Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sinmun dari Silla

Sinmun dari Silla merupakan raja ke-31 Silla dari Tiga Kerajaan Korea yang aslinya dari barat daya Semenanjung Korea dan berlanjut untuk mempersatukan semenanjung di bawah pimpinannya pada abad ke-7. Ia merupakan putra tertua raja Silla Bersatu, Munmu dengan Ratu Ja-eui 慈儀. Pemerintahan Sinmun dapat digambarkan dengan upayanya untuk memperkukuh wewenang kerajaan diikuti dengan penyatuan dan sistemasi aparat pemerintahan dari negara berkembang Silla.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sinmun dari Silla
Hangul
신문왕code: ko is deprecated
Hanja
神文王code: ko is deprecated
Alih AksaraSinmun Wang
McCune–ReischauerSinmun Wang
Nama lahir
Hangul
[정명 atau 일초 ] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
Hanja
[政明 atau 日ʈ ] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)
Alih AksaraJeong Myeong atau Ilcho
McCune–ReischauerChŏng Myŏng atau Ilch'o
Artikel ini bukan mengenai Sinmu dari Silla.

Sinmun dari Silla (bertakhta 681–692) merupakan raja ke-31 Silla dari Tiga Kerajaan Korea yang aslinya dari barat daya Semenanjung Korea dan berlanjut untuk mempersatukan semenanjung di bawah pimpinannya pada abad ke-7. Ia merupakan putra tertua raja Silla Bersatu, Munmu dengan Ratu Ja-eui 慈儀. Pemerintahan Sinmun dapat digambarkan dengan upayanya untuk memperkukuh wewenang kerajaan diikuti dengan penyatuan dan sistemasi aparat pemerintahan dari negara berkembang Silla.

Sinmun ditunjuk sebagai putra mahkota oleh Munmu pada tahun 665. Ia berkuasa pada saat munculnya Silla Bersatu di semenanjung diikuti dengan kekalahan saingan Baekje dan Goguryeo dengan bantuan militer dari Tang, Tiongkok, dan ambisi Tang untuk membangun kekuasaannya di atas semenanjung itu. Di akhir musim panas pada tahun 681, tidak lama setelah mendapatkan kekuasaan (periode resmi masa berkabung sebenarnya masih terasa atas meninggalnya Raja Munmu), yang menyebabkan timbulnya pemberontakan serius melawan otoritas kerajaan. Dikenal dengan nama "Pemberontakan Kim Heumdol 金欽突", yang dinamakan sama dengan pemimpinnya, seorang pejabat tinggi Silla, meskipun otoritas kerajaan mendapat tantangan yang serius atas bagian dari golongan pejabat aristokrasi, juga mengizinkan Sinmun memperkukuh kekuasaannya melalui pembersihan aristokrat tertentu. Sedangkan penyebab pemberontakan Kim tidak diketahui dengan pasti. Kim Heumdol adalah ayah mertua Sinmun, yang menikahi putrinya. Kegagalan Sinmun untuk memiliki seorang putra melaluinya, dan kemerosotan memicu penyebab pemberontakan Kim. Para sarjana lainnya melihatnya sebagai tantangan yang lebih serius atas pemimpin militer (yang beberapa diantaranya juga terlibat), yang berkesimpulan keberhasilan perang penyatuan menyaksikan pengaruh mereka sendiri dan status yang merosot. Namun, yang lain melihat sumber dari keluhan bangsawan memengaruhi peningkatan pejabat kerajaan non aristokratik, yang sering digunakan untuk memenuhi jabatan di dalam pemerintahan. Dalam hal apapun, pemberontakan pada tahun 681 dapat diredakan dan Kim Heumdol beserta mereka yang terlibat dieksekusi.

Pemerintahan Sinmun juga melihat peerkembangan pemerintahan Silla dan pengaturan kembali wilayahnya. Beberapa departemen baru didirikan dan untuk pertama kalinya mengatur sebuah sistem sembilan provinsi nasional (sebuah organisasi yang sangat mirip dengan sembilan provinsi di Tiongkok di masa pemerintahan Raja Yu 禹王, pendiri legendaris Dinasti Xia). Dibangun pula beberapa "ibu kota kedua" 小京, yang merupakan kebijakan Sinmun untuk menempatkan kembali rakyat yang menyerah dari negara yang dikalahkan, Baekje dan Goguryeo. Pada tahun 682 Sinmun juga mendirikan Gukhak atau akademi nasional untuk melatih para pejabat di dalam pelajaran konfusian klasik. Ia kemudian segera mengirimkan seorang duta besar ke Tang, sekarang di bawah pemerintahan Kaisar Wanita Wu Zetian, untuk meminta salinan Buku Upacara dan buku klasik yang lainnya.

Sinmun meninggal pada tahun 692, ia berhasil menembus beberapa tantangan serius wewenang kerajaan dan menetapkan kerangka kerja bagi organisasi dan tata negara Silla diperluas. Tantangan aristokrat pada wewenangnya, meskipun kalah, adalah pertanda kerusuhan sosial dan pergolakan politik yang akan muncul di Silla kemudian.

Keluarga

  • Ayahanda: Raja Munmu
  • Ibunda: Ratu Jaeui (Hangeul: 자의왕후, Hanja: 慈儀), dari Wangsa Kim (金氏)

Lihat Pula

  • Sejarah Korea
  • Tiga Kerajaan Korea
Sinmun dari Silla
Wangsa Kim
Meninggal: 691
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Munmu
Raja Korea
Silla Bersatu
681–691
Diteruskan oleh:
Hyoso
  • l
  • b
  • s
Monarki Korea —Silla (Setelah penyatuan)
Munmu 661-681 · Sinmun 681-691 · Hyoso 692-702 · Seongdeok 702-737 · Hyoseong 737-742 · Gyeongdeok 742-765 · Hyegong 765-780 · Seondeok 780-785 · Wonseong 785-798 · Soseong 798-800 · Aejang 800-809 · Heondeok 809-826 · Heungdeok 826-836 · Huigang 836-838 · Minae 838-839 · Sinmu 839 · Munseong 839-857 · Heonan 857-861 · Gyeongmun 861-875 · Heongang 875-886 · Jeonggang 886-887 · Jinseong 887-897 · Hyogong 897-912 · Sindeok 913-917 · Gyeongmyeong 917-924 · Gyeongae 924-927 · Gyeongsun 927-935

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Keluarga
  2. Lihat Pula

Artikel Terkait

Munmu dari Silla

Munmu dari Silla (bertakhta 661–681) merupakan raja ke-30 Silla, salah satu dari Tiga Kerajaan Korea. Ia adalah raja pertama yang memerintah setelah penyatuan

Hyoso dari Silla

raja ke 32 Silla, sebuah kerajaan yang berkembang di Semenanjung Korea dari sekitar tahun 200 sampai 927 M. Ia merupakan putra tertua Raja Sinmun dan ratunya

Silla

Silla (tahun 57 Sebelum Masehi - 935 Masehi), sering kali diucapkan Shilla, adalah salah satu dari Tiga Kerajaan Korea. Silla bermula dari kerajaan kecil

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026