Suraqah bin Malik adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad. Pada awalnya, Suraqah adalah salah seorang pemburu Muhammad saat beliau sedang dalam perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah. Pemuka kaum kafir Quraisy menawarkan hadiah 100 unta betina kepada siapa pun yang berhasil menangkap sang pembawa risalah Islam itu, hidup atau mati. Suraqah berhasil mengejar Muhammad dan Abu Bakar, tetapi kudanya tiba-tiba tertahan saat mendekati Nabi dan terjatuh. Akhir dari kisah ini adalah Suraqah tersungkur menyerah. "Suraqah menjadi orang yang memerangi Rasulullah saat pagi hari dan (pada) sore harinya menjadi senjata yang melindunginya,” ujar Anas bin Malik.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Suraqah bin Malik (bahasa Arab: سراقة بن مالكcode: ar is deprecated ) adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad. Pada awalnya, Suraqah adalah salah seorang pemburu Muhammad saat beliau sedang dalam perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah. Pemuka kaum kafir Quraisy menawarkan hadiah 100 unta betina kepada siapa pun yang berhasil menangkap sang pembawa risalah Islam itu, hidup atau mati. Suraqah berhasil mengejar Muhammad dan Abu Bakar, tetapi kudanya tiba-tiba tertahan saat mendekati Nabi dan terjatuh. Akhir dari kisah ini adalah Suraqah tersungkur menyerah. "Suraqah menjadi orang yang memerangi Rasulullah saat pagi hari dan (pada) sore harinya menjadi senjata yang melindunginya,” ujar Anas bin Malik.[1]
Pada penaklukkan Persia pada zaman kekhalifaan Umar bin Khattab r.a tahun 644,banyak rampasan perang yg dibawa oleh pasukan Muslimin ke Madinah,salah satunya yaitu Pakaian dan gelang milik Kisra kaisar Persia.Umar pun menyuruh Suraqah bin Malik mengenakan 2 gelang dan pakaian Kisra itu sesuai nubuat Rasulullah s.a.w yg dijanjikan padanya. [2]
Suraqah bin Malik wafat pada tahun 644 M (sekitar tahun 23-24 Hijriah) pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan. Terdapat pula riwayat yang menyebutkan bahwa beliau wafat setelah Utsman bin Affan.Meskipun ia adalah sahabat yang berasal dari Bani Mudlij (sekitar Mekkah), ia wafat dan dimakamkan di Madinah, Arab Saudi
Suraqah berasal dari klan Bani Mudlij dari suku Kinanah. Silsilahnya adalah Suraqah bin Malik bin Ju'syum bin Malik bin Amr bin Malik bin Taim bin Mudlij bin Murrah bin Abdu Manat bin Kinanah.[3]