Dalam mitologi Yunani, Sinon, dari kata kerja "σίνομαι" - sinomai, "merusak, melukai") adalah putra Aisimos dan atau putra Sisifos. Dia adalah salah seorang prajurit Yunani dalam Perang Troya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kegiatan | |
|---|---|
| Pekerjaan | politikus |
| Konflik | Perang Troya |
| Keluarga | |
| Ayah | Aesimus (en) |
Dalam mitologi Yunani, Sinon (bahasa Yunani: Σίνωνcode: el is deprecated ),[1] dari kata kerja "σίνομαι" - sinomai, "merusak, melukai"[2]) adalah putra Aisimos dan (putra Autolikos) atau putra Sisifos. Dia adalah salah seorang prajurit Yunani dalam Perang Troya.
Sinon berpura-pura telah melepaskan diri dari pasukan Yunani. Sebagai tawanan Troya, Sinon memberi tahu bahwa kuda raksasa] yang ditinggalkan oleh pasukan Yunani meupakan persembahan bagi para dewa supaya mereka selamat dalam perjalanan pulang mereka. Sinon juga memberi tahu bahwa kuda itu dibuat sangat besar supaya rakyat Troya tidak dapat memindahkannya ke dalam kota, karena jika kuda itu berada dalam kota Troya maka Troya tidak akan pernah terkalahkan. Orang-orang Troya memercayai kata-kata Sinon dan mereka pun membawa kuda raksasa itu ke dalam kota. Pada akhirnya kuda itu menjadi malapetaka bagi Troya.