Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSri Isyana Tunggawijaya
Artikel Wikipedia

Sri Isyana Tunggawijaya

Sri Isyana Tunggawijaya adalah raja perempuan Kerajaan Medang periode Jawa Timur yang memerintah berdampingan bersama dengan suaminya yang bernama Sri Lokapala. Namanya menjadi dasar nama wangsa Isyana sebuah dinasti yang didirikan oleh ayahnya Mpu Sindok, Raja pertama Medang periode Jawa Timur. Sri Isyana Tunggawijaya adalah ratu Kerajaan Medang yang memerintah sejak tahun 947.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Februari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Isyana Tunggawijaya
Sri Isyana Tunggawijaya
Ratu Medang ke-18
Berkuasa947 - ?
PendahuluMpu Sindok
PenerusMakutawangsawardhana
KeturunanMakutawangsawardhana
WangsaIsyana
AyahMpu Sindok
AgamaHindu

Sri Isyana Tunggawijaya adalah raja perempuan Kerajaan Medang periode Jawa Timur yang memerintah berdampingan bersama dengan suaminya yang bernama Sri Lokapala. Namanya menjadi dasar nama wangsa Isyana sebuah dinasti yang didirikan oleh ayahnya Mpu Sindok, Raja pertama Medang periode Jawa Timur. Sri Isyana Tunggawijaya adalah ratu Kerajaan Medang yang memerintah sejak tahun 947.

Sejarah

Sri Isyana Tunggawijaya merupakan putri dari Mpu Sindok, yaitu raja yang telah memindahkan istana Kerajaan Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur. Kompleks Petirtaan Jalatunda yang merupakan kawasan petirtaan yang dibangun sejak masa Medang periode Jawa Timur terletak di kaki barat Bukit Bekel, salah satu "gunung pendamping" Gunung Penanggungan diduga dibangun pada masa pemerintahan Sri Isyana Tunggawijaya dan suaminya Sri Lokapala yang merupakan seorang bangsawan dari pulau Bali.

Tidak banyak diketahui tentang masa pemerintahannya, tidak diketahui pula dengan pasti kapan pemerintahan Sri Isyana Tunggawijaya dan Sri Lokapala berakhir. Menurut Prasasti Pucangan, yang menjadi raja selanjutnya adalah putera mereka yang bernama Sri Makuthawangsawardhana.

Kepustakaan

  • Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Jakarta: Balai Pustaka
  • Slamet Muljana. 2005. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Yogyakarta: LKIS
  • Slamet Muljana. 1979. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara
Didahului oleh:
Mpu Sindok
Raja Kerajaan Medang
947 – ?
Diteruskan oleh:
Sri Makuthawangsawardhana

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Kepustakaan

Artikel Terkait

Wangsa Isyana

raja-raja Wangsa Isyana dapat disusun sebagai berikut, Mpu Sindok atau Sri Maharaja Isyana Wikramadharmottunggadewa. Sri Isyana Tunggawijaya putri Mpu Sindok

Mpu Sindok

digantikan oleh putrinya yang bernama Sri Isana Tunggawijaya. Raja perempuan ini memerintah bersama suaminya yang bernama Sri Lokapala. Spuler, Bertold; F.R

Hamengkubuwana X

Sultan Yogyakarta ke-10 & Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta ke-3 (sejak 1989)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026