Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSungai Sabarmati
Artikel Wikipedia

Sungai Sabarmati

Sungai Sabarmati adalah sebuah sungai yang melintasi negara bagian Rajasthan dan Gujarat di India. Panjang aliran sungai Sabarmati adalah 371 km dan memiliki 5 anak sungai. Sungai Sabarmati telah dimanfaatkan untuk ritual keagamaan dan irigasi. Pada musim panas, sungai Sabarmati hampir selalu kehabisan oksigen terlarut.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sungai Sabarmati
Sungai Sabarmati pada tahun 2020.

Sungai Sabarmati adalah sebuah sungai yang melintasi negara bagian Rajasthan dan Gujarat di India. Panjang aliran sungai Sabarmati adalah 371 km dan memiliki 5 anak sungai. Sungai Sabarmati telah dimanfaatkan untuk ritual keagamaan dan irigasi. Pada musim panas, sungai Sabarmati hampir selalu kehabisan oksigen terlarut.

Daerah aliran sungai

Daerah aliran sungai Sabarmati.

Daerah aliran sungai Sabarmati mencakup dua wilayah negara bagian India yaitu Rajasthan dan Gujarat. Cakupan daerah aliran sungai Sabarmati antara 22–25° Lintang Utara dan 71–73° 30' Bujur Timur dan mencapai pantai barat India. Hulu sungai Sabarmati terletak di Perbukitan Aravalli di Udaipur, Rajasthan. Ketinggian daerah hulu sungai Sabarmati adalah 782 meter di atas permukaan laut. Dari daerah hulu, sungai Sabarmati mengalir sepanjang 371 km ke arah barat daya. Sepanjang 48 km dari aliran sungai Sabarmati masuk dalam wilayah Rajasthan, sedangkan 32 km aliran sungai Sabarmati masuk dalam wilayah Gujarat.[1]

Sungai Sabarmati memiliki 5 anak sungai yaitu sungai Wakal, sungai Sai, sungai Harnav, sungai Hathmati dan sungai Watrak. Sungai Wakal dan sungai Sai berhulu di wilayah Rajashtan. Sedangkan sungai Harnav, sungai Hathmati dan sungai Watrak berhulu di wilayah Gujarat. Sungai Wakal menyatu dengan tepi kiri sungai Sabarmati yang dekat dari Desa Ghanpankhri. Di dekat Desa Mhauri, aliran sungai Sabarmati menyatu dengan sungai Sai. Sekitar 103 km dari sumber aliran sungai Sabarmati, terjadi penyatuan aliran dengan sungai Harnav. Kemudian sekitar 170 km dari sumber aliran sungai Sabamati, tepi kiri sungai Sabarmati menyatu dengan aliran sungai Hathmati. Sementara itu, sungai Sabarmati menyatu dengan sungai Watrak pada sekitar 65 km dari daerah hilir di Ahmedabad.[2]

Pemanfaatan

Ritual keagamaan

Sungai Sabarmati mulai dikenal secara global ketika Mahatma Gandhi menjadikannya sebagai ashram sejak tahun 1917 dan menetap hingga tahun 1930. Kemudian pada tahun 1930, Mahatma Gandhi memulai Pawai Dandi dari tepi sungai Sabarmati.[3] Selain itu, sungai Sabarnati telah menjadi bagian dari tradisi Kuil Jagannath. Setiap tahun sebelum diadakan Ratha Yatra, Mahant dari Kuil Jagannath di Ahmedabad akan mengambil air dari sungai Sabarmati. Mahant bersama para pengikutnya membawa kalasha yang diletakkan di atas gajah untuk mengambil air dari sungai Sabarmati. Para cendekiawan dari Kuil Jagannath akan mengadakan ritual pengambilan air dan membawa air tersebut ke Kuil Jagannath untuk memuja Dewa Jagannath. Di sungai Sabarmati terdapat 36 tangga yang dapat digunakan untuk mengambil airnya.[4]

Irigasi

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Sumber Daya Air India (India-WRIS), diketahui bahwa pada daerah aliran sungai Sabarmati terdapat 50 bendungan. Sebanyak 17 bendungan terletak di sub-daerah aliran sungai Sabarmati bagian hilir, sedangkan sebanyak 33 bendungan terletak di sub-daerah aliran sungai Sabarmati bagian hulu. Selain itu, pada sub-daerah aliran sungai Sabarmati bagian hulu juga terdapat dua pintu air dan 10 bendung. Sekitar 81,25% dari total bendungan di sungai Sabarmati memiliki kapasitas penyimpanan air antara 0–25 juta m3. Pemanfaatan dari sekitar 91,67% dari bendungan di sungai Sabarmati hanya untuk irigasi.[5]

Kualitas air

Pada musim panas atau sebelum berlangsungnya musim hujan, sungai Sabarmati hampir selalu kehabisan oksigen terlarut. Aliran air di sungai Sabarmati juga sangat kecil pada bulan-bulan musim panas, terutama di Ahmedabad. Kualitas air di sungai Sabarmati pada musim panas membaik setelah beberapa lokasi di cekungan sungai Sabarmati memperoleh pasokan air dari Kanal Narmada yang menerapkan efek pengenceran air sungai.[6]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Gopalakrishnan, dkk. 2005, hlm. 3.
  2. ↑ Gopalakrishnan, dkk. 2005, hlm. 4-5.
  3. ↑ SRFDCL dan AMC 2020, hlm. 3.
  4. ↑ SRFDCL dan AMC 2020, hlm. 12.
  5. ↑ India-WRIS 2014, hlm. 36.
  6. ↑ India-WRIS 2014, hlm. 52.

Daftar pustaka

  • Gopalakrishnan, M., dkk. (2005). Water Resources Assessment of Sabarmati River Basin, India: A document to analyse the future scenarios of a water-deficit basin as support to country water policies (PDF) (dalam bahasa Inggris). New Delhi: International Commission on Irrigation and Drainage. ISBN 81-85068-90-9. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • India-Water Resource Information System (Maret 2014). Sabarmati Basin (PDF) (dalam bahasa Inggris). Kementerian Sumber Daya Air, Pemerintah India. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Sabarmati River Front Development Corporation Limited dan Ahmedabad Municipal Corporation (Juli 2020). Sabarmati Riverfront: Socializing a River & Inclusive Development (PDF) (dalam bahasa Inggris). Sabarmati River Front Development Corporation Limited dan Ahmedabad Municipal Corporation. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Daerah aliran sungai
  2. Pemanfaatan
  3. Ritual keagamaan
  4. Irigasi
  5. Kualitas air
  6. Referensi
  7. Catatan kaki
  8. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Ashram Sabarmati

museum di India

Sungai Wakal

Sungai Wakal adalah sebuah sungai dan anak sungai bagi sungai Sabarmati di negara bagian Rajasthan dan Gujarat, India. Aliran sungai Wakal sepanjang 88 km

Ahmedabad

kota di negara bagian Gujarat, India

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026