Sungai Han adalah sebuah sungai di Korea Selatan yang terbentuk akibat pertemuan dari Sungai Namhan, yang bermata air di Gunung Daedeok, dan Sungai Bukhan, yang berhulu dari lembah Gunung Geumgang di Korea Utara. Sungai Han mengalir melewati Seoul dan bergabung dengan Sungai Imjin sebelum bermuara ke Laut Kuning.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Sungai Han | |
| Nama Korea | |
|---|---|
| Hangul | 한강code: ko is deprecated |
| Hanja | 漢江code: ko is deprecated |
| Alih Aksara | Han-gang |
| McCune–Reischauer | Han'gang |
Sungai Han adalah sebuah sungai di Korea Selatan yang terbentuk akibat pertemuan dari Sungai Namhan (Sungai Han Selatan), yang bermata air di Gunung Daedeok, dan Sungai Bukhan (Sungai Han Utara), yang berhulu dari lembah Gunung Geumgang di Korea Utara. Sungai Han mengalir melewati Seoul dan bergabung dengan Sungai Imjin sebelum bermuara ke Laut Kuning.
Total panjang Sungai Han adalah 514 km. Walaupun tidak terlalu panjang, lebar sungai ini sangat luas. Di Seoul, lebarnya lebih dari 1 km. Sebelum pembangunan sejumlah dam, sungai ini dikenal memiliki debit air yang sangat besar (rasio antara jumlah arus maksimum dan minimum ) yakni 1:390. (Sebagai perbandingan, Sungai Thames dan Rhine masing-masing memiliki koefisien 1:8 dan 1:18)
Sungai Han dan sekitarnya memainkan peranan penting dalam sejarah Korea. Tiga Kerajaan Korea bersaing untuk menguasai wilayah lembah sungai Han, di mana sungai ini digunakan sebagai rute perdagangan ke Tiongkok (melalui Laut Kuning). Namun, sungai tidak lagi aktif digunakan untuk navigasi, karena muaranya terletak di dalam perbatasan kedua negara Korea, sehingga masyarakat umum dilarang untuk memasukinya.




Total 27 buah jembatan melewati Sungai Han di wilayah Seoul, Gyeonggi,dan Incheon, antara lain:
Dari barat ke timur


