Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiStasiun Lamaran
Artikel Wikipedia

Stasiun Lamaran

Stasiun Lamaran (LMR) adalah Stasiun kereta api nonaktif kelas II yang terletak di Palumbonsari, Karawang Timur, Karawang. Stasiun yang memiliki percabangan menuju Rengasdengklok ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset I Jakarta dan dahulu stasiun ini juga bisa dibilang stasiun penting karena memiliki percabangan menuju Rengasdengklok yang salah satu distriknya menjadi daerah dengan penggilingan padi terbanyak.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Stasiun Lamaran (LMR) adalah Stasiun kereta api nonaktif kelas II yang terletak di Palumbonsari, Karawang Timur, Karawang. Stasiun yang memiliki percabangan menuju Rengasdengklok ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset I Jakarta dan dahulu stasiun ini juga bisa dibilang stasiun penting karena memiliki percabangan menuju Rengasdengklok yang salah satu distriknya menjadi daerah dengan penggilingan padi terbanyak.[1]

Stasiun Lamaran
Lamaran
Lokasi
  • Jalan Raya Syeh Quro
  • Palumbonsari, Karawang Timur, Karawang, Jawa Barat
  • Indonesia
Koordinat{{WikidataCoord}} – missing coordinate data
Operator
  • Kereta Api Indonesia
    Wilayah Penjagaan Aset I Jakarta
Letak
  • km 3+568 lintas Karawang–Wadas–Cikampek
  • km 3+568 lintas Karawang–Rengasdengklok[2]
LayananTidak ada layanan.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
  • LMR
  • 0607[3]
KlasifikasiII[3]
Sejarah
Dibuka15 Juni 1919[butuh rujukan]
Ditutup2 September 1981
Lokasi pada peta
Lua error in Modul:Mapframe at line 382: Unable to get latitude from input '<span style="font-size:100%" class="error"><span style="font-size:100%" class="error"><span style="font-size:100%" class="error">{{WikidataCoord}} – missing coordinate data</span> – missing coordinate data</span> – missing coordinate data</span>'..
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Sejarah

Pada zaman kolonial, Karawang memiliki peran sebagai lumbung padi terbesar di Jawa bagian barat. Selain menyediakan infrastruktur kereta api, juga menyediakan infrastruktur irigasi, yakni Bendung Walahar dan Bendung Leuweung Seureuh.[4] Rengasdengklok, salah satu distriknya, menjadi daerah dengan penggilingan padi terbanyak dengan mencatatkan 30 penggilingan. Meskipun kereta api di jalur utama sudah mendukung fungsi logistik, wilayah pelosok Kabupaten Karawang masih belum dijangkau, sehingga SS memilih untuk membangun trem dengan sepur 600 mm (1 ft 11+5⁄8 in) karena lebih murah.[1]

Trem yang dijalankan di lintas ini terdiri dari sebuah lokomotif uap yang menarik dua wagon (dapat berupa kereta atau gerbong). Wagon (baik berupa kereta atau gerbong), memiliki dimensi yang lebih kecil dibandingkan dengan kereta api untuk lintas utama/1.067 mm. Kapasitas penumpangnya juga tidak terlalu banyak dan mampu mengangkut penumpang maupun hasil panen. Rel yang digunakan menggunakan bantalan kayu, dan hanya dapat berjalan hingga maksimum 20 kilometer per jam (12 mph) bahkan ada masyarakat sekitar jalur yang mengatakan bahwa trem Karawang hanya secepat laju sepeda. Sistem tiket yang masih berpusat pada kondektur menyebabkan banyak Penumpang gelap berkeliaran sepanjang perjalanan.[5]

Jalur trem Cikampek–Wadas ditutup tanggal 1 Januari 1984 yang disebabkan oleh banyaknya Penumpang yang tidak membayar tiket. Akibatnya, PJKA mengalami kerugian dan bocor pendapatan, yang membuat PJKA tak mampu menghidupi Jalur cabang dan Jalur sekunder, sehingga perbaikan yang seharusnya dialokasikan untuk sarana-prasana lintas cabang dialihkan untuk perbaikan sarana-prasana di jalur utama. Selain itu, kecepatan kereta api yang melambat tak kunjung diperbaikinya prasarana yang ada membuat kereta api menjadi kalah bersaing dengan kendaraan pribadi maupun angkutan jalan raya.[6]


Referensi

  1. 1 2 Nurzahra & Kanumoyoso 2023, hlm. 3316.
  2. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  3. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  4. ↑ Nurzahra & Kanumoyoso 2023, hlm. 3315.
  5. ↑ Nurzahra & Kanumoyoso 2023, hlm. 3317.
  6. ↑ Nurzahra & Kanumoyoso 2023, hlm. 3318-3319.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cinango
menuju Karawang
Trem Karawang
Karawang–Cikampek
Sepur 600 mm
Plawad
menuju Cikampek
Trem Karawang
Karawang–Rengasdengklok
Sepur 600 mm
Tegalsawah
menuju Rengasdengklok

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Referensi

Artikel Terkait

Teuku Ryan (pemeran, lahir 1994)

pemeran laki-laki asal Indonesia

1 Kakak 7 Ponakan (film)

film drama Indonesia tahun 2025

Stasiun Karawang

stasiun kereta api di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026