Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Suaka Margasatwa Dangku

Suaka Margasatwa Dangku adalah kawasan suaka alam yang terletak di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Suaka margasatwa yang memiliki luas sekitar 31.752 ha ini berjarak sekitar 150 Kilometer dari Kota Palembang.

Wikipedia article
Diperbarui 20 April 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Suaka Margasatwa Dangku adalah kawasan suaka alam yang terletak di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Suaka margasatwa yang memiliki luas sekitar 31.752 ha ini berjarak sekitar 150 Kilometer dari Kota Palembang.[1]

Suaka Margasatwa Dangku merupakan kawasan konservasi yang bertujuan untuk melindungi hewan-hewan yang terancam punah, seperti harimau sumatera.

Sejarah

Suaka Margasatwa (SM) Dangku ditetapkan pertama kali pada tahun 1991 melalui SK Menteri Kehutanan Nomor 245/Kpts-II/1991. Pada tahun 2013, luas kawasan hutan SM Dangku mengalami perubahan berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor SK. 822/Menhut-II/2013. Kemudian, pada tahun 2014, SM Dangku ditetapkan kembali sebagai suaka margasatwa melalui SK 866/Menhut-II/2014 tertanggal 29 September 2014. Terakhir, pada tahun 2016, SM Dangku diperbaharui kembali sebagai suaka margasatwa melalui SK 454/Menlhk/Setjen/PLA.2/6/2016 tertanggal 17 Juni 2016.[2]

Geografi

Wilayah Suaka Margasatwa Dangku terbagi menjadi 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Bayung Lencir, Kecamatan Batanghari Leko, Kecamatan Sanga Desa, & Kecamatan Keluang, serta dikelilingi oleh 15 desa yaitu Desa Peninggalan, Desa Simpang Tungkal, Desa Pangkalan Tungkal, Desa Berlian Jaya, Desa Tampang Baru, Desa Pangkalan Bulian, Desa Lubuk Bintialo, Desa Bukit Pangkuasan, Desa Bukit Sejahtera, Desa Bukit Selabu, Desa Saud, Desa Talang Buluh, Desa Sako Suban, Desa Macang Sakti, & Desa Dawas. Suaka Margasatwa Dangku berbatasan dengan kawasan hutan lindung disebelah barat, kawasan APL di sebelah timur, sementara disebelah utara & selatan terdapat perkebunan sawit & HTI.[1]

Topografi & Iklim

Topografi Suaka Margasatwa Dangku di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, adalah landai hingga bergelombang ringan. Kelerengannya berkisar antara 0–25% dan ketinggiannya berkisar antara 20–130 mdpl. Tipe ekosistem Dangku adalah hutan hujan tropis dataran rendah. Suaka Margasatwa Dangku bersuhu rata-rata 28° - 34 °C.

Keanekaragaman hayati

SM Dangku menyimpan potensi Flora & Fauna yang beragam. Suaka margasatwa ini dihiasi oleh berbagai jenis Vegetasi seperti Meranti (Shorea spp.), Kayu Merawan (Hopea mangarawan), Medang (Lixsos spp.), Manggeris (Kompasis spp.), Balam (Palagium spp.) Jelutung, Merbau, & Tembesu.[3] Kawasan Dangku juga dipenuhi berbagai tumbuhan bawah seperti Pandan, Rotan, Resak & berbagai Semak Belukar.[2] Selain itu, ada juga berbagai jenis pohon yang ditanami oleh masyarakat setempat seperti Durian, Petai, Cempaka & Pulai.[4]

Tidak hanya Flora, SM Dangku adalah habitat bagi banyak satwa yang keberadaanya kini terancam punah, seperti Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatranus), Siamang (Symphalangus syndactylus), & Beruang madu (Helacrtos malayanus). Selain itu, juga terdapat Tapir, Kera, Gajah, Babi hutan, Kijang, Rusa, Trenggiling, Landak, Binturong, hingga berbagai jenis Burung asli Sumatra yang dilindungi seperti Rangkong & Raja udang.[3]

Ancaman & Kerusakan

SM Dangku tak lepas dari kerusakan yang sebagian besar disebabkan oleh manusia. Sejumlah Flora khas hutan yang hilang dibarengi Harimau Sumatra, Gajah, & Tapir mulai sulit ditemukan menandakan SM Dangku dalam kondisi kritis. Kawasan ini diduga dikelilingi oleh perkebunan sawit PT Berkat Sawit Sejati di sebelah utara & PT Musi Banyuasin Indah, PT Pakerin, & PT Pinago. Berdasarkan data WALHI, ada 68 perusahaan mendapat kuasa penambangan batubara dengan luas lokasi sekitar 1.108.032 hektar di Kabupaten Musi Banyuasin. Puluhan perusahaan sawit, baik asing maupun nasional, mengusai sekitar 191.425 hektar.

Referensi

  1. 1 2 Saturi, Sapariah (2014-06-27). "Status Suaka Margasatwa Dangku Dipertanyakan". Mongabay.co.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-30.
  2. 1 2 "Sendang". sendang.karomap.com. Diakses tanggal 2025-03-30.
  3. 1 2 KSDAE, Datin. "Demi Si Belang, Pulihkan Ekosistem SM Dangku - Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem". ksdae.menlhk.go.id. Diakses tanggal 2025-03-30.
  4. ↑ "Kawasan Suaka Margasatwa Dangku Dorong Kelompok Tani Hutan Konservasi". Tempo. 2022-09-28. Diakses tanggal 2025-03-30.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Geografi
  3. Topografi & Iklim
  4. Keanekaragaman hayati
  5. Ancaman & Kerusakan
  6. Referensi

Artikel Terkait

Daftar suaka margasatwa di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Taman Nasional Sembilang

taman nasional di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026