Simfoni No. 11 dalam G minor, Op. 103, adalah sebuah karya simfoni yang ditulis oleh Dmitri Shostakovich pada tahun 1957. Simfoni ini ditayangkan secara perdana oleh Orkestra Simfoni Uni Soviet di bawah Natan Rakhlin pada 30 Oktober 1957. Simfoni ini menggambarkan peristiwa Revolusi Rusia 1905. Di luar Uni Soviet, penampilan pertama berlangsung di Royal Festival Hall London pada 22 Januari 1958, ketika Sir Malcolm Sargent memimpin Orkestra Simfoni BBC. Pertunjukan perdana di Amerika Serikat dilakukan oleh Leopold Stokowski yang memimpin Simfoni Houston pada 7 April 1958. Simfoni ini dianggap sebagai salah satu karya Shostakovich yang terpopuler dan yang paling sukses di Rusia, setelah Simfoni Leningrad ditulis 15 tahun sebelumnya. Keberhasilan populer simfoni ini memberi Shostakovich Hadiah Lenin pada April 1958, yang secara formal menandai kembalinya sang komposer dari Doktrin Zhdanov.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Symphony No. 11 (Shostakovich) di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan. (Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel) |
Simfoni No. 11 dalam G minor, Op. 103 (dengan subjudul Tahun 1905), adalah sebuah karya simfoni yang ditulis oleh Dmitri Shostakovich pada tahun 1957. Simfoni ini ditayangkan secara perdana oleh Orkestra Simfoni Uni Soviet di bawah Natan Rakhlin pada 30 Oktober 1957. Simfoni ini menggambarkan peristiwa Revolusi Rusia 1905. Di luar Uni Soviet, penampilan pertama berlangsung di Royal Festival Hall London pada 22 Januari 1958, ketika Sir Malcolm Sargent memimpin Orkestra Simfoni BBC. Pertunjukan perdana di Amerika Serikat dilakukan oleh Leopold Stokowski yang memimpin Simfoni Houston pada 7 April 1958. Simfoni ini dianggap sebagai salah satu karya Shostakovich yang terpopuler dan yang paling sukses di Rusia, setelah Simfoni Leningrad ditulis 15 tahun sebelumnya.[1] Keberhasilan populer simfoni ini memberi Shostakovich Hadiah Lenin pada April 1958, yang secara formal menandai kembalinya sang komposer dari Doktrin Zhdanov.[butuh rujukan]
Simfoni ini ditulis untuk 3 suling (pemain ketiga doubling dengan memainkan pikolo), 3 obo (pemain ketiga doubling dengan memainkan cor anglais), 3 klarinet sopran (pemain ketiga doubling dengan klarinet bass), 3 bassoon (pemain ketiga doubling dengan kontrabassoon, 4 horn, 3 trompet, 3 trombon, tuba, timpani, triangle, snare drum, simbal, drum bass, tam-tam, xilofon, lonceng tubular, 2 harpa, celesta, dan instrumen-instrumen senar.
Telah menjadi kebiasaan untuk bagian lonceng tubular (yang hanya digunakan pada akhir movement keempat) dimainkan dengan 4 lonceng gereja besar, masing-masingnya disetel secara kromatik ke dalam empat nada yang diperlukan: G, C, B-mol dan B-natural.

Terdapat empat movement di dalam simfoni ini, yang dimainkan tanpa jeda, dan berlangsung sekitar satu jam.
Simfoni ke-11 Shostakovich terkadang disebut sebagai "skor film tanpa film". Terdapat sembilan lagu-lagu revolusioner yang muncul di dalam simfoni ini. Beberapa dari lagu-lagu ini berasal dari abad ke-19 sampai dengan tahun 1905. Lagu-lagu ini diintegrasikan oleh Shostakovich ke dalam tekstur simfoni-nya. Penggunaan lagu-lagu rakyat dan revolusioner ini berangkat dari gaya komposisinya yang biasa. Lagu-lagu yang dimasukkan juga sangat dikenal oleh sang komposer, keluarganya tahu dan sering menyanyikannya saat ia tumbuh dewasa.[4] Dalam studinya tentang simfoni-simfoni Shostakovich, Hugh Ottaway memuji Simfoni ke-11 sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam karya-karya musik program yang pernah ada.[5]
Shostakovich pada awalnya bermaksud menulis Simfoni ke-11 sebagai peringatan 50 tahun terjadinya Revolusi Rusia 1905 dan akan menulisnya pada tahun 1955. Namun terdapat beberapa faktor pribadi yang menghalanginya untuk menulis karya tersebut sampai tahun 1957, seperti kematian ibunya, kekacauan pernikahan keduanya, dan kedatangan banyak teman yang baru dibebaskan dari Gulag. Peristiwa di Hungaria pada tahun 1956 mungkin telah membuat Shostakovich mulai menulis dan mempercepat penulisan simfoni ini.[6]
Menurut menantu Shostakovich, Yevgeny Chukovsky, judul awal pada lembar asli simfoni ini sebenarnya bukan ditulis "1905" tetapi "1906", yaitu tahun kelahiran sang komposer. Para kritikus melihat Simfoni ke-11 sebagai rekuiem, tidak hanya untuk komposer sendiri tetapi juga untuk generasinya.[butuh rujukan] Namun, karena karya ini disusun untuk Revolusi, maka tujuannya tidak hilang. Revolusi 1905 tidak dipolitisasi oleh Partai, sehingga aura romantisisme di dalam karya ini tetap dapat dipertahankan di mata generasi selanjutnya. Karena aura romantika ini, Simfoni ke-11 termasuk di antara beragam kelompok karya yang mewujudkan semangat perjuangan dan keadilan, seperti pada film Sergei Eisenstein ''Kapal Tempur Potyomkin'' serta dua buah puisi naratif oleh Boris Pasternak, yaitu "1905" dan "Letnan Schmidt."[7]
Judul "Tahun 1905" mengingatkan pada masa-masa awal Revolusi Rusia pertama, yaitu pada tahun 1905, yang penyebab utamanya adalah peristiwa pada 9 Januari (menurut kalender Julian yang masih digunakan di Rusia pada saat itu, atau 22 Januari 1905 menurut penanggalan Gregorian) di tahun itu. Beberapa kritikus Barat [siapa?] mencirikan Simfoni ke-11 sebagai "musik film" yang berlebihan – atau dengan kata lain, hanyalah sebuah lembar lebar agitprop yang tidak memiliki substansi serta kedalaman.[1]
Shostakovich menganggap karya Simfoni ke-11-nya yang paling bergaya "Mussorgskian". [butuh rujukan] Ia menulis Simfoni ke-11 dengan cara yang sederhana dan langsung. Menurut Solomon Volkov, Shostakovich diduga mengatakan kepadanya bahwa simfoni ke-11 berkisah "tentang orang-orang, yang telah berhenti percaya karena cawan kejahatan telah tumpah."[8]
Pada movement pertama, lagu "Slushay!" ("Dengar!") berisi teks "Malam musim gugur ... hitam seperti hati nurani para tiran," sedangkan pada movement terakhir mengacu pada kata-kata "kehinaan pada engkau, tiran." Volkov membandingkan penjajaran lagu-lagu revolusioner pada movement ini (terutama lagu Warszawianka) dengan montase sinematik, sambil mengutip deskripsi Anna Akhmatova tentangnya sebagai "burung putih melawan langit hitam". [butuh rujukan]
Setelah penerbitan buku ''Testimoni'', terdapat asumsi bahwa Revolusi Hungaria 1956 adalah referensi ditulisnya simfoni Shostakovich yang ke-11.[9] Solomon Volkov menduga bahwa Shostakovich menyatakan simfoni ke-11 "berkaitan dengan tema-tema terkini, meskipun simfoni ini disebut '1905.'"[10] Menurut Zoya Tomashevskaya, Shostakovich juga diduga mengatakan kepada Igor Belsky untuk tidak lupa bahwa Ia "menulis simfoni ini setelah Pemberontakan Hungaria".[11] Istri Shostakovich, Irina, juga mengatakan bahwa Shostakovich memikirkan tentang Revolusi Hungaria selama komposisi.[12] Namun, dari bukti yang masih ada dan kronologi komposisi simfoni menunjukkan bahwa hal ini tidak mungkin terjadi. Ketika Sofia Khentova bertanya kepada Shostakovich pada tahun 1974 apakah Simfoni ke-11 adalah referensi terselubung atas Revolusi Hungaria, Ia menjawab: "Tidak, simfoni ini ditulis untuk peristiwa tahun 1905, ini adalah sejarah Rusia."[13]
III. Вечная память
Such vital image-making within so well ordered a musical stream entitles the Eleventh to rank highly among the achievement of programme music.
The chronology of composition, specificity of musical materials, and dearth of reliable first-person testimony are among the arguments against [interpreting the Eleventh as a response to the Hungarian Uprising]. . . For what it is worth, when asked point-blank by his Soviet biographer in 1974 whether it was true that it was the Hungarian Uprising that was rendered in the Eleventh Symphony, Shostakovich responded: 'No, it is 1905, it is Russian history.'