Sirkuit Kalan adalah lintasan balap motor yang terletak di Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Sirkuit ini dibangun sebagai salah satu fasilitas olahraga otomotif untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII tahun 2008 yang diselenggarakan di Kalimantan Timur.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Sirkuit Kalan adalah lintasan balap motor yang terletak di Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Sirkuit ini dibangun sebagai salah satu fasilitas olahraga otomotif untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII tahun 2008 yang diselenggarakan di Kalimantan Timur.[1]
Pembangunan Sirkuit Kalan dilakukan dalam rangka persiapan PON XVII tahun 2008, ketika Kalimantan Timur ditunjuk sebagai tuan rumah. Pada awal perencanaannya, lintasan sirkuit dirancang memiliki panjang sekitar 1,6 kilometer, namun karena keterbatasan waktu pembangunan, lintasan yang terealisasi hanya sekitar 1,2 kilometer.[1]
Sejak digunakan pada ajang PON, sirkuit ini sempat menjadi salah satu pusat kegiatan balap motor di Kalimantan Timur dan digunakan untuk berbagai kejuaraan otomotif tingkat lokal maupun nasional.[1]
Dalam perkembangannya, Sirkuit Kalan mengalami penurunan kondisi akibat kurangnya perawatan pasca penyelenggaraan PON 2008. Sejumlah bagian lintasan mengalami kerusakan, termasuk aspal yang mengelupas serta fasilitas pendukung yang tidak lagi memenuhi standar.[2]
Meskipun demikian, sirkuit ini masih digunakan secara terbatas oleh komunitas otomotif untuk latihan maupun kegiatan balap lokal. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya minat masyarakat terhadap olahraga balap motor di wilayah Samarinda.[3]
Pada pertengahan dekade 2020-an, Pemerintah Kota Samarinda mulai merencanakan revitalisasi Sirkuit Kalan sebagai bagian dari pengembangan fasilitas olahraga dan ekonomi kreatif daerah. Upaya ini mencakup perbaikan lintasan, akses jalan, serta pembangunan fasilitas pendukung agar sirkuit dapat kembali digunakan secara optimal.[4]
Revitalisasi tersebut juga diharapkan dapat menjadikan Sirkuit Kalan sebagai pusat kegiatan otomotif sekaligus sarana pembinaan atlet balap motor di Kalimantan Timur, serta mengurangi praktik balap liar di jalan umum.[5]