Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Siping-siping

Siping-siping, simping-simping, atau sisimping, adalah jenis baju zirah yang digunakan di Jawa. Ia adalah jaket pendek tanpa lengan yang terbuat dari pelat-pelat logam berbentuk sisik.

Zirah sisik dari Jawa
Diperbarui 19 Agustus 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Siping-siping
Relief pertempuran di candi induk pada kompleks Candi Penataran yang menampilkan prajurit berzirah sisik, tahun 1269 saka atau 1347 M.

Siping-siping, simping-simping, atau sisimping, adalah jenis baju zirah yang digunakan di Jawa. Ia adalah jaket pendek tanpa lengan yang terbuat dari pelat-pelat logam berbentuk sisik.[1]: 1784 

Deskripsi

Berbeda dengan kawaca yang hanya digunakan oleh prajurit berpangkat tinggi, pakaian perang ini kebanyakannya dipakai oleh prajurit infanteri. Ia biasanya diartikan sebagai zirah sisik, Suryo Supomo mengartikannya sebagai jaket berpelat logam.[2]: 78  Orang-orang yang membuktikan diri dalam pertempuran disebutkan dalam Nawanatya (prosa panduan etiket istana yang disusun pada abad ke-14) memiliki jaket yang "dihiasi dengan cakram kerang".[2]: 75, 79  Beberapa teks Jawa menunjukkan bahwa beberapa siping-siping terbuat dari kuningan.[2]: 79–80 

Karena sedikitnya peninggalan zirah logam dalam militer Jawa, Jiří Jákl berpendapat bahwa siping-siping mungkin terbuat dari kulit kerbau yang diperkuat dengan bagian-bagian logam.[2]: 79  Kemungkinan lain ia dibuat dari kulit kerbau dan diperkuat dengan cakram kecil kerang yang disebut siping-siping.[3]: 189 

Pada awalnya kata siping-siping merujuk pada sejenis kerang laut beserta cangkangnya. Ia pertama kali muncul pada naskah masa Kadiri (1042–1222).[2]: 79  Dalam bahasa Jawa modern, kata simping masih menunjuk pada sejenis cangkang tiram.[4]: 681  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, simping adalah "kerang yang cangkangnya bundar, pipih dan tipis, satu cangkangnya berwarna merah dan lebih cembung daripada cangkang yang lain yang berwarna putih" atau Amusium pleuronectes.[5]

Museum Pitt River memiliki sebuah zirah sisik Jawa yang terbuat dari tanduk. Ia tidak berlengan dan dirancang menyerupai sisik tenggiling.[6]

Pasukan elit Sunda di bawah komando patih Anepaken pada saat tragedi Bubat (1357) dicatat mengenakan baju zirah (sisimping atau siping-siping). Sebagaimana ditulis dalam Kidung Sunda:

Jajakanirabagus kadi ring surat, saha watang jininjring, asisimping emas, alancingan bot sabrang, pantes olahe prajurit, wangsya amenak, tus ning Sunda sinaring.

Pengawalnya tampan, seperti dalam gambar; mereka memiliki tombak dari kayu jring, mengenakan zirah (sisimping) yang berwarna emas dan celana panjang (lancingan) dari bahan yang bagus. Mereka tahu bagaimana cara menunjukkan diri sebagai pendekar mulia dari keluarga yang baik, bunga pemuda Sunda.[7]: 40, 109 [8]: 69 

Begitu pula pihak Majapahit pada Kidung Sunda, prajurit Jawa dicatat menggunakan siping-siping berwarna emas.[7]: 103 

  • Relief yang terpisah, mungkin dari kompleks candi Penataran, menampilkan zirah sisik.
    Relief yang terpisah, mungkin dari kompleks candi Penataran, menampilkan zirah sisik.
  • Relief di kompleks candi Penataran.
    Relief di kompleks candi Penataran.
Relief yang sudah terkikis di kompleks candi Candi Penataran, menampilkan penunggang kuda berbaju zirah, prajurit berbaju zirah, dan kereta perang.

Lihat juga

  • Baju rantai
  • Baju lamina
  • Baju empurau
  • Baru Oroba
  • Baru lema'a
  • Kawaca
  • Karambalangan

Referensi

  1. ↑ Zoetmulder, P. J. (1982). Old Javanese-English dictionary. The Hague: Martinus Nijhoff. ISBN 9024761786.
  2. 1 2 3 4 5 Jákl, Jiří (2014). Literary Representations of War and Warfare in Old Javanese Kakawin Poetry (PhD thesis). The University of Queensland.
  3. ↑ Jákl, Jiří (2016). "The Loincloth, Trousers, and Horse-riders in Pre-Islamic Java: Notes on the Old Javanese Term Lañciṅan". Archipel (91): 185–202. doi:10.4000/archipel.312. ISSN 0044-8613.
  4. ↑ Robson, Stuart; Wibisono, Singgih (2002). Javanese-English Dictionary. Hongkong-Singapore: Periplus Editions (HK) Ltd. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Lihat definisi simping di KBBI daring.
  6. ↑ "Scale horn armour (1886.1.242.2)". Pitt River Museum Anthropology and World Archaeology. Diakses tanggal 2022-08-18.
  7. 1 2 Berg, C. C., 1927, Kidung Sunda. Inleiding, tekst, vertaling en aanteekeningen, BKI LXXXIII : 1-161.
  8. ↑ Wales, H. G. Quaritch (1952). Ancient South-East Asian Warfare. London: Bernard Quaritch. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • l
  • b
  • s
Senjata tradisional, pelindung, dan senjata berbasis bubuk mesiu wilayah Indonesia
Senjata tradisional
Pedang
  • Alamang
  • Amanremu
  • Balatu
  • Gari
  • Kampilan
  • Kelewang
  • Keris bahari
  • Langgai Tinggang
  • Lading
  • Mandau
  • Niabor
  • Pandat
  • Parang Nabur
  • Parang bungkul
  • Pedang Luwuk
  • Piso Halasan
  • Piso Sanalenggam
  • Rudus
  • Sikin Panyang
  • Sundang
  • Surik
Belati & pisau
  • Badik
  • Keris
  • Kujang
  • Palitai
  • Peurawot
  • Pisau raut
  • Pisuwe
  • Rencong
  • Sewar
  • Si Euli
Perimbas & parang
  • Blakas
  • Bedog
  • Golok
  • Golok Rembau
  • Jimpul
  • Kabeala
  • Kudi
  • Parang
  • Parang Chandong
  • Parang Latok
  • Wedung
Senjata hantam
  • Cabang
  • Gada
  • Indan
Senjata galah atau tombak
  • Arbir
  • Bambu runcing
  • Serampang
Senjata lentur
  • Cambuk
Senjata lainnya
  • Celurit
  • Kerambit
  • Salukat
  • Sumpitan
  • Tolor
  • Bedog cepot
Keris display
Meriam perunggu isian belakang dan garuda kayu
Peurise teumaga
Senjata berbasis Mesiu
Senjata api
  • Arquebus Jawa
  • Bedil
  • Bedil tombak
  • Istinggar
  • Pemuras
  • Terakul
Meriam
  • Cetbang
  • Ekor lotong
  • Lantaka
  • Lela
  • Meriam kecil miniatur
Dari nama
  • Anak Makassar
  • Bujang Timpang Berang
  • Meriam Ki Amuk
  • Meriam Lada Sicupak
  • Meriam Si Jagur
Pelindung dan pakaian
Perisai
  • Baluse
  • Kanta
  • Klebit Bok
  • Kurabit
  • Peurise Awe
  • Peurise Teumaga
  • Salawaku
Zirah
  • Baju empurau
  • Baju lamina
  • Baju rantai
  • Baru lema'a
  • Baru Öröba
  • Karambalangan
  • Kawaca
  • Siping-siping
Helm
  • Katapu
  • Paseki
  • Takula tofao

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi
  2. Lihat juga
  3. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026