Sogyal Rinpoche adalah lama Dzogchen Tibet dari tradisi Nyingma. Ia telah mengajar selama lebih dari 30 tahun dan melanjutkan perjalanannya mengelilingi Eropa, Amerika Serikat, Australia, dan Asia. Ia juga merupakan pendiri dan penasihat spiritual bagi Rigpa—jaringan internasional dengan lebih dari 100 pusat agama Buddha dan memiliki grup di 23 negara di seluruh dunia—dan penulis buku laris The Tibetan Book of Living and Dying, yang telah dicetak dalam 30 bahasa di 56 negara. Ia dikenal karena kepiawaiannya dalam memperkenalkan pemahamannya terhadap Buddhisme Tibet dengan menggunakan bahasa pemikiran Barat kontemporer. Kontroversi signifikan, karena klaim penganiayaan murid telah kesohor dalam sepanjang kariernya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sogyal Rinpoche | |
|---|---|
| Gelar | Rinpoche |
| Kehidupan pribadi | |
| Lahir | 1947 (umur 78–79) |
| Education | Trinity College, Cambridge |
| Kehidupan religius | |
| Agama | Buddhisme Tibet |
| Sekolah | Dzogchen, Nyingma |
| Posisi senior | |
| Guru | Jamyang Khyentse Chökyi Lodrö, Dudjom Rinpoche, Dilgo Khyentse Rinpoche, Nyoshul Khen Rinpoche |
| Reinkarnasi | Tertön Sogyal |
| Situs web | www.rigpa.org |
Sogyal Rinpoche (Tibet: བསོད་རྒྱལ་; Wylie: Bsod-rgyal) (lahir tahun 1947) adalah lama Dzogchen Tibet dari tradisi Nyingma. Ia telah mengajar selama lebih dari 30 tahun dan melanjutkan perjalanannya mengelilingi Eropa, Amerika Serikat, Australia, dan Asia.[1] Ia juga merupakan pendiri dan penasihat spiritual bagi Rigpa—jaringan internasional dengan lebih dari 100 pusat agama Buddha dan memiliki grup di 23 negara di seluruh dunia—dan penulis buku laris The Tibetan Book of Living and Dying, yang telah dicetak dalam 30 bahasa di 56 negara.[2] Ia dikenal karena kepiawaiannya dalam memperkenalkan pemahamannya terhadap Buddhisme Tibet dengan menggunakan bahasa pemikiran Barat kontemporer.[3] Kontroversi signifikan, karena klaim penganiayaan murid telah kesohor dalam sepanjang kariernya.[4][5][6]