Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sikatan-bubik sulawesi

Sikatan-bubik sulawesi adalah burung pengicau kecil dalam keluarga sikatan Dunia Lama. Ia hanya tercatat di Sulawesi, dimana ia diketahui berkembang biak. Tampaknya burung ini tidak terancam punah, dan kurang sensitif terhadap gangguan dibandingkan burung-burung lain di Asia Tenggara yang bergantung pada hutan.

spesies burung
Diperbarui 15 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sikatan-bubik sulawesi
Sikatan-bubik sulawesi
Muscicapa sodhii Suntingan nilai di Wikidata

Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KelasAves
OrdoPasseriformes
FamiliMuscicapidae
GenusMuscicapa
SpesiesMuscicapa sodhii Suntingan nilai di Wikidata
Distribusi
EndemikSulawesi Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Sikatan-bubik sulawesi ( Muscicapa sodhii ) adalah burung pengicau kecil dalam keluarga sikatan Dunia Lama. Ia hanya tercatat di Sulawesi, dimana ia diketahui berkembang biak. Tampaknya burung ini tidak terancam punah, dan kurang sensitif terhadap gangguan dibandingkan burung-burung lain di Asia Tenggara yang bergantung pada hutan.[1]

Spesies ini pertama kali diumumkan pada tahun 1999 tetapi tidak ada deskripsi resmi yang dimasukkan dalam laporan tersebut.[2] Nama latinnya, Muscicapa sodhii, diberikan untuk menghormati Navjot Sodhi (1962-2011), seorang ahli burung dan konservasionis India.[1]

Burung ini berumur sekitar 14 tahun cm (5.5 di) panjang dan memiliki bulu bergaris abu-abu kecoklatan, dengan tenggorokan dan dada pucat. Ia memiliki cincin mata berwarna putih yang khas dan paruh berwarna kehitaman. Sikataj-bubik Sulawesi biasanya ditemukan di tumbuhan bawah dan tengah hutan, tempat ia memakan serangga, seperti lalat, semut, dan kumbang.

Burung ini pertama kali dideskripsikan pada tahun 2009 oleh tim ahli burung dari Wildlife Conservation Society dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Nama pulau ini diambil dari nama mendiang Bapak Sohdi, seorang konservasionis dari Sulawesi yang mengabdikan hidupnya untuk melindungi satwa liar di pulau tersebut.

Sikatan-bubik Sulawesi dianggap sebagai spesies yang rentan akibat hilangnya habitat akibat deforestasi dan konversi kawasan hutan menjadi pertanian. Burung tersebut saat ini dilindungi berdasarkan hukum Indonesia, dan upaya konservasi sedang dilakukan untuk melindungi habitatnya dan menjamin kelangsungan hidupnya.

Referensi

  1. 1 2 Harris, J.B.C.; Rasmussen, P.C.; Yong, D.L.; Prawiradilaga, D.M.; Putra, D.D.; Round, P.D.; Rheindt, F.E. (2014). "A new species of Muscicapa flycatcher from Sulawesi, Indonesia". PLOS ONE. 9 (11). e112657. Bibcode:2014PLoSO...9k2657H. doi:10.1371/journal.pone.0112657. PMC 4242539. PMID 25419968. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) publikasi akses terbuka - bebas untuk dibuka
  2. ↑ King, B.; Rostron, P.; Luijendijk, T.; Bouwman, R.; Quispel, C. (1999). "An undescribed Muscicapa flycatcher on Sulawesi" (PDF). Forktail. 15: 104.
Pengidentifikasi takson
Muscicapa sodhii
  • Wikidata: Q18925606
  • Wikispecies: Muscicapa sodhii
  • Avibase: 5613E15E188CD060
  • BOLD: 683349
  • BOW: subfly3
  • eBird: subfly3
  • GBIF: 7793395
  • iNaturalist: 522869
  • NCBI: 1566437
  • Xeno-canto: Muscicapa-sodhii
  • ZooBank: 54B169C6-CD09-455C-B80E-0FB178611BD4

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Burung

binatang dari tetrapoda

Burung cinta

genus burung

Burung madu sriganti

spesies burung

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026