Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Skadron Udara 31

Skadron Udara 31/Angkut Berat disingkat adalah satuan di bawah kendali Wing Udara 1 Lanud Halim Perdakusuma yang bertugas sebagai skadron angkut berat. Dasar hukum dari Skadron 31 adalah Keputusan Menpangau Nomor 433 tanggal 1 Januari 1960 tentang pembentukan skadron percobaan angkut berat C-130 B Hercules yang kemudian menjelma menjadi Skadron 31 pengangkut berat jarak jauh yang ditetapkan Menpangau pada 4 April 1961. Logo (badge) Skadron Udara 31 disahkan melalui Keputusan Menpangau Nomor 109, tanggal 19 Februari 1962.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Skadron Udara 31
Skadron Udara 31
Lanud Halim Perdanakusuma
Lambang Skadud 31
Dibentuk4 April 1961
NegaraIndonesia Indonesia
Cabang TNI Angkatan Udara
Tipe unitSatuan Udara Angkut Berat
PeranAngkut Udara Taktis dan Strategis
Bagian dariWing Udara 1
MarkasLanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur
JulukanRajawali
MotoKshatra Abhimana Anuraga
MaskotBurung Rajawali
Ulang tahun4 April
AlutsistaC-130J Super Hercules, C-130H/HS, L-100-30, Airbus A400M/MRTT

Skadron Udara 31/Angkut Berat disingkat (Skadud 31) adalah satuan di bawah kendali Wing Udara 1 Lanud Halim Perdakusuma yang bertugas sebagai skadron angkut berat. Dasar hukum dari Skadron 31 adalah Keputusan Menpangau Nomor 433 tanggal 1 Januari 1960 tentang pembentukan skadron percobaan angkut berat C-130 B Hercules yang kemudian menjelma menjadi Skadron 31 pengangkut berat jarak jauh yang ditetapkan Menpangau pada 4 April 1961. Logo (badge) Skadron Udara 31 disahkan melalui Keputusan Menpangau Nomor 109, tanggal 19 Februari 1962.[1]

Sejarah

Pada tanggal 4 April 1961 Menteri/Pangau Laksamana Udara Soerjadi Soejadarma meresmikan berdirinya Skadron Udara 31 Pengangkut Berat Jarak Jauh, dengan kekuatan 10 Pesawat C-130B Hercules yang berkedudukan di Pangkalan Udara Halim Perdananakusuma. Mayor Udara Susanto ditunjuk sebagi Komandan Skadron Udara 31. Sebelumnya, pada tanggal 1 Juni 1960 Menteri/Pangau telah membentuk Skadron Percobaan Pesawat Angkut Berat C-130B Hercules melalui Surat Keputusan Menteri/Pangau Nomor 433 dengan kekuatan 5 pesawat C-130B Hercules. Skadron Percobaan ini berkedudukan di Pangkalan Udara Kemayoran karena saat itu Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma masih belum memiliki fasilitas yang memadai untuk dijadikan sebagai “home base” bagi Pesawat C-130B Hercules sehingga perlu dipersiapkan terlebih dahulu sarana/fasilitas serta pendukung lainnya.

Kini, Skadron Udara 31 diperkuat oleh Pesawat Angkut Berat C-130J Super Hercules, varian terbaru C-130 Hercules yang terkenal mutakhir dengan teknologi terkini. TNI Angkatan Udara sebelumnya telah memesan 5 unit C-130J dengan varian C-130J-30. Saat ini, 3 dari 5 unit C-130J-30 telah menempati Skadron Udara 31 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma.

Perpindahan Pangkalan

Sejalan dengan kebijakan revitalisasi Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, maka beberapa satuan dipindahkan sementara ke Lanud Husein Sastranegara, Bandung. Beberapa satuan yang dipindahkan ke Bandung yaitu Skadron Udara 2, Skadron Udara 31 dan Skadron Teknik 021. Revitalisasi Lanud Halim Perdanakusuma, untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan penerbangan. Panglima TNI didampingi Kasau, dan rombongan juga meninjau ke beberapa sarana dan fasilitas perkantoran yang digunakan oleh Skadron Udara 31, Skadron Udara 2 dan Skatek 021.

Komandan

  • Letkol Udara S. Tjokroadiredjo
  • Kolonel Udara Soesanto (1960)
  • Letkol Udara Moch. Slamet
  • Letkol Udara Pribadi
  • Mayor Udara Soehardjo
  • Mayor Udara Siboen Dipoatmodjo (1966-1971)⭐⭐⭐⭐
  • Letkol Pnb S. Masulili
  • Letkol Pnb Jusman Tahor
  • Letkol Pnb Sudjarwo
  • Letkol Pnb Sugiarto
  • Letkol Pnb Djatmiko
  • Letkol Pnb Bahruddin
  • Letkol Pnb Chappy Hakim (1989)⭐⭐⭐⭐
  • Letkol Pnb Ida Bagus Anom Manuba (1996-1998)⭐⭐⭐
  • Letkol Pnb Jeffry Yandi⭐
  • Letkol Pnb RM. Djoko Senoputro (2006)⭐⭐
  • Letkol Pnb Julexi Tambayong (2006-2007)⭐⭐
  • Letkol Pnb Isep Hassan Isrony, S.Ip. alm (2007-2009)
  • Letkol Pnb Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., MDS. (2009-2010)⭐⭐
  • Letkol Pnb M. Iman Handojo, S.IKom. alm (2010-2011)
  • Letkol Pnb Eko Sujatmiko (2011-2012)⭐
  • Letkol Pnb Adrian P. Damanik, S.T. (2012-2014)⭐️
  • Letkol Pnb Purwanto Adi Nugroho (2014-2015)
  • Letkol Pnb E. Wisoko Aribowo, S.E., M.Si.(Han). (2015-2016)
  • Letkol Pnb Fata Patria (2016-2018)
  • Letkol Pnb Beny Aprianto (2018-2019)
  • Letkol Pnb Puguh Yulianto (2019-2020)
  • Letkol Pnb Yulius Marvien Aryaka, M.Sc. (2020-2021)
  • Letkol Pnb Anjoe Manik, M.Han. (2021-2023)
  • Letkol Pnb Alfonsus Fatma Astara Duta (2023-2024)
  • Letkol Pnb Chandra Danang Jaya (2024-2026)
  • Letkol Pnb Ulung Purwodanta (2026-sekarang)

Referensi

  1. ↑ ""Perkembangan Skadron-Skadron TNI Angkatan Udara"". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-07-05. Diakses tanggal 2015-04-10.

Pranala luar

(Indonesia) Skadron Udara 31/Angkut Berat Diarsipkan 2015-04-14 di Wayback Machine.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Perpindahan Pangkalan
  3. Komandan
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Skadron 31/AYC

Skadron Udara 31/Amur Yudha Cakti (atau Skadron 31/Serbu) merupakan skadron udara dibawah kendali Pusat Penerbangan Angkatan Darat yang bermarkas di Lanumad

Skadron Udara 2

Skadron Udara 2 Angkut disingkat (Skadud 2) adalah skadron pesawat angkut tertua yang dimiliki TNI Angkatan Udara dan berada dibawah kendali Wing Udara

Skadron Udara 32

dua Skadron (Skadron Udara 31 dan Skadron Udara 32, yang dikenal dengan “Strategic Deployment”. Agar tidak terlalu repot bila membentuk Skadron Udara baru

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026