Stefan Ihrig adalah seorang profesor dibidang sejarah di Universitas Haifa, dia merupakan seorang akademisi, penulis, dan pembicara. Aktif sebagai direktur Pusat Studi Jerman dan Eropa Haifa. Minat penelitiannya dibidang sejarah Eropa dan Timur Tengah, dengan fokus pada media dan wacana politik dan sosial. Buku-bukunya tahun 2014 dan 2016 yang membahas sejarah dan keterjeratan Jerman-Turki telah menuai pujian kritis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Professor Stefan Ihrig | |
|---|---|
| Pekerjaan | Professor, Sejarawan |
| Suami/istri | Roni Malkai Ihrig |
| Orang tua | Johann dan Beate Ihrig |
| Latar belakang akademis | |
| Pendidikan | B.A. di bidang hukum dan politik, Universitas Queen Mary M.A. dalam bidang Sejarah, Turkologi, dan Ilmu Politik, Universitas Bebas Berlin PhD dalam bidang Sejarah, Universitas Cambridge |
| Pembimbing doktoral | Richard J. Evans |
| Karya akademis | |
| Karya terkenal | Atatürk in the Nazi Imagination (2014) Justifying Genocide: Germany and the Armenians from Bismarck to Hitler (2016) |
| Situs web | www |
Stefan Ihrig adalah seorang profesor dibidang sejarah di Universitas Haifa, dia merupakan seorang akademisi, penulis, dan pembicara. Aktif sebagai direktur Pusat Studi Jerman dan Eropa Haifa . Minat penelitiannya dibidang sejarah Eropa dan Timur Tengah, dengan fokus pada media dan wacana politik dan sosial. Buku-bukunya tahun 2014 dan 2016 yang membahas sejarah dan keterjeratan Jerman-Turki telah menuai pujian kritis.
Ihrig adalah putra dari pasangan Johann dan Beate Ihrig.[1] Ia menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana hukum dan politik di Universitas Queen Mary, London. Dia juga meraih gelar master dalam bidang sejarah di Universitas Bebas Berlin dan meraih gelar PhD di Universitas Cambridge[2] dalam bidang sejarah dengan tesis tentang hubungan Jerman-Turki pada abad ke-20 yang dibimbing langsung oleh Sir Richard J. Evans.[3]
Sebelumnya Ihrig merupakan Anggota Polonsky di Institut Van Leer Yerusalem, sebelum akhirnya bergabung dengan Universitas Haifa. Ia pernah menjadi dosen di Universitas Regensburg dan Universitas Bebas Berlin, dan peneliti di Institut Georg Eckert di Braunschweig.[4]
Pada tahun 2008 Ihrig menerbitkan buku pertamanya yang ditulis secara individual yaitu, Wer sind die Moldawier? Rumänismus versus Moldowanismus dalam Historiographie und Geschichtsschulbüchern der Republik Moldova ("Siapakah orang Moldova? Rumaniaisme versus Moldova dalam Historiografi dan Buku Sejarah Republik Moldova").[5] Matthew H. Ciscel setelah meninjau buku itu menyatakan bahwa buku itu "secara luas rinci dan ditulis dengan baik",[6] disisi lain Dietmar Müller menggambarkannya sebagai "studi yang mengesankan tentang historiografi dan politik sejarah di Republik Moldova berdasarkan berbagai sumber"
Sementara baru-baru ini penelitian Ihrig lebih berfokus pada penerimaan Kekaisaran Ottoman dan Turki di Jerman, Ihrig telah menerbitkan dua buku tentang subjek: Atatürk in the Nazi Imagination (2014) dan Justifying Genocide: Germany and the Armenians from Bismarck to Hitler (2016), keduanya diterbitkan oleh Harvard University Press.[7][8][9]
Sebagai seorang akademisi Ihrig juga memiliki kesibukan lain yaitu sebagai editor Journal of Holocaust Research yang diterbitkan oleh Universitas Haifa.[10] Dia juga memberikan kontribusi artikel untuk situs berita HuffPost, majalah Tablet, Haaretz, dan History Today, dan publikasi lainnya.[11][12][13][14]
Mendapatkan pujian resmi di ajang Kompetisi Hadiah Fraenkel 2013 yang disponsori oleh Perpustakaan Wiener untuk Studi Holocaust dan Genosida di London, atas bukunya yang berjudul Atatürk in the Nazi Imagination yang diterbitkan tahun 2014. Asosiasi Nasional untuk Studi dan Penelitian Armenia memenangkan Karya Ihrig yang lain yaitu Justifying Genocide: Germany and the Armenians dari Bismarck hingga Hitler dalam Penghargaan Buku Sonia Aronian 2017 atas Keunggulan dalam Studi Armenia.[15]
Ia menikah dengan Roni Malkai Ihrig, yang berprofesi sebagai pengacara dan CEO Forum Publik Israel untuk Desa Pemuda dan Sekolah Asrama untuk Anak-anak yang Berisiko.[16][17]