Chong Nonsi adalah sebuah subdistrik (khwaeng) yang terletak di Distrik Yan Nawa, Bangkok, Thailand. Subdistrik ini terletak di tepi Sungai Chao Phraya. Pada akhir tahun 2018, wilayah ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 48.277 jiwa, dengan luas total 9,984 km². Wilayah ini merupakan lokasi Kantor Distrik Yan Nawa. Subdistrik ini juga terbagi menjadi 13 komunitas.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Chong Nonsi
ช่องนนทรี | |
|---|---|
Kapal-kapal bersandar di tepi Sungai Chao Phraya di Chong Nonsi | |
Lokasi Chong Nonsi di Distrik Yan Nawa | |
| Negara | Thailand |
| Provinsi | Bangkok |
| Distrik (khet) | Yan Nawa |
| Luas | |
| • Total | 9,984 km2 (3,855 sq mi) |
| Populasi (2020) | |
| • Total | 47.872 |
| Zona waktu | UTC+7 (ICT) |
| Kode pos | 10120 |
| TIS 1099 | 101203 |
Chong Nonsi (bahasa Thai: ช่องนนทรีcode: th is deprecated , pelafalan [t͡ɕʰɔ̂ŋ nōn.sīː]) adalah sebuah subdistrik (khwaeng) yang terletak di Distrik Yan Nawa, Bangkok, Thailand. Subdistrik ini terletak di tepi Sungai Chao Phraya. Pada akhir tahun 2018, wilayah ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 48.277 jiwa, dengan luas total 9,984 km² (sekitar 3,854 mil persegi). Wilayah ini merupakan lokasi Kantor Distrik Yan Nawa.[2] Subdistrik ini juga terbagi menjadi 13 komunitas.[3]
Wilayah ini dinamai berdasarkan sebuah kuil kuno, Wat Chong Nonsi, serta Khlong Chong Nonsi, sebuah khlong (kanal) kecil yang mengalir melalui kawasan tersebut dan sejajar dengan Jalan Naradhiwas Rajanagarindra.
Nama "Chong Nonsi" berasal dari sebuah cerita rakyat berjudul Legenda Dewa Uthong (ตำนานท้าวอู่ทอง). Dikisahkan bahwa Dewa Uthong (tidak sama dengan Raja Uthong dari Ayutthaya) bersama istrinya dan para prajuritnya melarikan diri dari Uthong akibat wabah kolera. Dalam perjalanannya, ia beristirahat di suatu tempat di dekat sungai. Ia dan istrinya menyamar sebagai rakyat biasa, dan ia meminta istrinya melepas mahkotanya demi keselamatan. Tempat mereka beristirahat kemudian disebut "Bang Ratklao" (บางรัดเกล้า, "tempat mahkota dilepas"), yang kemudian berubah nama menjadi "Bang Kachao" seperti yang dikenal saat ini.
Dewa Uthong memerintahkan para prajuritnya untuk mengikat tali dan membuat rakit guna menyeberangi Sungai Chao Phraya. Saat ia sedang menyeberang, wabah kolera seolah-olah masih menyebar mengikuti jalurnya melalui tali tersebut. Ia kemudian memutuskan untuk memotong tali itu untuk menghindari kolera. Dewa Uthong dan istrinya kemudian menetap di sebuah desa, dan karena tinggal cukup lama, wilayah tersebut dinamai "Chong Nang Ni" (ช่องนางหนี, "jalur pelarian seorang perempuan"). Nama ini kemudian berubah menjadi "Chong Nonsi".
Cerita rakyat Thailand lainnya menjelaskan asal-usul nama kuil Wat Chong Nonsi. Menurut cerita tersebut, seorang perempuan yang melarikan diri dari tentara Burma yang menyerang Ayutthaya bersembunyi secara diam-diam di sebuah kuil Buddha dan berhasil selamat. Oleh karena itu, masyarakat menyebut kuil tersebut "Wat Nang Ni" (kuil tempat seorang perempuan bersembunyi), yang kemudian berubah nama menjadi "Wat Chong Nonsi".
Subdistrik Chong Nonsi terletak di bagian timur dari Distrik Pathum Wan. Wilayah ini berbatasan dengan wilayah administrasi sekitarnya sebagai berikut:
Dalam bidang komersial, kawasan ini menjadi lokasi pusat perbelanjaan besar seperti CentralPlaza Rama III dan kompleks gaya hidup modern The UP Rama 3, yang melayani kebutuhan masyarakat urban di bagian selatan Bangkok. Dari sisi keagamaan, Chong Nonsi memiliki sejumlah tempat ibadah penting, di antaranya Wat Chong Nonsi yang bersejarah dan menjadi asal nama wilayah ini, selain juga Wat Chong Lom dan Wat Pho Man Khunaram. Selain itu, terdapat pula Gereja Santo Thomas, yang menjadi pusat kegiatan umat Katolik di kawasan ini, serta kompleks gedung Konferensi Waligereja Thailand.
Dalam bidang budaya dan rekreasi, Chong Nonsi juga memiliki Museum Goods and Imitation Goods yang menampilkan koleksi terkait barang asli dan tiruan, serta tempat hiburan modern seperti Tentacles.[4] Sementara itu, dari sisi transportasi, kawasan ini dilayani oleh Stasiun kereta api Mae Nam yang berperan dalam jaringan logistik dan perkeretaapian di Bangkok.