Rumpun bahasa Sino-Tibet merupakan sebuah rumpun bahasa hipotetis yang beranggotakan sekitar 250 bahasa dan dipertuturkan di Asia Timur. Secara absolut jumlah penutur bahasa-bahasa ini, adalah kedua setelah bahasa-bahasa Indo-Eropa. Bahasa-bahasa ini cenderung merupakan bahasa nada.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Sino-Tibet | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Wilayah | Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan | ||||||||
Penutur | Perincian data penutur Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.[1][2]
| ||||||||
| |||||||||
| Kode bahasa | |||||||||
| ISO 639-2 | sit | ||||||||
| ISO 639-3 | – | ||||||||
| ISO 639-5 | sit | ||||||||
LINGUIST List | sitb | ||||||||
| Glottolog | sino1245[3] | ||||||||
| IETF | sit | ||||||||
| Lokasi penuturan | |||||||||
Persebaran bahasa Sino-Tibet | |||||||||
Rumpun bahasa Sino-Tibet (juga disebut Tionghoa-Tibet dan Lintas-Himalaya) merupakan sebuah rumpun bahasa hipotetis yang beranggotakan sekitar 250 bahasa dan dipertuturkan di Asia Timur. Secara absolut jumlah penutur bahasa-bahasa ini, adalah kedua setelah bahasa-bahasa Indo-Eropa. Bahasa-bahasa ini cenderung merupakan bahasa nada.
Beberapa pakar bahasa berpendapat bahwa bahasa-bahasa Tai-Kadai, juga merupakan anggota rumpun bahasa ini yang diperluas. Namun lebih banyak yang berpendapat bahwa bahasa-bahasa Tai-Kadai berkerabat dengan bahasa-bahasa Austronesia.
Общее число говорящих св. 1,3 млрд. чел. (2011, оценка).;