oleh rock alternatif, hard rock, dan progresif rock. Ciri musikal mereka meliputi penggunaan gitar ambient, perubahan dinamika, serta struktur lagu yang bervariasi.
Lirik lagu mereka mencakup tema seperti: