Sipoltong merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, provinsi Sumatera Utara, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sipoltong | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Kantor Kepala Desa Sipoltong | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Utara | ||||
| Kabupaten | Dairi | ||||
| Kecamatan | Siempat Nempu Hulu | ||||
| Kode pos | 22254 | ||||
| Kode Kemendagri | 12.11.07.2012 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | 1.471 jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Sipoltong merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, provinsi Sumatera Utara, Indonesia.
Desa Sipoltong pada awalnya dibuka oleh marga Ujung yang sekaligus menjabat sebagai pengulu (raja adat). Nama “Sipoltong” berasal dari kata poltong yang berarti “sumbat”. Istilah tersebut diambil dari nama sungai yang mengalir di wilayah desa, yaitu Namo Poltong. Berdasarkan hal tersebut, pengulu kemudian menetapkan nama desa menjadi Sipoltong.[1]
Desa Sipoltong terdiri dari dusun:
Mayoritas penduduk Desa Sipoltong adalah Suku Batak Toba. Selain itu, terdapat juga etnis Batak Karo. Estimasi jumlah etnis Batak Karo di Desa Sipoltong adalah sekitar 15% dari total populasi desa, yang mayoritasnya merupakan marga Ginting, Tarigan, Sembiring, Kaban, Sitepu, dan Pinem.
Desa Sipoltong dan Desa Pandan juga merupakan perbatasan wilayah yang dihuni oleh etnis Karo di wilayah Kabupaten Dairi, di mana kedua desa tersebut masih dianggap wilayah persebaran etnis Karo, meskipun dari segi populasi bukan etnis mayoritas. Di Sebelah utara kedua desa tersebut, semakin banyak ditemukan desa yang merupakan pemukiman etnis Karo, sedangkan di bagian selatan sudah merupakan pemukiman etnis Batak Toba dan Pakpak saja.
Mayoritas penduduk Desa Sipoltong memeluk agama Kristen Protestan.