Sinjar, juga dikenal dengan nama Shingal dan sebelumnya Sanjár, adalah sebuah kota yang terletak di Distrik Sinjar, Provinsi Nineveh, Irak. Kota yang terletak di dekat Gunung Sinjar ini memiliki jumlah penduduk sebesar 88.023 jiwa pada tahun 2013. Sebagian besar penduduk kota ini adalah orang Yazidi, walaupun terdapat juga minoritas Arab dan Asiria.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Sinjar
| |
|---|---|
Kuil Yezidi di Gunung Sinjar, 2004. | |
| Negara | |
| Governorat | Nineveh |
| Distrik | Distrik Sinjar |
| Ketinggian | 522 m (1,713 ft) |
| Populasi (2013) | |
| • Total | 88,023 |
| Zona waktu | UTC+3 (GMT) |
Sinjar (bahasa Arab: سنجارcode: ar is deprecated , Sinjar; bahasa Latin: Singaracode: la is deprecated ), juga dikenal dengan nama Shingal[1] (bahasa Kurdi: Şengal/Şingal/Şingar/شەنگار/ شەنگالcode: ku is deprecated ,[2][3][4] bahasa Suryani: ܫܝܓܳܪcode: syc is deprecated , Shiggor) dan sebelumnya Sanjár,[5] adalah sebuah kota yang terletak di Distrik Sinjar, Provinsi Nineveh, Irak. Kota yang terletak di dekat Gunung Sinjar ini memiliki jumlah penduduk sebesar 88.023 jiwa pada tahun 2013.[6] Sebagian besar penduduk kota ini adalah orang Yazidi, walaupun terdapat juga minoritas Arab dan Asiria.
Pada Agustus 2014, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menaklukkan Sinjar dan melancarkan pembantaian Sinjar yang merenggut nyawa 500-2.000 orang Yazidi, sehingga orang-orang Yazidi melarikan diri dari kota ini; mereka diincar karena dianggap sebagai "pemuja setan".[7] Pada 13 November 2015, tentara Kurdi yang dibantu oleh Aliansi Sinjar, Partai Pekerja Kurdistan, dan Satuan Perlindungan Rakyat beserta serangan udara dari Amerika Serikat berhasil merebut kembali kota Sinjar.[8] Setelah kota ini direbut kembali, di daerah Solagh di sebelah timur kota Sinjar ditemukan kuburan massal[9] yang berisi 78 perempuan Yazidi yang dihukum mati oleh militan ISIS.[10]
The Yazidis' cultural practices are observably Kurdish, and almost all speak Kurmanji (Northern Kurdish), with the exception of the villages of Baʿšiqa and Baḥzānēin northern Iraq, where Arabic is spoken. Kurmanji is the language of almost all the orally transmitted religious traditions of the Yazidis.