Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSindrom Pfeiffer
Artikel Wikipedia

Sindrom Pfeiffer

Sindrom Pfeiffer merupakan kelainan genetis langka yang ditandai oleh penggabungan prematur dari tulangg-tulang tertentu di tengkorak kepala.(craniosynostosis), yang mencegah perkembangan lanjutan tengkorak kepala dan memengaruhi bentuk kepala dan muka. Sindrom Pfeiffer juga memengaruhi tulang-tulang di tangan dan kaki.

Wikipedia article
Diperbarui 18 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sindrom Pfeiffer
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Desember 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022)
Sindrom Pfeiffer tipe II dengan tengkorak berbentuk daun semanggi dan proptosis bilateral

Sindrom Pfeiffer merupakan kelainan genetis langka yang ditandai oleh penggabungan prematur dari tulangg-tulang tertentu di tengkorak kepala.(craniosynostosis), yang mencegah perkembangan lanjutan tengkorak kepala dan memengaruhi bentuk kepala dan muka.[1]: 577  Sindrom Pfeiffer juga memengaruhi tulang-tulang di tangan dan kaki.

Dinamakan sesudah Rudolf Arthur Pfeiffer (1931-2012)[2][3] yang pada 1964, mendeskripsikan serangkaian fitur meliputi coronal synostosis, turribrachycephaly (dahi nonong) dan maxillary hypoplasia (mata cekung dikarenakan tulang pipi yang datar). Sindrom Pfeiffer menjangkiti sekitar 1 dari100.000 kelahiran.[4]

Referensi

  1. ↑ James, William; Berger, Timothy; Elston, Dirk (2005).
  2. ↑ synd/3477 di Who Named ItWho Named It?
  3. ↑ Pfeiffer RA (1964). "Dominant Hereditary Acrocephalosyndactylia". Zeitschrift für Kinderheilkunde (dalam bahasa German). 90: 301–20. PMID 14316612. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ Vogels A, Fryns JP (2006). "Pfeiffer syndrome". Orphanet J Rare Dis. 1: 19. doi:10.1186/1750-1172-1-19. PMC 1482682. PMID 16740155. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Obesitas anak

menyebabkan kenaikan berat badan yang sangat cepat bagi penderitanya. Sindrom Bardet-Biedl Sindrom MOMO Mutasi reseptor leptin Defisiensi leptin bawaan Mutasi reseptor

Penyakit seliak

Recognition and assessment of coeliac disease. London, 2015. Matthias T, Pfeiffer S, Selmi C, Eric Gershwin M (Apr 2010). "Diagnostic challenges in celiac

Lasiurus borealis

membentuk monofili. Kerabat terdekatnya antara lain kelelawar merah Pfeiffer (Lasiurus pfeifferi), kelelawar Seminole (L. seminolus), kelelawar merah cinnamon

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026