Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSumpah dalam al-Qur'an
Artikel Wikipedia

Sumpah dalam al-Qur'an

Sumpah dalam Al-Qur'an digunakan untuk menghilangkan keraguan, membatalkan syubhat, menegakkan argumentasi, menekankan berita, dan mengikrarkan hukum. Pembahasan mengenai sumpah dalam Alquran disebut ilmu aqsām al-Qur’ān.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini mengandung huruf Arab. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain.

Sumpah (bahasa Arab: القسمcode: ar is deprecated , translit. al-qasam) dalam Al-Qur'an digunakan untuk menghilangkan keraguan, membatalkan syubhat, menegakkan argumentasi, menekankan berita, dan mengikrarkan hukum.[1] Pembahasan mengenai sumpah dalam Alquran disebut ilmu aqsām al-Qur’ān (أقسام القرآنcode: ar is deprecated ).

Definisi

As-Suyuthi menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan sumpah adalah penetapan dan penguatan berita.[2] Definisi ini sangat umum sehingga yang semisal firman Allah: وَاللهُ يَشْهَدُ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَكَاذِبُونَcode: ar is deprecated [Qur'an Al-Munafiqun:1] juga termasuk sumpah, meskipun alat penekanan berita yang digunakan bukanlah alat sumpah, melainkan kata kerja شهدcode: ar is deprecated syahida (“bersaksi”). Sumpah dan persaksian adalah dua alat bukti yang bisa digunakan untuk memutuskan secara hukum dan Al-Qur'an menggunakan keduanya untuk menguatkan argumentasi.[2]

(19) Katakanlah (Muhammad), “Siapakah yang lebih kuat kesaksiannya?” Katakanlah, “Allah, Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Al-Qur'an ini diwahyukan kepadaku agar dengan itu aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang yang sampai (Al-Qur'an kepadanya). Dapatkah kamu benar-benar bersaksi bahwa ada tuhan-tuhan lain bersama Allah?” Katakanlah, “Aku tidak dapat bersaksi.” Katakanlah, “Sesungguhnya hanya Dialah Tuhan Yang Maha Esa dan aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah).” قُلْ أَيُّ شَيْءٍ أَكْبَرُ شَهَادَةً ۖ قُلِ اللَّهُ ۖ شَهِيدٌ بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ ۚ وَأُوحِيَ إِلَيَّ هَٰذَا الْقُرْآنُ لِأُنذِرَكُم بِهِ وَمَن بَلَغَ ۚ أَئِنَّكُمْ لَتَشْهَدُونَ أَنَّ مَعَ اللَّهِ آلِهَةً أُخْرَىٰ ۚ قُل لَّا أَشْهَدُ ۚ قُلْ إِنَّمَا هُوَ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ وَإِنَّنِي بَرِيءٌ مِّمَّا تُشْرِكُونَcode: ar is deprecated  ​
—Qur'an Al-An'am:19
(53) Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad), “Benarkah (azab yang dijanjikan) itu?” Katakanlah, “Ya, demi Tuhanku, sesungguhnya (azab) itu pasti benar dan kamu sekali-kali tidak dapat menghindar.” وَيَسْتَنبِئُونَكَ أَحَقٌّ هُوَ ۖ قُلْ إِي وَرَبِّي إِنَّهُ لَحَقٌّ ۖ وَمَا أَنتُم بِمُعْجِزِينَcode: ar is deprecated  ​
—Qur'an Yunus:53

Bentuk dan jenis sumpah

Sumpah zhahir

Sumpah zhāhir (الظاهرcode: ar is deprecated ) adalah sumpah yang masih dengan bentuk aslinya atau dihapus bagian kata kerjanya.[3]

Bentuk asli sumpah memiliki tiga bagian: kata kerja yang mempergunakan objek dengan huruf ba (الفعل الذي يتعدى بالباءcode: ar is deprecated ), objek sumpah (المُقسَم بهcode: ar is deprecated ), dan subjek sumpah atau jawaban sumpah (المقسَم عليهcode: ar is deprecated ). Kata kerja yang digunakan adalah أحلفcode: ar is deprecated ahlafa atau أقسمcode: ar is deprecated aqsama (“bersumpah”). Misal, firman Allah:  وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ ۙ لَا يَبْعَثُ اللَّهُ مَن يَمُوتُ ۚ بَلَىٰ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَcode: ar is deprecated    “Dan mereka bersumpah dengan (nama) Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh, “Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati.” ... .”[Qur'an An-Nahl:38][4] Dalam contoh ini,

  • أَقْسَمُوا بِـcode: ar is deprecated adalah kata kerjanya,
  • ـاللهِcode: ar is deprecated adalah objek sumpah, dan
  • لَا يَبْعَثُ اللهُ مَن يَمُوتُcode: ar is deprecated adalah subjek sumpah atau jawaban sumpah.

Penggunaan yang lebih banyak adalah dengan menghapus kata kerjanya dan cukup menggunakan huruf ba, atau bisa dengan huruf وcode: ar is deprecated wau untuk kata benda secara umum atau huruf تcode: ar is deprecated ta khusus untuk kata ketuhanan اللهcode: ar is deprecated Allah seperti dalam firman-Nya:  وَتَاللَّهِ لَأَكِيدَنَّ أَصْنَامَكُم بَعْدَ أَن تُوَلُّوا مُدْبِرِينَcode: ar is deprecated   .[Qur'an Al-Anbiya':57][4]

Sumpah muḍmar

Sumpah muḍmar (المضمرcode: ar is deprecated ) adalah sumpah yang tidak menggunakan kata kerja dan objek sumpah. Untuk menunjukkannya sebagai sumpah digunakan huruf لcode: ar is deprecated lam yang dimasukkan pada subjek sumpah. Misal, firman Allah:  لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا ۚ وَإِن تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِcode: ar is deprecated   .[Qur'an Ali Imran:186][5]

Objek sumpah

Kata benda yang digunakan sebagai objek sumpah (atau المقسم بهcode: ar is deprecated al-muqsam bihī) hanyalah kata benda yang diagungkan. Allah bersumpah dengan diri-Nya sendiri dalam Al-Qur'an di tujuh tempat: فَلَا وَرَبِّكَcode: ar is deprecated (Qur'an An-Nisa’:65), قُلْ إِي وَرَبِّيcode: ar is deprecated ([Qur'an Yunus:53]), فَوَرَبِّكَ لَنَسْأَلَنَّهُمْ أَجْمَعِينَcode: ar is deprecated (Qur'an Al-Hijr:92), فَوَرَبِّكَ لَنَحْشُرَنَّهُمْ وَالشَّيَاطِينَcode: ar is deprecated (Qur'an Maryam:68), فَوَرَبِّ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ إِنَّهُ لَحَقٌّcode: ar is deprecated (Qur'an Az-Zariyat:23), قُلْ بَلَى وَرَبِّي لَتُبْعَثُنَّcode: ar is deprecated (Qur'an At-Tagabun:7), dan فَلَا أُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغَارِبِcode: ar is deprecated (Qur'an Al-Ma’arij:40).[2]

Allah juga bersumpah dengan Nabi Muhammad dalam firman-Nya:  لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَcode: ar is deprecated    (Qur'an Al-Hijr:72).[6]

Selebihnya, Allah bersumpah dengan makhluk-makhluk. Seperti: وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِcode: ar is deprecated (Qur'an At-Tin:1), وَالصَّافَّاتِcode: ar is deprecated (Qur'an As-Saffat:1), وَالشَّمْسِcode: ar is deprecated (Qur'an Asy-Syams:1), وَاللَّيْلِcode: ar is deprecated (Qur'an Al-Lail:1), وَالضُّحَىcode: ar is deprecated (Qur'an Ad-Duha:1), dan فَلَا أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِcode: ar is deprecated (Qur'an At-Takwir:15).[2]

Subjek sumpah

Sumpah digunakan untuk menetapkan dan meyakinkan subjek sumpah. Hanyalah hal-hal gaib dan yang samar-samar yang perlu ditekankan dengan sumpah. Hal-hal yang jelas (fisik) seperti matahari, bulan, malam, siang, langit, dan bumi hanya digunakan sebagai objek sumpah, tidak sebagai subjek sumpah. Subjek sumpah juga bisa menjadi objek sumpah karena juga merupakan tanda-tanda kekuasaan-Nya, dan tidak terjadi sebaliknya.[7]

Allah bersumpah untuk pokok-pokok keimanan: tauhid, kebenaran Al-Qur'an, kebenaran Nabi Muhammad, (hari) pembalasan beserta janji dan ancaman, dan (hakikat) keadaan manusia; yang harus diketahui oleh makhluk.[8]

  • Sumpah untuk tauhid, seperti:  وَالصَّافَّاتِ صَفًّاcode: ar is deprecated   فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًاcode: ar is deprecated   فَالتَّالِيَاتِ ذِكْرًاcode: ar is deprecated   إِنَّ إِلَٰهَكُمْ لَوَاحِدٌcode: ar is deprecated    “Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf, demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh, demi (rombongan) yang membacakan peringatan, sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa” (Qur'an As-Saffat:1-4).[8]
  • Sumpah untuk kebenaran Al-Qur'an, seperti:  فَلَا أُقْسِمُ بِمَوَاقِعِ النُّجُومِcode: ar is deprecated   وَإِنَّهُ لَقَسَمٌ لَّوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌcode: ar is deprecated   إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌcode: ar is deprecated    “Lalu Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui, dan (ini) sesungguhnya Al-Qur'an yang sangat mulia” (Qur'an Al-Waqi'ah:75-77).[8]
  • Sumpah untuk kebenaran Nabi Muhammad, seperti:  يسcode: ar is deprecated   وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِcode: ar is deprecated   إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَcode: ar is deprecated   عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍcode: ar is deprecated    “Yasin. Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah, sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul, (yang berada) di atas jalan yang lurus” (Qur'an Yasin:1-4).[9]
  • Sumpah untuk (hari) pembalasan, janji, dan ancaman, seperti:  وَالْمُرْسَلَاتِ عُرْفًاcode: ar is deprecated   ... إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَاقِعٌcode: ar is deprecated    “Demi (malaikat-malaikat) yang diutus untuk membawa kebaikan, ... Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti terjadi” (Qur'an Al-Mursalat:1-7).[9]
  • Sumpah untuk (hakikat) keadaan manusia, seperti:  وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰcode: ar is deprecated   ... إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰcode: ar is deprecated    “Demi malam apabila menutupi (cahaya siang), ... sungguh, usahamu memang beraneka macam” (Qur'an Al-Lail:1-4).[10]

Lihat pula

  • Tafsir Al-Qur'an
  • Jalaluddin as-Suyuthi

Pranala luar

  • Aqsamul Qur'an
  • Tafsir Waktu

Catatan kaki dan referensi

Catatan kaki dan kutipan

  1. ↑ Al-Qaththan 2002, hlm. 285.
  2. 1 2 3 4 As-Suyuthi 2008, hlm. 675.
  3. ↑ Al-Qaththan 2002, hlm. 287.
  4. 1 2 Al-Qaththan 2002, hlm. 283-4.
  5. ↑ Al-Qaththan 2002, hlm. 287-8.
  6. ↑ As-Suyuthi 2008, hlm. 676.
  7. ↑ Ibnul Qayyim 1429 H, hlm. 5.
  8. 1 2 3 Ibnul Qayyim 1429 H, hlm. 8.
  9. 1 2 Ibnul Qayyim 1429 H, hlm. 9.
  10. ↑ Ibnul Qayyim 1429 H, hlm. 10.

Daftar pustaka

  • Al-Qaththan, Manna‘ (2002). Mabāhits fī ‘Ulūm al-Qur’ān [Pembahasan-Pembahasan dalam Ilmu-ilmu Alquran] (dalam bahasa Arab) (Edisi 12). Kairo, Mesir: Maktabah Wahbah. Bab 19, hlmn. 284-292.
  • As-Suyuthi, Jalaluddin (2008). Al-Itqān fī ‘Ulūm al-Qur’ān [Pedoman Profesional untuk Ilmu-ilmu Alquran] (dalam bahasa Arab). Beirut, Lebanon: Resalah Publisher. ISBN 9953-32-282-1.
  • Ibnul Qayyim, Muhammad Abu Bakar (1429 H). Al-Tibyān fī Aymān al-Qur’ān [Penjelasan dalam Masalah Sumpah-sumpah Alquran] (dalam bahasa Arab). Jeddah, Arab Saudi: Majma'ul Fiqhil Islamiy. Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  • l
  • b
  • s
Ilmu Al-Qur'an
  • Auqat wa Mawathin an-Nuzul
  • Asbabun Nuzul
  • Tawarikh an-Nuzul
  • Adabi Tilawat al-Qur'an
  • Tajwid al-Qur'an
  • Fawatih as-Suwar
  • Qira'at al-Qur'an
  • Rasm al-Qur'an
  • Gharib al-Qur'an
  • I'rab al-Qur'an
  • Bada'i al-Qur'an
  • Ma'rifatil Muhkam wa al-Mutasyabih
  • Naskh wa al-Mansukh
  • Tanasubi Ayat al-Qur'an
  • Wujh wa an-Nazha'ir
  • Amsal al-Qur'an
  • Jidal al-Qur'an
  • Qasas al-Qur'an
  • Aqsam al-Qur'an
  • I'jaz al-Qur'an
  • Tafsir Alquran

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Definisi
  2. Bentuk dan jenis sumpah
  3. Sumpah zhahir
  4. Sumpah muḍmar
  5. Objek sumpah
  6. Subjek sumpah
  7. Lihat pula
  8. Pranala luar
  9. Catatan kaki dan referensi

Artikel Terkait

Yakub dalam Islam

seorang nabi yang merupakan putra Ishaq bin Ibrahim

Daud dalam Islam

Nabi dan Rasul dalam Islam

Ayyub

Nabi Ayyub menurut Al-Qur'an.

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026