Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Siklus Clausius-Rankine

Siklus Clausius-Rankine adalah siklus yang menggunakan uap untuk menghasilkan daya listrik. Prinsip yang digunakan adalah memanfaatkan air dan uap sebagai media kerja. Di dalam boiler, terjadi perubahan air dari wujud cair menjadi wujud gas. Air kembali mengalami perubahan di dalam kondenser. Perubahan ini dari wujud gas ke wujud cair. Sirkulasi air dilakukan oleh pompa umpan boiler ke dalam pembangkit uap melalui proses pemanasan awal. Wujud uap jenuh dan uap panas muncul setelah air dipanaskan lebih lama. Putaran pada turbin uap dihasilkan oleh uap panas lanjut pada entropi yang diarahkan pada sudu-sudu turbin. Siklus Clasius-Rankine memperoleh kerja mekanis selama proses ini. Pada akhirnya, kondensasi terjadi setelah uap dari turbin dikirimkan ke dalam kondenser untuk proses kondensasi. Air kondensat disirkulasi kembali ke dalam proses awal oleh pompa umpan. Pembangkitan tenaga uap menggunakan siklus Clausius–Rankine sebagai rujukannya. Tahapan proses siklus Clausius-Rankine meliputi kompresi proses adiabatik, suplai panas secara isobarik, ekspansi proses adiabatik, dan disipasi panas isobarik.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Februari 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Siklus Clausius-Rankine adalah siklus yang menggunakan uap untuk menghasilkan daya listrik. Prinsip yang digunakan adalah memanfaatkan air dan uap sebagai media kerja. Di dalam boiler, terjadi perubahan air dari wujud cair menjadi wujud gas. Air kembali mengalami perubahan di dalam kondenser. Perubahan ini dari wujud gas ke wujud cair. Sirkulasi air dilakukan oleh pompa umpan boiler ke dalam pembangkit uap melalui proses pemanasan awal. Wujud uap jenuh dan uap panas muncul setelah air dipanaskan lebih lama. Putaran pada turbin uap dihasilkan oleh uap panas lanjut pada entropi yang diarahkan pada sudu-sudu turbin. Siklus Clasius-Rankine memperoleh kerja mekanis selama proses ini. Pada akhirnya, kondensasi terjadi setelah uap dari turbin dikirimkan ke dalam kondenser untuk proses kondensasi. Air kondensat disirkulasi kembali ke dalam proses awal oleh pompa umpan. Pembangkitan tenaga uap menggunakan siklus Clausius–Rankine sebagai rujukannya. Tahapan proses siklus Clausius-Rankine meliputi kompresi proses adiabatik, suplai panas secara isobarik, ekspansi proses adiabatik, dan disipasi panas isobarik.[1]

Referensi

  1. ↑ Cahyadi, ed. (2015). PLTU Batubara Superkritikal yang Efisien (PDF). Tangerang Selatan: Balai Besar Teknologi Energi. hlm. 43–44. ISBN 978-602-1124-94-9. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2019-11-01. Diakses tanggal 2021-04-14.

Referensi

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Referensi
    2. Referensi

    Artikel Terkait

    Hukum pertama termodinamika

    dapat dikonversikan. Pernyataan eksplisit pertama diberikan oleh Rudolf Clausius pada 1850: "Terdapat suatu fungsi keadaan E, yang disebut 'energi', yang

    Entropi

    sifat fisik keadaan suatu sistem, menentukan ketakteraturan

    Termodinamika

    abad ke-19. Para ilmuwan ini antara lain William John Macquorn Rankine, Rudolf Clausius, dan Lord Kelvin. Perkembangan keilmuan termodinamika berkembang

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026