Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Singa asia

Singa asia, singa persia atau singa india adalah subspesies singa yang hidup sebagai populasi tunggal di negara bagian India, Gujarat. Singa ini terdaftar sebagai spesies terancam oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) disebabkan oleh ukuran populasinyaa yang kecil.

Wikipedia article
Diperbarui 14 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Singa asia

Singa asia
Jantan
Betina
Status konservasi

Terancam  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Subordo: Feliformia
Famili: Felidae
Subfamili: Pantherinae
Genus: Panthera
Spesies:
P. leo
Subspesies:
P. l. persica
Nama trinomial
Panthera leo persica
Meyer, 1826
Persebaran mutakhir singa asia di alam liar
Sinonim

P. l. asiaticus, P. l. bengalensis, P. l. indica, P. l. goojratensis[2]

Singa asia,[3] singa persia atau singa india (Panthera leo persica) adalah subspesies singa yang hidup sebagai populasi tunggal di negara bagian India, Gujarat. Singa ini terdaftar sebagai spesies terancam oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) disebabkan oleh ukuran populasinyaa yang kecil.[1]

Singa asia pertama dijelaskan oleh zoologi Austria, Johann N. Meyer dalam trinomen Felis leo persicus..[4] Singa asia adalah salah satu dari lima spesies kucing besar yang ditemukan di India, bersama dengan harimau Benggala, macan tutul India, macan tutul salju, dan macan dahan.[5]

Sejak tahun 2010, populasi singa di Taman Nasional Hutan Gir telah meningkat terus.[6] Pada bulan Mei 2015, sensus singa asia ke-14 dilakukan di atas wilayah dengan luas sekitar 20.000 km2 (7.700 sq mi); populasi singa diperkirakan 523 ekor, yang terdiri dari 109 jantan dewasa, 201 betina dewasa, dan 213 anak singa.[7][8]

Habitat sebelumnya dari singa asia mencakup Eropa tenggara, Basin Laut Hitam, Kaukasus, Persia, Kanaan, Mesopotamia, Baluchistan, dari Sindhu di barat sampai Benggala di timur, dan dari Rampur dan Rohilkund di utara sampai Nerbudda di selatan. Singa asia berbeda dari singa Afrika dengan auditory bulla (kapsul tulang yang mengelilingi bagian tengah dan dalam telinga00 yang kurang menggembung, ekor yang lebih besar, dan bulu tengkuk yang kurang mengembang.[9]

Evolusi

Singa Afrika (atas) dan Asia (bawah), sebagaimana yang diilustrasikan dalam Johnsons Book of Nature

Peninggalan fosil yang ditemukan dari Periode Cromer menunjukkan bahwa singa atau hewan yang mirip singa[10] yang memasuki Eropa merupakan jenis yang berukuran sangat besar. Sering ditemukan tulang singa di sedimen gua dari zaman Eemian menunjukkan bahwa Pleistosen akhir, singa gua Eropa, Panthera spelaea, terus bertahan hidup di Balkan dan Asia Kecil. Mungkin terdapat populasi yang terus-menerus berkembang yang menjangkau sampai India.[11] Singa gua muncul sekitar 600.000 tahun yang lalu dan menyebar di seluruh Eropa, melintasi Siberia dan masuk ke Alaska barat. Pembentukan bertahap hutan lebat kemungkinan menyebabkan penurunan rentang geografis singa mendekati berakhirnya zaman Pleistosen akhir.[12] Analisis filogenetis dari sampel DNA singa gua menunjukkan bahwa mereka sangat berbeda dari kerabat mereka, dan merupakan garis keturunan yang terpisah dari singa-singa di Afrika dan Asia sejak penyebaran mereka di Eropa pada zaman prasejarah, dan menjadi punah tanpa keturunan mitokondrialdi benua lainnya.[10][13]

Perilaku

Studi perbandingan antara Singa Asia dan Singa Afrika menunjukkan bahwa perbedaan habitat berpengaruh besar terhadap pola perilaku kedua subspesies ini[14]. Singa Asia cenderung memiliki struktur sosial yang lebih kecil dan longgar, dengan pejantan dewasa sering hidup soliter dan hanya berinteraksi dengan kelompok betina saat kawin atau saat mempertahankan wilayah[15]. Perilaku berburu mereka umumnya dilakukan secara individu atau dalam kelompok kecil, sesuai karakteristik habitat hutan lebat yang membatasi manuver kelompok besar.[16] Sebaliknya, Singa Afrika lebih sering membentuk pride besar dan mengandalkan strategi berburu kooperatif di ruang savana terbuka[16]. Vegetasi rapat di habitat Gir juga membuat Singa Asia lebih mengandalkan penandaan bau untuk komunikasi territorial, sementara Singa Afrika lebih dominan menggunakan vokalisasi dan sinyal visual yang efektif pada area terbuka.[17]

Referensi

  1. 1 2 "Panthera leo ssp. persica". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2016.1. International Union for Conservation of Nature. 2008. ; ;
  2. ↑ Wozencraft, W. C. (2005-11-16). Wilson, D. E., and Reeder, D. M. (eds) (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3rd edition). Johns Hopkins University Press. ISBN 0-8018-8221-4. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link)
  3. ↑ Humphreys, P., Kahrom, E. (1999). Lion and Gazelle: The Mammals and Birds of Iran. Images Publishing, Avon.
  4. ↑ Meyer, J. N. (1826). Dissertatio inauguralis anatomico-medica de genere felium. Doctoral thesis, University of Vienna.
  5. ↑ Pandit, M. W.; Shivaji, S.; Singh, L. (2007). You Deserve, We Conserve: A Biotechnological Approach to Wildlife Conservation. I. K. International Publishing House Pvt. Ltd., New Delhi. ISBN 9788189866242.
  6. ↑ Singh, H. S.; Gibson, L. (2011). "A conservation success story in the otherwise dire megafauna extinction crisis: The Asiatic lion (Panthera leo persica) of Gir forest" (PDF). Biological Conservation. 144 (5): 1753–1757. doi:10.1016/j.biocon.2011.02.009.
  7. ↑ Anonymous (2015). "Asiatic Lion population up from 411 to 523 in five years". DeshGujarat. Diakses tanggal 10 May 2015.
  8. ↑ Anonymous (2015). "Asiatic lion population in Gujarat rises to 523". Deccan Herald.
  9. ↑ Pocock, R. I. (1939). The Fauna of British India, including Ceylon and Burma. Mammalia. – Volume 1. Taylor and Francis Ltd., London. Pp. 212–222.
  10. 1 2 Barnett, Ross; Mendoza, Marie Lisandra Zepeda; Soares, André Elias Rodrigues; Ho, Simon Y W; Zazula, Grant; Yamaguchi, Nobuyuki; Shapiro, Beth; Kirillova, Irina V; Larson, Greger; Gilbert, M Thomas P. "Mitogenomics of the Extinct Cave Lion, Panthera spelaea (Goldfuss, 1810), Resolve its Position within the Panthera Cats". OpenQuaternary.com. Diakses tanggal 2016-11-03.
  11. ↑ Kurtén, B. (1968). Pleistocene Mammals of Europe. Transaction Publishers, 2007. hlm. 317. ISBN 0202309533.
  12. ↑ "Evidence for African origins of founders of the Asiatic lion Species Survival Plan" (PDF). Zoo Biology. 6 (2): 99–116. 1987. doi:10.1002/zoo.1430060202. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-02-25. Diakses tanggal 2016-11-29. ;
  13. ↑ "Molecular phylogeny of the extinct cave lion Panthera leo spelaea". Molecular Phylogenetics and Evolution. 30 (3): 841–849. 2004. doi:10.1016/j.ympev.2003.07.020. PMID 15012963.
  14. ↑ Asia, Singa (2025-11-26). "Perbedaan Pola Perilaku Singa Asia dan Singa Afrika". Singa Asia Ensiklopedia. Diakses tanggal 2025-11-26.
  15. ↑ "Guide to Asiatic Lion vs. African Lion". BigCatsWildCats. Diakses tanggal 2025-11-26.
  16. 1 2 Klappenbach, Laura (2025-05-08). "What Is a Pride of Lions?". ThoughtCo. Diakses tanggal 2025-11-26.
  17. ↑ Cantarero, Alejandro, ed. (2025-04-23). "Decoding scent-marking behavior of Asiatic lions in Gir Forest, Gujarat, India". frontiersin. Diakses tanggal 2025-11-26.

Bacaan lebih lanjut

  • Kaushik, H. (2005). "Wire fences death traps for big cats". The Times of India. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-09-22. Diakses tanggal 2016-11-29.
  • Endangered Animals of India and their conservation. National Book Trust. 1999.
  • Walker, S. (1994). Executive summary of the Asiatic lion PHVA. First draft report. Zoo’s Print Jan/Feb: 2–22 (Coimbatore, India).

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lions of Asia.
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Panthera leo persica.
  • Species portrait Asiatic lion; IUCN/SSC Cat Specialist Group
  • Asiatic Lion Information Centre di Wayback Machine (diarsipkan tanggal August 25, 2010) (Includes an informative "News" section)

[1]

  • Asiatic Lion Protection Society (ALPS), Gujarat, India
  • ARKive.org: Lion (Panthera leo) Diarsipkan 2006-12-16 di Wayback Machine.
  • Animal Diversity Web: Panthera leo
  • Asiatic lions in online video (3 videos)
  • Asiatic Lions Images Diarsipkan 2013-12-06 di Wayback Machine.
  • AAj Tak Video News Report in Hindi: Gir lions in palpur kuno century report rajesh badal.mp4 by Rajesh Badal uploaded on Feb 14, 2011 di YouTube
  • DB Video Special Report on Asiatic lion in Gujarati: What Is the connection Between Gir lions and Africans lions Diarsipkan 2016-08-19 di Wayback Machine.
Pengidentifikasi takson
Panthera leo persica
  • Wikidata: Q182347
  • Wikispecies: Panthera leo persica
  • CoL: 5K5LD
  • EoL: 1225995
  • GBIF: 5219405
  • iNaturalist: 147731
  • ITIS: 622026
  • IUCN: 247279613
  • MSW: 14000238
  • NCBI: 83386
  • Species+: 12268
  1. ↑ "What Is the connection Between Gir lions and Africans lions". Divya Bhaskar. 10 August 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-19. Diakses tanggal 10 August 2016.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Evolusi
  2. Perilaku
  3. Referensi
  4. Bacaan lebih lanjut
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Singa

spesies hewan keluarga jenis kucing

Asia

benua

Singa Salju

Arunachal Pradesh, dan di Sikkim di mana ia dinamakan Singhi Chham. Singa asia Astamanggala Singa batu Qilin Terier Tibet (ras anjing) Macan tutul salju Tibet

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026