Sjahril Sabaruddin adalah seorang diplomat Indonesia. Ia mewakili negara sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Afrika Selatan merangkap Eswatini dan Lesotho. Ia dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 20 Januari 2010. Sebelumnya ia adalah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Uzbekistan merangkap Kazakhstan, Kirgizstan, dan Tajikistan yang dilantik pada tanggal 18 Oktober 2006.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sjahril Sabaruddin | |
|---|---|
![]() | |
| Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan | |
| Masa jabatan 2010 – 2013[cat. 1] | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
Pendahulu Sugeng Rahardjo Pengganti Suprapto Martosetomo | |
| Duta Besar Indonesia untuk Uzbekistan | |
| Masa jabatan 2006–2010 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
Pendahulu Hasyim Saleh Pengganti Mohamad Asruchin | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 17 Agustus 1949 Medan, Sumatera Utara |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Suami/istri | Lelly Yulia |
| Anak | - Sulthon Sjahril Sabaruddin - Noumira Sjahril Sabaruddin |
| Almamater | Universitas Padjajaran, Bandung |
| Pekerjaan | Diplomat |
Sjahril Sabaruddin (lahir 17 Agustus 1949) adalah seorang diplomat Indonesia. Ia mewakili negara sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Afrika Selatan merangkap Eswatini dan Lesotho.[1] Ia dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 20 Januari 2010.[2] Sebelumnya ia adalah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Uzbekistan merangkap Kazakhstan, Kirgizstan, dan Tajikistan yang dilantik pada tanggal 18 Oktober 2006.[3]
Sjahril Sabaruddin lahir di Medan, Sumatera Utara pada 17 Agustus 1949. Ia menikah pada tanggal 30 November 1981 dengan Lelly Yulia dan telah dikaruniai dua orang anak, yaitu Sulthon Sjahril Sabaruddin (Tito) dan Noumira Sjahril Sabaruddin (Ami), yang pernah meraih Juara 2 Abang None Jakarta 2004 dan aktif di beberapa dunia entertain.
Sjahril merupakan lulusan dari Universitas Padjajaran, Bandung, jurusan Hubungan Internasional dengan gelar Doctorandus (Drs) pada tahun 1975. Pada tahun 1978 ia menempuh pendidikan di Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekdilu) Angkatan IV di Jakarta.
Penempatan di dalam negeri
Penempatan di luar negeri (Diplomatic Posting)