Stanisław Kania adalah seorang politikus komunis Polandia yang menjabat sebagai Sekretaris Pertama Partai Buruh Bersatu Polandia (PZPR) dari tahun 1980 hingga 1981.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Stanisław Kania | |
|---|---|
Stanisław Kania pada tahun 1980 | |
| Sekretaris Pertama Partai Buruh Bersatu Polandia | |
| Masa jabatan 6 September 1979 – 18 Oktober 1981 | |
| Anggota Dewan Negara Republik Rakyat Polandia | |
| Masa jabatan 1982–1985 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1927-03-08)8 Maret 1927 Wrocanka, Polandia |
| Meninggal | 3 Maret 2020(2020-03-03) (umur 92) Warsawa, Polandia |
| Sebab kematian | Pneumonia dan gagal jantung |
| Makam | Pemakaman Militer Powązki, Warsawa |
| Partai politik | Partai Buruh Bersatu Polandia (PZPR) |
| Suami/istri | Barbara Kania |
| Anak | 3 |
| Almamater | Sekolah Tinggi Ilmu Sosial PZPR |
| Profesi | Politikus |
| Penghargaan
| |
Stanisław Kania ([staˈɲiswaf ˈkaɲa]; 8 Maret 1927 – 3 Maret 2020) adalah seorang politikus komunis Polandia yang menjabat sebagai Sekretaris Pertama Partai Buruh Bersatu Polandia (PZPR) dari tahun 1980 hingga 1981 [1].
Kania menggantikan Edward Gierek di tengah gejolak sosial yang besar. Ia dikenal karena upayanya untuk menyelesaikan konflik dengan gerakan buruh Solidarność melalui jalur dialog daripada kekerasan, meskipun ia tetap berkomitmen pada sistem sosialis dan aliansi dengan Uni Soviet [2].
Kania bergabung dengan Partai Buruh Polandia (PPR) pada tahun 1945 tak lama setelah pendudukan Nazi berakhir. Ia meniti karier melalui sayap pemuda partai dan akhirnya masuk ke jajaran elit politik Polandia, menjadi anggota Politbiro pada tahun 1975 [3].
Setelah mogok kerja massal di Galangan Kapal Gdańsk yang memaksa pemerintah melegalkan serikat buruh bebas, Kania dipilih untuk menenangkan situasi.

Karena dianggap terlalu lemah oleh faksi garis keras di dalam partai dan tidak mampu menghentikan pengaruh Solidarność yang kian meluas, Kania dipaksa mengundurkan diri pada Oktober 1981. Ia digantikan oleh Jenderal Wojciech Jaruzelski, yang kemudian memberlakukan hukum darurat militer dua bulan kemudian.
Setelah jatuhnya komunisme pada 1989, Kania sempat menghadapi pengadilan atas perannya dalam persiapan hukum darurat militer, namun ia dibebaskan dari tuduhan tersebut [1]. Ia meninggal dunia di Warsawa pada tahun 2020 dalam usia 92 tahun.