Steve adalah film drama tahun 2025 yang disutradarai oleh Tim Mielants dan ditulis oleh Max Porter, berdasarkan novela Shy yang terbit pada tahun 2023. Film ini dibintangi oleh Cillian Murphy, Tracey Ullman, Jay Lycurgo, Simbi Ajikawo dan Emily Watson, dengan alur cerita yang berfokus pada seorang kepala sekolah bernama Steve yang berjuang untuk mengelola sekolah para siswa bermasalah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Steve | |
|---|---|
Poster rilis di bioskop | |
| Sutradara | Tim Mielants |
| Produser |
|
| Skenario | Max Porter |
Berdasarkan | Shy oleh Max Porter |
| Pemeran |
|
| Penata musik |
|
| Sinematografer | Robrecht Heyvaert |
| Penyunting | Danielle Palmer |
Perusahaan produksi | Big Things Films |
| Distributor | Netflix Volta Pictures[1] |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 92 menit[1] |
| Negara |
|
| Bahasa | Inggris |
Steve adalah film drama tahun 2025 yang disutradarai oleh Tim Mielants dan ditulis oleh Max Porter, berdasarkan novela Shy yang terbit pada tahun 2023. Film ini dibintangi oleh Cillian Murphy, Tracey Ullman, Jay Lycurgo, Simbi Ajikawo dan Emily Watson,[2][3] dengan alur cerita yang berfokus pada seorang kepala sekolah bernama Steve yang berjuang untuk mengelola sekolah para siswa bermasalah.
Steve ditayangkan perdana pada bagian Platform Prize di Festival Film Internasional Toronto 2025, dan dirilis di bioskop-bioskop tertentu di Britania Raya dan Amerika Serikat pada 19 September 2025, sebelum debut streamingnya pada 3 Oktober 2025 oleh Netflix.
Steve merasa sangat tegang saat akan memulai sebuah wawancara dengan kru dokumenter. Setelah ditawarkan untuk menghentikan pembicaraan, Steve menolaknya dan dia merasa siap untuk bercerita. Kemudian, dia diminta untuk menceritakan tentang Stanton Wood. Berlatar di pertengahan 1990-an, Stanton Wood adalah sebuah sekolah reformasi swasta di Inggris untuk remaja bermasalah, seperti pelaku kriminal remaja atau yang punya masalah mental. Steve percaya banget sama misi sekolah ini: kasih pendidikan, rumah, dan harapan buat mereka yang udah ditinggal dunia luar. Tapi realitanya chaos total.
Di sebuah tanah lapang, Steve mendekati Shy yang sedang menari-nari sambil menikmati musik melalui headphone. Steve mengejutkan Shy lalu meminjamkan headsetnya untuk membagikan lagu yang sedang didengarkannya. Shy kemudian menyampaikan keluhannya kepada Steve bahwa ada seseorang yang menaruh air kencing di gelas minumannya. Shy mencurigai pelakunya adalah Jamie. Steve kemudian menyadari bahwa dirinya terlambat untuk menemui kru film dokumenter Point West yang datang. Saat tiba di sekolah, dia menemukan salah satu murid sekolah, Riley yang sedang berkelahi dengan Jamie. Dalam pembicaraan di telepon, ibu Shy mengatakan kepada Shy bahwa semuanya telah berakhir dan tidak akan ada lagi telepon dan kunjungan kepadanya lagi.
09:07
Wakil Kepala Sekolah (Amanda) menyampaikan bahwa anggota parlemen bernama Hugh Montage-Powell akan datang ke sekolah jam 12 siang sebagai bagian dari film dokumenter dan meminta untuk ditunjukkan situasi di sekolah. Kru dokumenter mewawancarai siswa-siswa sekolah tersebut dan kemudian membuat sebuah laporan mengenai apakah layak mempertahankan sekolah yang dibiayai oleh pajak untuk anak-anak bermasalah. Dalam proses syuting tersebut, tampak siswa-siswa di kelas mendekati jendela dan memamerkan gerakan seperti sedang melakukan fellatio dan gerakan hubungan seksual.
11:02
Dua utusan Academy Trust datang dan menyampaikan bahwa sekolah akan ditutup dan dikosongkan di pertengahan semester. Steve dan Wakil Kepala Sekolah (Amanda) sangat menentang penutupan tersebut, tetapi utusan Trust mengatakan bahwa semuanya sudah terlambat karena sekolah tersebut telah dijual. Steve merasa sangat frustrasi dan marah dan hampir meminum oxycodone hydrochloride untuk meredakan depresinya.
12:11
Sir Hugh Montage-Powell MP, anggota parlemen tiba untuk berinteraksi dengan anak-anak penghuni Stanton Wood. Shy kemudian bertanya kepada Hugh Montage, apakah memang ada semacam latihan untuk menjadi anggota parlemen sehingga menjadikan Hugh seperti alat kemaluan perempuan ("cunt").
12:31
Para siswa berkelahi satu sama lain. Dalam sebuah wawancara, Shy menyampaikan bahwa dia terkadang membenci dirinya sendiri dan terobsesi dengan ganja, rokok, dan minuman keras. Di masa lalunya, Shy pernah menyakiti seorang anak kecil cukup parah, menusuk jari ayahnya. Terapis sekolah Jenny kemudian mencoba melakukan sesi terapis dengan Shy, namun berujung dengan Shy yang membanting-mbanting kursi dan meminta Jenny untuk tidak berpura-pura tahu tentang dirinya
15:23
Steve kemudian menemui Shy mengenai kejadian tersebut dan memintanya untuk terbuka kepadanya. Shy langsung berkata bahwa dia muak dengan Jenny maupun Steve.
Saat ditanya tiga kata yang mendefinisikan dirinya oleh kru dokumenter, Steve menjawabnya dengan : "sangat, sangat, lelah". Steve sangat percaya di sekolah tersebut dia telah memberi pendidikan, rumah, dan harapan buat mereka yang udah ditinggal dunia luar. Walaupun, realitanya chaos total, dia meyakini bahwa dia telah melakukan sesuatu untuk anak-anak tersebut.
17:21
Di ruang guru, Jenny berbicara dengan Steve mengenai Shy yang sebelum sesi buruknya telah menghentikan berbagai aktivitas yang biasa dia lakukan, seperti menulis buku harian, refleksi harian dan terapi pernafasan serta selalu berfokus pada luka batinnya. Jenny merasakan hal-hal yang tidak pernah dialaminya sebelumnya selama mengajar di Stanton Wood. Jenny juga mengingatkan Steve yang melupakan tugas rutinnya yaitu berbicara dengan Shy. Steve yang merasa sudah di puncak frustrasinya pergi ke ruang bawah tanah dan meminum alkohol.
20:47
Steve mengajak salah satu guru (Shola) berdiskusi mengenai apa yang terjadi di sekolah dan rencana ke depan setelah sekolah ditutup. Steve kemudian kembali ke ruang bawah tanah dan minum alkohol. Amanda menghampirinya dan menghiburnya bahwa ditutupnya sekolah bukanlah kesalahannya. Di tempat lain, Shy dengan membawa tas yang berisi batu secara diam-diam pergi meninggalkan sekolah.
02:12
Steve yang mengalami tekanan berat akhirnya meminum obat oxycodone dan tergeletak di lantai sambil merefleksikan apa yang telah terjadi. Steve kemudian mengecek kamar Shy yang telah kosong dan segera membangunkan Amanda untuk bersama-sama mencarinya. Di sebuah danau, terlihat Shy sedang menenggelamkan diri. Sementara itu Steve yang tidak berhasil menemukannya, berbaring di lumpur dengan tatapan kosong.
08:11
Steve pulang ke rumahnya dan disambut oleh kedua anaknya dan istrinya. Dalam sebuah rekaman, Steve memberikan pendapatnya mengenai setiap anak-anak didiknya: Steve, Benny, Riley, Jamie. Dalam kilas balik yang terjadi beberapa jam sebelumnya, Shy tidak jadi menenggelamkan diri dan kembali ke sekolah dan melempari jendela sekolah dengan batu yang dibawanya. Steve, Amanda, guru sekolah dan semua siswa sekolah akhirnya berpelukan.
Proyek ini diumumkan untuk Netflix pada Februari 2024 sebagai produksi dari perusahaan milik Cillian Murphy, Big Things Films, dengan kolaboratornya Alan Moloney yang bertindak sebagai produser. Tim Mielants menyutradarai, dan Max Porter mengadaptasi novelnya sendiri yang berjudul Shy untuk film ini.[4] Murphy dan Porter sebelumnya pernah bekerja sama dalam adaptasi panggung dari karya Porter Grief Is the Thing with Feathers serta dalam film pendek All of This Unreal Time. Porter memberikan Murphy salinan awal dari Shy sebelum novel itu selesai, dan Murphy dikutip mengatakan "Itu benar-benar menghancurkan hatiku. Hal-hal seperti itulah yang aku cintai sebagai pembaca dan sebagai seorang aktor."[5] Jay Lycurgo juga bergabung dalam jajaran pemeran.[6]
Pengambilan gambar utama dimulai pada 24 Mei 2024 dan selesai pada 5 Juli di Inggris.[7] Lokasi syuting dilakukan di Bath, Somerset.[8]
Steve dirilis secara terbatas di beberapa bioskop di Britania Raya dan Amerika Serikat pada 19 September, sebelum kemudian tayang secara global di Netflix pada 3 Oktober 2025.[9]
Di situs web agregator ulasan Rotten Tomatoes, 77% dari 86 ulasan kritikus bersifat positif. Konsensus situs web tersebut berbunyi: "Sebuah drama yang menyadarkan yang mengerahkan segalanya untuk mengalahkan pahlawannya yang gigih, tumpukan krisis Steve mungkin sulit dipercaya, tetapi penampilan luar biasa Cillian Murphy membuatnya tetap realistis."[10] Metacritic, yang menggunakan rata-rata tertimbang, memberi film ini skor 65 dari 100, berdasarkan 25 kritikus, yang menunjukkan ulasan "umumnya positif".[11]
Film ini mendapat nominasi di British Independent Film Awards 2025, termasuk untuk penampilan utama terbaik bagi Cillian Murphy dan penampilan pendukung terbaik oleh Jay Lycurgo.[12]
Pada Januari 2026, film ini dinominasikan di Irish Film & Television Awards untuk kategori film terbaik serta aktor utama terbaik bagi Cillian Murphy.[13]
Film ini juga masuk nominasi untuk kategori Outstanding British Film di British Academy Film Awards ke-79.[14]