Suku Dayak Dusun Witu Ma'ai adalah suku Dayak dari rumpun Barito Raya yang mendiami pesisir Sungai Barito di Kabupaten Barito Selatan dan Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara di Kalimantan Tengah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Daerah dengan populasi signifikan | |
|---|---|
| Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah: 30.000. | |
| Bahasa | |
| Dusun Witu ( duq ), Maanyan, Indonesia | |
| Agama | |
• • | |
| Kelompok etnik terkait | |
| Dayak Maanyan, Dayak Malang, Paku |
Suku Dayak Dusun Witu Ma'ai adalah suku Dayak dari rumpun Barito Raya yang mendiami pesisir Sungai Barito di Kabupaten Barito Selatan dan Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara di Kalimantan Tengah.
Dusun Witu (duq) adalah bahasa selatan dituturkan di Borneo Kalimantan, Indonesia. Salah satu dialek ialah Dusun Pepas.[butuh rujukan] Bahasa ini dianggap terancam. Bilangan orang yang menuturnya jatuh daripada 25,000 pada tahun 1981 ke 5,000 pada tahun 2003.[butuh rujukan]
Sekitar 75% dari kosakata secara kasar setara dengan bahasa Maanyan, dengan 73% dari bahasa Paku. Kedua bahasa tersebut sangat terkait dengan Dusun Witu.[1]