Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSusuh-batu kerdil
Artikel Wikipedia

Susuh-batu kerdil

Susuh-batu rantai atau susuh-batu kerdil adalah ikan air tawar yang termasuk dalam famili Botiidae. Dahulu termasuk dalam genus Yasuhikotakia, sering terlihat dalam perdagangan akuarium, hasil penangkaran.

Wikipedia article
Diperbarui 15 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Susuh-batu kerdil
Susuh-batu kerdil
Ambastaia sidthimunki Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Genting
IUCN2953 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasActinopteri
OrdoCypriniformes
FamiliBotiidae
GenusAmbastaia
SpesiesAmbastaia sidthimunki Suntingan nilai di Wikidata
Wolfgang Klausewitz, 1959
Tata nama
Sinonim taksonBotia sidthimunki
Yasuhikotakia sidthimunki
ProtonimBotia sidthimunki Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Susuh-batu rantai atau susuh-batu kerdil ( Ambastaia sidthimunki ) [1] adalah ikan air tawar yang termasuk dalam famili Botiidae. Dahulu termasuk dalam genus Yasuhikotakia, sering terlihat dalam perdagangan akuarium, hasil penangkaran.

Spesies yang terancam punah ini merupakan endemik di lembah Mae Klong (termasuk Sungai Khwae Noi ) di Thailand, dan Sungai Ataran di perbatasan Thailand- Myanmar .[2] Catatan dari lembah Mekong merupakan kesalahan identifikasi terhadap A. nigrolineata yang sangat mirip dan berkerabat dekat.[2]

Ukuran dan habitat

Susuh-batu kerdil dapat tumbuh hingga 6 ekor cm (2,5 di) panjangnya. Ia lebih menyukai air dengan suhu 25 - 30 °C (77 hingga 86 °F), pH 6,5 hingga 6,9 dGH hingga 8,0. Ia adalah hewan omnivora, dengan makanan termasuk krustasea hidup, serangga, siput, dan lain-lain.

Susuh-batu kerdil ditemukan di Sungai Mae Klong dan Sungai Khwae Noi di Thailand barat. Spesies ini terancam punah dan merupakan spesies yang dilindungi di Thailand. Diperkirakan telah punah di alam liar hingga baru-baru ini ditemukan kembali di Sangkhla Buri. Meskipun menghilang dari alam liar, ikan ini tetap diperdagangkan dalam akuarium karena pembiakan buatan oleh peternakan ikan swasta selama lebih dari tiga dekade.

Ikan ini ditemukan oleh Somphong Lekaree (สมพงษ์ เล็กอารีย์) dan Damri Sukaram (ดำริ สุขอร่าม) pada tahun 1959. Lekaree adalah eksportir ikan akuarium sedangkan Sukaram adalah seorang nelayan untuk perdagangan akuarium.[3]

Referensi

  1. ↑ Kottelat, M. (2012): Conspectus cobitidum: an inventory of the loaches of the world (Teleostei: Cypriniformes: Cobitoidei).
  2. 1 2 SeriouslyFish: Ambastaia sidthimunki.
  3. ↑ Kittipong Jaruthanin (story) and Kamphol Udomritthiruj (photo), ตามรอย...
Pengidentifikasi takson
Ambastaia sidthimunki
  • Wikidata: Q28656882
  • Wikispecies: Ambastaia sidthimunki
  • BioLib: 15653
  • BOLD: 751440
  • FishBase: 10910
  • GBIF: 7734965
  • iNaturalist: 611816
  • IUCN: 2953
  • NCBI: 1436202
  • Open Tree of Life: 446251
  • WoRMS: 1013887
Botia sidthimunki
  • Wikidata: Q28656893
  • CoL: MPCG
  • GBIF: 2367795
  • IRMNG: 10157243
  • ITIS: 640126
  • ZooBank: F6D89C11-7ADE-450D-80C5-087A97F0AE37

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ukuran dan habitat
  2. Referensi

Artikel Terkait

Kamp konsentrasi Auschwitz

kompleks kamp konsentrasi dan pemusnahan di Polandia semasa Perang Dunia II

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026