Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sumarsih Subiyati

Sumarsih Subiyati atau biasa dipanggil Yati Arudji adalah istri dari Arudji Kartawinata, komandan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Divisi III Jawa Barat yang kelak menjadi Divisi Siliwangi. Sumarsih Subiyati juga salah satu pendiri Laskar Wanita Indonesia (LASWI) yang dibentuk pada 12 Oktober 1945. LASWI dilatih langsung oleh mantan tentara PETA dan bertugas di garis depan.

Wikipedia article
Diperbarui 9 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sumarsih Subiyati atau biasa dipanggil Yati Arudji adalah istri dari Arudji Kartawinata, komandan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Divisi III Jawa Barat yang kelak menjadi Divisi Siliwangi. Sumarsih Subiyati juga salah satu pendiri Laskar Wanita Indonesia (LASWI) yang dibentuk pada 12 Oktober 1945. LASWI dilatih langsung oleh mantan tentara PETA dan bertugas di garis depan.

Laskar Wanita Indonesia (LASWI) adalah badan pergerakan dan perjuangan kaum perempuan yang berkontribusi dalam era menegakkan Republik Indonesia.[1] LASWI merupakan organ afiliasi Musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) yang sebelumnya bernama Markas Dewan Pimpinan Perjuangan (MDPP). Organisasi tersebut mengkoordinasi 61 kesatuan perjuangan di seluruh Jawa Barat.

LASWI memiliki beragam anggota, mulai dari gadis, ibu rumah tangga hingga janda yang umumnya berusia 18 tahun ke atas. Kontribusi lain yang juga dilakukan oleh organisasi tersebut yaitu merawat tentara yang terluka, mengatur dapur umum, menjahit pakaian seragam, mengajar kelas buta huruf, menjadi kurir serta mata-mata. Organisasi yang didirikan Sumarsih Subiyati tersebut tercatat dalam Situs Historia sebagai penengah antara GERWANI dan Gerakan Islam sebelum meletusnya GESTAPU (Gerakan Tiga Puluh September).

Sumarsih Subiyati juga mendirikan sebuah yayasan yang digagas oleh Ibu Fatmawati dengan nama Yayasan Ibu Sukarno. Yayasan tersebut juga membuka rumah sakit khusus untuk anak-anak yang menderita TBC. Sejak 23 Mei 1967, rumah sakit yang dibangun tersebut kemudian beralih menjadi Rumah Sakit Umum dengan nama Rumah Sakit Fatmawati. Pada 30 Juni 1976, Yayasan Wirawati Catur Panca dibentuk dari hasil gabungan mantan pejuang wanita, antara lain; LASWI, Laskar Putri Indonesia, Barisan Putri Indonesia, dan Wanita Pembantu Perjuangan. Organisasi tersebut menjadi wadah penampung organisasi-organisasi kelaskaran yang berjuang pada masa revolusi.[2]

Referensi

  1. ↑ "Para Perempuan dalam Perang Kemerdekaan". Historia.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-23. Diakses tanggal 31 Juli 2015. ;
  2. ↑ Magdalene (2020). Her Story Perempuan Nusantara di Tepi Sejarah. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. hlm. 26. ISBN 978-623-00-2063-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Fujinkai

salah satu organisasi perkumpulan perempuan bentukan Jepang pada saat menjajah Indonesia

Arudji Kartawinata

Politisi Indonesia

Laskar Wanita Indonesia

perjuangan di seluruh Jawa Barat. Laswi dibentuk pada 12 Oktober 1945 oleh Sumarsih Subiyati biasa dipanggil Yati Aruji, istri Arudji Kartawinata, komandan Badan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026