Syamsuddin Muhiddin adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barru, untuk periode 2024–2029. Ia merupakan anggota DPRD Kabupaten Barru dari Partai Golongan Karya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Syamsuddin Muhiddin | |
|---|---|
| Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barru | |
| Mulai menjabat 28 Oktober 2024 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Andi Sudirman Sulaiman |
| Wakil | Andi Yenni Alifandy Aska |
Pendahulu Lukman T. Pengganti Petahana | |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barru | |
| Mulai menjabat 1 Oktober 2024 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Andi Sudirman Sulaiman |
| Daerah pemilihan | BARRU 5 (Tanete Rilau) |
| Mayoritas | 2.762 suara |
| Masa jabatan 1 Oktober 2019 – 30 September 2024 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Gubernur | Nurdin Abdullah Andi Sudirman Sulaiman Bahtiar Baharuddin (Pj.) Zudan Arif Fakrulloh (Pj.) |
| Daerah pemilihan | BARRU 5 (Tanete Rilau) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 6 Oktober 1959 Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan |
| Partai politik | Golkar |
| Almamater | Universitas Hasanuddin (S.E.), (M.Si) |
| Profesi | Politikus, Birokrat |
Syamsuddin Muhiddin (lahir 6 Oktober 1959) adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barru, untuk periode 2024–2029. Ia merupakan anggota DPRD Kabupaten Barru dari Partai Golongan Karya.[1]
Syamsuddin Muhiddin lahir di Barru pada 6 Oktober 1959. Ia menempuh pendidikan formal mulai dari Sekolah Dasar hingga Pendidikan Tinggi, termasuk studi Sarjana Ekonomi dan Magister di Universitas Hasanuddin. Sebelum terjun ke dunia politik, Syamsuddin pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Kominfo di Kabupaten Barru serta aktif dalam struktur partai Golkar.
Dalam Pemilihan Legislatif Kabupaten Barru 2024, Syamsuddin Muhiddin memperoleh suara dari Daerah Pemilihan 5 (Tanete Rilau) dan kemudian dipilih sebagai Ketua DPRD Kabupaten Barru. Keberhasilan Golkar memperoleh suara terbanyak juga memberikan mandat kepada partai tersebut untuk menempatkan Syamsuddin sebagai pimpinan DPRD.