Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sklera

Sklera atau selaput keras atau selaput putih adalah lapisan luar mata yang berwarna putih, berserat, tidak tembus cahaya, elastis dan mengandung kolagen. Pada mata manusia, keseluruhan sklera berwarna putih, kontras dengan bagian iris yang berwarna, tetapi pada mamalia lain, bagian sklera yang terlihat memiliki warna yang sama dengan warna iris, sehingga mata mereka terlihat tidak memiliki warna putih.

Wikipedia article
Diperbarui 21 Januari 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sklera
Sklera
Diagram skematik pada mata manusia.
Rincian
ArteriVein =
Pengidentifikasi
MeSHD012590
TA98A15.2.02.002
TA26750
FMA58269
Daftar istilah anatomi
[sunting di Wikidata]

Sklera atau selaput keras atau selaput putih (berasal dari bahasa Yunani skleros artinya keras[1]) adalah lapisan luar mata yang berwarna putih, berserat, tidak tembus cahaya, elastis dan mengandung kolagen.[2] Pada mata manusia, keseluruhan sklera berwarna putih, kontras dengan bagian iris yang berwarna, tetapi pada mamalia lain, bagian sklera yang terlihat memiliki warna yang sama dengan warna iris, sehingga mata mereka terlihat tidak memiliki warna putih.

Dalam usia perkembangan embrio, sklera terbentuk dari puncak saraf.[3] Pada anak-anak, sklera berbentuk sangat tipis dan terlihat warna kebiruan pada dasar pigmen. Menginjak usia tua, tumpukan lemak pada sklera dapat membuatnya terlihat sedikit kuning.

Galeri

  • Limbus adalah perbatasan antara kornea dan sklera.
    Limbus adalah perbatasan antara kornea dan sklera.
  • Interior dari setengah bagian depan bola mata.
    Interior dari setengah bagian depan bola mata.
  • Bagian ujung dari saraf optik yang masuk ke dalam bola mata, pada bagian horisontal.
    Bagian ujung dari saraf optik yang masuk ke dalam bola mata, pada bagian horisontal.
  • Bagian dalam setengah posterior dari bola mata kiri.
    Bagian dalam setengah posterior dari bola mata kiri.

Referensi

  1. ↑ Mosby’s Medical, Nursing and Allied Health Dictionary, Fourth Edition, Mosby-Year Book Inc., 1994, p. 1402
  2. ↑ Cassin, B. and Solomon, S. Dictionary of Eye Terminology. Gainesville, Florida: Triad Publishing Company, 1990.
  3. ↑ Hermann D. Schubert. Anatomy of the Orbit http://www.nyee.edu/pdf/schubert.pdf Diarsipkan 2008-10-08 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Terminologia Anatomica

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Galeri
  2. Referensi

Artikel Terkait

Jaundis

pigmentasi kekuningan atau kehijauan pada kulit dan sklera (bagian putih pada mata) yang disebabkan oleh tingginya kadar bilirubin.

Sindrom Ehlers–Danlos

Kelompok kelainan jaringan ikat genetik

Mata manusia

organ yang merespons terhadap cahaya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026